Breaking News
light_mode

PTPN Regional I Unit VII Diduga Langgar Hukum Pertanahan

  • account_circle Ansori
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan Dukung Analisis Guru Besar Unila

Bandar lampung, wartahukum.id —PTPN Regional I Unit VII menjadi sorotan setelah Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan menyatakan dukungan penuh terhadap analisis hukum Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Lampung terkait dugaan pelanggaran hukum pertanahan dan penawaran ilegal lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas lebih dari 10.000 hektare kepada investor global.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan di Bandar Lampung, Senin (1/6/2026), oleh Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan yang bertindak sebagai kuasa hukum Ahli Waris H. Abdulroni (Gelar Kyai Ratu Sumbahan) dan Masyarakat Adat Tanjung Kemala berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 44/FB&R/SK.PDT/XI/2024 dan Surat Kuasa Khusus Nomor 01/FB&R/SK.PDT/I/2025.

Dukung Pendapat Guru Besar Fakultas Hukum Unila

Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan menyatakan sependapat dengan analisis yuridis yang disampaikan Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., PIA., terkait status hukum lahan HGU yang dikelola PTPN Regional I Unit VII.

Menurut kuasa hukum, klaim sepihak perusahaan yang menyatakan memiliki lahan untuk ditawarkan kepada investor asing merupakan kekeliruan mendasar dalam hukum agraria nasional.

Mereka menilai tindakan tersebut berpotensi melampaui kewenangan yang diberikan negara kepada pemegang Hak Guna Usaha serta dapat mengabaikan hak-hak masyarakat adat yang berada di wilayah tersebut.

Fabian Boby Tegaskan HGU Bukan Hak Kepemilikan

Kuasa hukum masyarakat adat, Fabian Boby, menegaskan bahwa secara hukum PTPN Regional I Unit VII bukan pemilik tanah, melainkan hanya pemegang Hak Guna Usaha yang diberikan negara dalam jangka waktu tertentu.

Menurutnya, HGU hanya memberikan hak untuk mengusahakan tanah sesuai peruntukannya dan tidak dapat diperlakukan sebagai hak milik yang bebas ditawarkan atau dialihkan kepada pihak lain.

Fabian Boby menilai prinsip tersebut harus dipahami secara utuh agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan kerja sama investasi yang berkaitan dengan tanah negara maupun tanah yang masih memiliki keterkaitan dengan hak ulayat masyarakat adat.

Soroti Dugaan Pelanggaran Ketentuan Pertanahan

Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan menjelaskan bahwa setiap pemanfaatan atau pengalihan tanah HGU kepada pihak lain wajib memperoleh persetujuan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021.

Karena itu, pihaknya menilai setiap bentuk negosiasi maupun penawaran investasi yang dilakukan tanpa prosedur tersebut berpotensi bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, mereka juga mengingatkan bahwa Pasal 28 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) hanya memberikan hak pengusahaan tanah kepada pemegang HGU, bukan hak kepemilikan mutlak.

Pertanyakan Lahan yang Tidak Diusahakan

Dalam pernyataannya, kuasa hukum juga menyoroti adanya klaim ketersediaan lahan lebih dari 10.000 hektare yang disebut siap ditawarkan kepada investor.

Menurut mereka, apabila terdapat lahan yang tidak diusahakan sesuai tujuan pemberian hak, maka pemerintah perlu melakukan evaluasi berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar.

Oleh sebab itu, mereka meminta pemerintah melakukan audit secara menyeluruh terhadap pemanfaatan HGU yang dikelola PTPN Regional I Unit VII.

Minta Hak Masyarakat Adat Dihormati

Fabian Boby menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak hanya menyangkut aspek administrasi pertanahan, tetapi juga berkaitan dengan hak historis masyarakat adat yang telah menguasai dan mengelola wilayah tersebut secara turun-temurun.

Menurutnya, semangat lahirnya UUPA Tahun 1960 adalah memperbaiki ketimpangan penguasaan tanah dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat.

Karena itu, pihaknya meminta seluruh pihak menghormati hak masyarakat adat Tanjung Kemala serta mengedepankan penyelesaian sesuai koridor hukum yang berlaku.

Siap Tempuh Jalur Hukum

Dalam pernyataan sikap resminya, Kantor Hukum Fabian Boby & Rekan mendesak PTPN Regional I Unit VII menghentikan seluruh aktivitas penawaran, klaim maupun transaksi bisnis di atas lahan yang menurut mereka masih terdapat hak ulayat milik Ahli Waris H. Abdulroni seluas sekitar 229 hektare dan Masyarakat Adat Tanjung Kemala seluas sekitar 329 hektare.

Selain itu, mereka meminta Kementerian ATR/BPN RI dan pemerintah daerah melakukan audit investigatif terhadap pemanfaatan HGU yang dikelola perusahaan tersebut.

Fabian Boby juga menegaskan pihaknya akan menempuh seluruh langkah hukum yang tersedia apabila hak-hak kliennya tetap diabaikan.

“Kami akan menggunakan seluruh instrumen hukum yang tersedia, baik melalui jalur perdata, pidana maupun gugatan administrasi negara, untuk memastikan hak-hak masyarakat adat mendapatkan perlindungan hukum yang semestinya,” tegas Fabian Boby.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan terhadap penegakan keadilan agraria, perlindungan hak masyarakat adat, dan kepastian hukum dalam pengelolaan pertanahan di Indonesia. (Ansori)

 

  • Penulis: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLSEK BANJIT BAGIKAN MASKER DAN HIMBAU WARGA WASPADAI DAMPAK ABU VULKANIK ANAK KRAKATAU

    POLSEK BANJIT BAGIKAN MASKER DAN HIMBAU WARGA WASPADAI DAMPAK ABU VULKANIK ANAK KRAKATAU

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    POLSEK BANJIT BAGIKAN MASKER DAN HIMBAU WARGA WASPADAI DAMPAK ABU VULKANIK ANAK KRAKATAU   WAY KANAN, Wartahukum.id – Personil Polsek Banjit, Polres Way Kanan, Polda Lampung turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker sekaligus memberikan himbauan terkait peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan warga […]

  • Lansia di Pesawaran Diduga Dianiaya dan Ditinggalkan di Depan Rumah

    Lansia di Pesawaran Diduga Dianiaya dan Ditinggalkan di Depan Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Lansia di Dusun Cilawang Disebut Mengalami Kekerasan dan Ditinggalkan di Depan Rumah PESAWARAN, LAMPUNG,wartahukum.id—Masyarakat di Dusun Cilawang, Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, Lampung, dibuat prihatin dengan informasi mengenai seorang perempuan lanjut usia bernama Amsinah yang disebut dalam kondisi lumpuh dan diduga mengalami kekerasan. Berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, Amsinah diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh seorang […]

  • Polres Way Kanan Gelar Upacara HSP ke-98, Kobarkan Semangat Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati

    Polres Way Kanan Gelar Upacara HSP ke-98, Kobarkan Semangat Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Foto Dok (istimewa): Pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Polres Way Kanan Lampung pada 28 Oktober 2026 dipimpin Kabagops Kompol Maryanto dengan membacakan amanat Menpora RI Erick Thohir dihadiri pejabat utama dan personel Polres Way Kanan. WAY KANAN, wartahukum.id – Polres Way Kanan dan jajaran menggelar upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) […]

  • Karutan Manna Kontrol Langsung Pekerjaan Perawatan Bangunan, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Sarana Rutan

    Karutan Manna Kontrol Langsung Pekerjaan Perawatan Bangunan, Pastikan Keamanan dan Kelayakan Sarana Rutan

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Dok Foto: Kepala Rutan Kelas IIB Manna kontrol langsung pekerjaan perawatan bangunan pengelasan pintu di lingkungan Rutan Manna     MANNA — WARTAHUKUM.ID — Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Manna melaksanakan kontrol langsung terhadap pekerjaan perawatan bangunan berupa pengelasan pintu bangunan di lingkungan Rutan Kelas IIB Manna, pada Sabtu (24/10/2026) pukul 09.30 WIB. […]

  • Pemerintah Pekon Pasir Ukir Resmi Lantik Kaur Perencanaan dan Kadus Dusun III, Ilyas Sahri: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat

    Pemerintah Pekon Pasir Ukir Resmi Lantik Kaur Perencanaan dan Kadus Dusun III, Ilyas Sahri: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Pemerintah Pekon Pasir Ukir Resmi Lantik Kaur Perencanaan dan Kadus Dusun III, Ilyas Sahri: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat PRINGSEWU –wartahukum id, Pemerintah Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, resmi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan serta Kepala Dusun (Kadus) Dusun III. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pekon Pasir […]

  • Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Polres Way Kanan Gelar Subuh Keliling di Baradatu

    Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Polres Way Kanan Gelar Subuh Keliling di Baradatu

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Polres Way Kanan Polda Lampung, Kasatbinmas Polres Way Kanan AKP Sundoro, Masjid Baiturohman Bhakti Negara Baradatu, Pengajian Akbar Al Maarif 24 Oktober 2026   WAY KANAN, Wartahukum.id – Polres Way Kanan Polda Lampung melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baiturohman, Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 […]

expand_less