Breaking News
light_mode

Wajib Halal 2026 Berlaku 18 Oktober, BPJPH Ingatkan Sanksi Penarikan Produk

  • account_circle Febri Yadi
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak
Ahmad Haikal Hasan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. (Dok.foto TVRI)

BPJPH Tegaskan Kewajiban Sertifikasi Halal

JAKARTA, wartahukum.id – Wajib Halal 2026 akan mulai diberlakukan secara penuh pada 18 Oktober 2026. Menjelang tenggat tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali mengingatkan para pelaku usaha untuk segera memenuhi kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebijakan Wajib Halal 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar nasional maupun global. Produk yang termasuk dalam kategori wajib bersertifikat halal harus memenuhi ketentuan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

Kepala BPJPH menegaskan bahwa pelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan tersebut berpotensi dikenakan sanksi administratif sesuai regulasi yang berlaku. Salah satu sanksi yang dapat diterapkan adalah penarikan produk dari peredaran.

Wajib Halal 2026 Jadi Kewajiban Pelaku Usaha

BPJPH menilai sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk jaminan kepada masyarakat mengenai kehalalan produk yang dikonsumsi atau digunakan.

Penerapan kewajiban sertifikasi halal telah dilakukan secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir. Pemerintah memberikan masa transisi agar pelaku usaha, termasuk usaha mikro dan kecil, memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, BPJPH menegaskan bahwa masa penyesuaian tersebut akan berakhir pada 18 Oktober 2026. Setelah tenggat waktu tersebut, pengawasan akan dilakukan lebih ketat terhadap produk yang masuk kategori wajib halal.

Sanksi Penarikan Produk Menanti Pelanggar

Dalam keterangannya, BPJPH mengingatkan bahwa pelaku usaha yang tidak memenuhi kewajiban sertifikasi halal dapat dikenakan sanksi administratif sesuai peraturan perundang-undangan.

Sanksi tersebut dapat berupa peringatan tertulis, penghentian sementara peredaran produk, hingga penarikan produk dari pasar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha sekaligus memberikan kepastian hukum bagi konsumen.

Pemerintah berharap pelaku usaha tidak menunda proses pengajuan sertifikasi halal. Semakin cepat proses dilakukan, semakin besar peluang pelaku usaha untuk memenuhi tenggat waktu yang telah ditentukan.

Peluang Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Selain sebagai kewajiban hukum, sertifikasi halal juga dinilai dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap aspek halal, sertifikasi menjadi nilai tambah yang mampu memperkuat daya saing usaha.

BPJPH mengajak seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan waktu yang tersisa guna menyelesaikan proses sertifikasi halal. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara lebih aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penerapan Wajib Halal 2026 diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan kepada konsumen, tetapi juga memperkuat ekosistem industri halal nasional yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.*

Jasa pembuatan legalitas 

 

  • Penulis: Febri Yadi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0422/Lampung Barat dan Seluruh Jajaran Koramil Gelar Karya Bakti

    Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0422/Lampung Barat dan Seluruh Jajaran Koramil Gelar Karya Bakti

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    Karya Bakti Serentak Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat di Lampung Barat LAMPUNG BARAT,wartahukum.id—Karya Bakti Kodim 0422/Lampung Barat digelar secara serentak oleh seluruh jajaran Koramil dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI bersama pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat setempat melalui gotong royong membersihkan lingkungan, […]

  • Ketua DPC ASWIN Pesawaran Imbau M. Ikbaluddin dan Yusnizar Alias Yus Garuda Hormati Proses Hukum: Jangan Bikin Gaduh di Bumi Andan Jejama

    Ketua DPC ASWIN Pesawaran Imbau M. Ikbaluddin dan Yusnizar Alias Yus Garuda Hormati Proses Hukum: Jangan Bikin Gaduh di Bumi Andan Jejama

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Ketua DPC ASWIN Pesawaran Imbau Semua Pihak Hormati Proses Hukum PESAWARAN,wartahukum.id—Ketua DPC ASWIN Pesawaran mengimbau M. Ikbaluddin selaku pelapor dan Yusnizar alias Yus Garuda selaku terlapor agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Ditreskrimsus Polda Lampung. Imbauan tersebut disampaikan menyusul polemik dugaan pencemaran nama baik yang saat ini masih dalam tahap penanganan aparat penegak […]

  • Sikat Habis Jaringan Narkoba, Polresta Cirebon Amankan 26 Tersangka dan Sita Belasan Ribu Obat Keras

    Sikat Habis Jaringan Narkoba, Polresta Cirebon Amankan 26 Tersangka dan Sita Belasan Ribu Obat Keras

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Wahidin biro cirebon
    • 0Komentar

    Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras Selama Mei–Juli 2026 CIREBON,wartahukum.id—Komitmen Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan keras terbatas kembali dibuktikan. Sepanjang periode Mei hingga Juli 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon berhasil mengungkap 26 kasus dan mengamankan 26 tersangka dari 18 kecamatan di wilayah hukum Kabupaten Cirebon. […]

  • Jumat Keliling di Masjid Al Badar, Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Dukung Polisi Berantas Narkotika

    Jumat Keliling di Masjid Al Badar, Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Dukung Polisi Berantas Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle By Helmy
    • 0Komentar

    Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyampaikan pesan kamtibmas tentang bahaya narkotika saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Badar Kota Baru Banda Aceh   BANDA ACEH, Wartahukum.id -Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengatakan bahwa upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari […]

  • Rutan Kelas IIB Manna Ikuti Perkenalan Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Baru M Maulana Bungaran dan Konsolidasi Pemasyarakatan

    Rutan Kelas IIB Manna Ikuti Perkenalan Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Baru M Maulana Bungaran dan Konsolidasi Pemasyarakatan

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Kepala Rutan Kelas IIB Manna Hannibal Sos MSi bersama jajaran ikuti perkenalan Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan baru M Maulana Bungaran SH MH dan konsolidasi pemasyarakatan virtual Zoom Meeting 3 November 2026 di Aula Rutan Manna MANNA, WARTAHUKUM.ID – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu mengikuti kegiatan Perkenalan Wakil Menteri Imigrasi […]

  • H-1 Maulid Akbar Karawang, Panitia Matangkan Persiapan

    H-1 Maulid Akbar Karawang, Panitia Matangkan Persiapan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Muhammad. Toyib
    • 0Komentar

    Al Khidmah dan Ukhsafi Copler Community Siapkan Acara untuk Ribuan Jemaah KARAWANG,wartahukum.id—Sehari menjelang pelaksanaan Majlis Dzikir dan Sholawat “Maulid Akbar”, panitia dari Majlis Al Khidmah Kabupaten Karawang bersama Ukhsafi Copler Community Karawang mematangkan persiapan akhir di lokasi acara. Persiapan meliputi aspek teknis, sarana dan prasarana, logistik, pengaturan jemaah, hingga tata kelola keamanan. Acara keagamaan tersebut […]

expand_less