Makanan Basi Disebut Kerap Disantap Warga Binaan Rutan Tangerang
- account_circle Hengki kabiro Tangerang
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Selain Kesulitan Air Bersih, Kualitas Makanan Warga Binaan Disorot
TANGERANG,wartahukum.id—Persoalan makanan warga binaan kembali menjadi sorotan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang. Selain sebelumnya muncul keluhan terkait kesulitan memperoleh air bersih, kini kualitas makanan yang diterima warga binaan juga dipersoalkan.
Informasi tersebut disampaikan Punggawa LSM BP2A2N Ahmad Suhud yang juga tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tangerang Bersatu (AMTB). Ia menyebut pihaknya menerima informasi mengenai makanan yang dinilai tidak layak konsumsi dan hampir basi.
-
Ahmad Suhud Soroti Dugaan Makanan Tidak Layak Konsumsi
Ahmad Suhud menilai penyediaan makanan bagi warga binaan semestinya memperhatikan standar gizi, kebersihan, dan higienitas agar tidak membahayakan kesehatan.
Ia juga menegaskan bahwa warga binaan tetap memiliki hak memperoleh makanan yang layak selama menjalani masa tahanan atau pembinaan.
“Setiap narapidana dan tahanan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan serta makanan yang layak dari segi gizi dan kebersihan. Undang-undang pemasyarakatan itu jelas sudah diatur,” terang Ahmad Suhud, Senin (14/9/2026).
Menurut Suhud, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pihak Rutan Kelas I Tangerang maupun Kanwil Banten, terutama menyangkut kebutuhan dasar warga binaan.
-
Makanan Ayam Disebut Basi dan Busuk
Suhud secara khusus menyoroti adanya informasi mengenai makanan berupa daging ayam yang disebut sudah basi dan busuk ketika disajikan kepada warga binaan.
“Persoalan ini harus menjadi perhatian serius kepala Rutan kelas 1 Tangerang, juga Kanwil Banten terutama terkait air bersih, makanan juga kesehatan warga binaan. Masa makanan seperti daging ayam yang sudah basi dan busuk kerap disuguhkan, ini kan nggak wajar. Oleh karena itu, kami mendesak kepala Lapas untuk memberikan klarifikasi,” tegas Suhud.
Karena itu, AMTB meminta pihak Rutan memberikan penjelasan mengenai standar penyediaan makanan, proses pengolahan, hingga pengawasan kualitas makanan yang diberikan kepada warga binaan.
-
Persoalan Air Bersih Juga Masih Disorot
Sorotan terhadap makanan tersebut muncul setelah sebelumnya AMTB menyampaikan adanya laporan mengenai kesulitan air bersih di Rutan Kelas I Tangerang.
Menurut informasi yang diterima Ahmad Suhud dari keluarga salah satu warga binaan, kondisi kesulitan air bersih disebut telah berlangsung lebih dari satu minggu.
Keterbatasan air tersebut disebut berdampak pada kebutuhan sehari-hari warga binaan, termasuk untuk mandi dan menjaga kebersihan diri.
-
AMTB Minta Rutan Berikan Klarifikasi
AMTB meminta persoalan air bersih, makanan, serta kesehatan warga binaan mendapat perhatian dan penanganan serius.
Permintaan klarifikasi dinilai penting agar informasi yang beredar dapat diverifikasi secara langsung dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.
Dengan demikian, pihak Rutan Kelas I Tangerang diharapkan memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya sekaligus langkah yang telah dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga binaan terpenuhi.
(Hengki/rls)
- Penulis: Hengki kabiro Tangerang
- Editor: Ansori




