Kementerian Koperasi Tinjau Sentra Produksi Mocaf Pringsewu, Perkuat Ekosistem Koperasi dan UMKM
- account_circle @suhairi biro pringsewu
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- print Cetak

Kementerian Koperasi Tinjau Sentra Produksi Mocaf Pringsewu, Perkuat Ekosistem Koperasi dan UMKM
PRINGSEWU – warta hukum id,
Upaya penguatan ekosistem koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan pemerintah. Dalam rangka pemetaan potensi usaha daerah serta percepatan transformasi digital sektor riil, jajaran pejabat tinggi Kementerian Koperasi Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke sentra produksi Modified Cassava Flour (Mocaf) di Pekon Tulungagung, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Rabu (3/6/2026).
Rombongan dipimpin oleh Prof. Ambar Artiningrum selaku Staf Ahli Menteri Koperasi, didampingi Riza Azmi dan Lely Hiswendari. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Riyanto Pamungkas bersama jajaran perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau secara langsung proses produksi tepung singkong termodifikasi (mocaf) yang telah menjadi salah satu produk unggulan daerah. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memetakan potensi usaha berbasis lokal sekaligus memperkuat daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ambar Artiningrum mengapresiasi konsistensi dan semangat para pelaku usaha mocaf di Pekon Tulungagung dalam mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal.
“Kami hadir untuk memastikan ekosistem usaha dari hulu hingga hilir berjalan dengan baik. Potensi mocaf di Pringsewu sangat besar. Kementerian Koperasi berkomitmen mendukung penguatan kapasitas usaha melalui pengembangan kelembagaan koperasi, peningkatan standar produk, serta perluasan akses pasar,” ujarnya.
Sementara itu, Riza Azmi menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan rantai pasok, pemasaran, dan pengembangan usaha agar produk mocaf mampu menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Di sisi lain, Lely Hiswendari menyampaikan bahwa hasil pemetaan awal menunjukkan klaster mocaf Pringsewu memiliki potensi dan kesiapan yang baik untuk dikembangkan sebagai model percontohan nasional dalam pengembangan usaha berbasis komoditas lokal.
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian Koperasi terhadap pengembangan UMKM di daerah. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, serta daya saing usaha.
“Kehadiran jajaran Kementerian Koperasi menjadi semangat baru bagi kami dalam memperkuat sektor UMKM dan koperasi. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk unggulan daerah seperti mocaf,” kata Riyanto.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, koperasi, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan, inovatif, dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
(Suhairi ),
- Penulis: @suhairi biro pringsewu



