Breaking News
light_mode

Diduga Dikelola Oknum Aparat, Aktivitas BBM Ilegal di Tanjung Bintang Disorot Warga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, Wartahukum.id — Maraknya pengungkapan kasus penimbunan dan pengelolaan solar ilegal oleh Polda Lampung dalam beberapa waktu terakhir dinilai belum memberikan efek jera. Di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, aktivitas serupa justru diduga masih berlangsung.

Informasi awal diperoleh tim investigasi media ini dari laporan masyarakat di Dusun Daton 9. Menindaklanjuti hal tersebut, tim melakukan penelusuran langsung ke lokasi dan menemukan adanya aktivitas yang sesuai dengan laporan warga.

Berdasarkan hasil pengamatan serta keterangan dari sejumlah warga, gudang bahan bakar minyak (BBM) tersebut diduga dikelola oleh seseorang berinisial DS, yang disebut-sebut memiliki latar belakang sebagai oknum aparat. Informasi ini sekaligus menguatkan dua pemberitaan sebelumnya yang telah menjadi perhatian publik.

Aktivitas yang dilaporkan warga tersebut dinilai seolah-olah berjalan tanpa hambatan berarti. Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa praktik tersebut terkesan kebal terhadap penegakan hukum.

Padahal sebelumnya, pejabat Mabes Polri, Wakabareskrim Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., telah memberikan ultimatum tegas kepada para pelaku kejahatan di sektor BBM.

“Untuk para pelaku: kamu nekat, saya sikat. Kami tidak main-main,” tegasnya dalam konferensi pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi praktik mafia BBM di Indonesia.

Warga mengaku resah dan berharap persoalan ini mendapat perhatian serius.

“Kami berharap seluruh pihak media tidak mau diajak bernegosiasi atau diintervensi oleh pihak mana pun. Teruslah menyerap dan menyuarakan aspirasi kami, karena keresahan di sini sudah sangat terasa,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan, Rabu (6/5/2026).

Menurut penuturan warga, pihak yang diduga mengelola aktivitas tersebut disebut kerap melakukan berbagai upaya untuk melindungi usahanya.

“Baik itu dugaan tindakan mengintimidasi hingga upaya mendekati atau merangkul pihak media yang sudah memberitakan keluh kesah kami. Itu sering terjadi,” tambahnya.

Masyarakat pun menaruh harapan besar kepada media untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen.

“Kami berharap media benar-benar menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai dengan kode etik jurnalistik. Jangan diam saja, karena apa yang terjadi di sini adalah keresahan nyata dari hati nurani warga. Bahkan aktivitas penimbunan hingga pengoplosan BBM di gudang itu sudah terang benderang, dan anehnya hal itu justru sudah diakui sendiri oleh pemiliknya,” tegas warga.

Desakan juga ditujukan kepada aparat penegak hukum agar segera turun tangan.

“Kami memohon kepada Polda Lampung maupun Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) untuk segera turun tangan dan mendatangi langsung lokasi gudang yang ada di Desa Serdang, tepatnya di wilayah Daton 9. Penegakan hukum harus ditegakkan secara menyeluruh, tegas, dan tidak boleh tebang pilih,” seru warga.

Warga berharap adanya transparansi dalam penanganan kasus ini guna menghindari spekulasi di tengah masyarakat.

“Jangan sampai kami beranggapan yang tidak-tidak, misalnya apakah sudah ada kesepakatan atau koordinasi tertentu yang membuat penindakan hukum tidak berjalan lancar. Kami minta penanganan yang jelas dan terbuka,” lanjutnya.

Di sisi lain, warga meminta perlindungan terhadap identitas mereka.

“Kami meminta hal ini kepada media yang sedang mengumpulkan informasi, tolong rahasiakan siapa kami. Kami khawatir akan menghadapi bahaya atau tindakan balasan yang tidak diinginkan di kemudian hari,” ujarnya dengan nada cemas.

Aktivitas yang diduga ilegal tersebut disebut telah berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Tujuan kami menyampaikan ini semata karena dampak buruknya sudah sangat terasa. Minyak oplosan itu beredar luas di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang dan sekitarnya. Selain itu, aktivitas ini juga diduga kuat menjadi penyebab kelangkaan pasokan di sejumlah SPBU di sini,” jelasnya.

Kondisi geografis turut memperparah situasi. Warga menyebut akses ke SPBU resmi cukup terbatas.

“SPBU terdekat berada di jalan lintas perbatasan kabupaten, tepatnya di SPBU Pugung Raharjo yang masuk wilayah Lampung Timur. Artinya, kami yang tinggal di sini letaknya cukup jauh dari akses pengisian resmi. Karena itu kami sangat bergantung pada pasokan yang ada di sekitar,” paparnya.

Selain itu, warga juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar di SPBU terdekat tepatnya di Desa Kaliasin akibat antrean panjang kendaraan yang diduga terkait aktivitas pengecoran.

Sebagai penutup, warga menegaskan keinginan mereka untuk terbebas dari dampak BBM oplosan.

“Kami tidak mau lagi menerima atau terpaksa menggunakan BBM oplosan seperti yang terjadi belakangan ini. Selain kualitasnya buruk, minyak itu terbukti merusak mesin kendaraan bermotor kami yang menjadi sarana utama untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari,” tegas warga.

Keterangan Pihak yang Mengaku Pemilik Gudang

Saat dikonfirmasi, pihak yang mengaku sebagai pemilik gudang berinisial DS memberikan tanggapan sebagai berikut:

“Gini mas, saya inikan baru jalan dua bulan, itu yang pertama, terus yang kedua, saya inikan komunikasinya bagus kalo ada tamu gak mungkin saya usir, kalo mau bertamu, berkawan tempat saya inikan terbuka, tapi kalau kayak gitukan seolah-olah kayak gimana gitukan, kalo yang lain itukan (wartawan lain_red) untuk tanggal satu sampe tanggal 10 saya buka untuk rekan-rekan, mau dari media, mau dari LSM saya terima disini gak mungkin saya usir, maksud saya itu, gak usah nyumput-nyumput, yang baguslah silaturahminya, kalo Dateng memperkenalkan diri, orang lapangan saya kan namanya Arjun, kalau gak ada dia kan ada adminnya, disinikan ada kantornya juga, Dateng aja perkenalkan diri lalu ngisi buku tamu, nah seperti itu mas kira-kira, ada kantinnya juga, kalo mau ngopi, makan ya silahkan.”

Ia juga menegaskan keterbukaan terhadap pihak luar:

“Kita ini maunya kalo mau Dateng ya Dateng aja, jangan nyumput-nyumput tiba-tiba memfoto lalu kabur, fer-feran aja Dateng ke gudang, ngobrol.”

“Kita ketemu aja, kita duduk ngopi kan enak kalo ditelpon di WA nanti gak bakalan nyambung.”

“Mas, saya inikan gak ngurusin satu-dua orang saja, disitu kan sudah ada orang kita namanya Arjun yang dilapangan, atau gini aja mas, inikan saya kebetulan lagi ada digudang suruh kemari aja.”

Diketahui, Arjun merupakan pihak yang ditunjuk oleh DS untuk mengkondisikan setiap tamu yang datang, termasuk dari kalangan wartawan maupun LSM.


Catatan Redaksi:

Media ini masih terus melakukan penelusuran dan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memastikan akurasi informasi. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi semua pihak untuk menjaga keberimbangan dan objektivitas pemberitaan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Damai Dugaan Penipuan Oleh Oknum Kades Pujorahayu Menemui Jalan Buntu

    Upaya Damai Dugaan Penipuan Oleh Oknum Kades Pujorahayu Menemui Jalan Buntu

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Dugaan Penipuan Oknum Kades Pujorahayu Berujung Jalan Buntu PESAWARAN,wartahukum.id—Dugaan Penipuan yang melibatkan oknum Kepala Desa Pujorahayu berujung jalan buntu setelah upaya penyelesaian secara damai dan kekeluargaan yang difasilitasi penyidik Polsek Gedong Tataan tidak mencapai kesepakatan. Akibatnya, NHM, warga Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian. Dugaan Penipuan Diduga Rugikan Korban […]

  • Sambangi Warga, Polsek Baradatu Salurkan Bansos Hari Bhayangkara ke 80

    Sambangi Warga, Polsek Baradatu Salurkan Bansos Hari Bhayangkara ke 80

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rojali
    • 0Komentar

    *Sambangi Warga, Polsek Baradatu Salurkan Bansos Hari Bhayangkara ke 80*   WAY KANAN,WartaHukum.Id – Polsek Baradatu menyambangi warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial / bansos. Aksi kemanusiaan ini menyasar masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Minggu 5/7/2026. *PS Kapolsek Pimpin Langsung Penyaluran Bansos*  Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung PS Kapolsek Baradatu […]

  • Tekab 308 Polsek Kedondong Tangkap Pelaku Pencurian HP dan Penadah di Way Khilau

    Tekab 308 Polsek Kedondong Tangkap Pelaku Pencurian HP dan Penadah di Way Khilau

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Ansori/rls
    • 0Komentar

    Tekab 308 Polsek Kedondong Ungkap Kasus Pencurian HP di Way Khilau PESAWARAN,Wartahukum.id – Tekab 308 Polsek Kedondong Polres Pesawaran berhasil mengungkap kasus pencurian telepon seluler (HP) dengan menangkap pelaku utama beserta penadah barang hasil kejahatan di Desa Penengahan, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam (22/7/2026). Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial […]

  • Pengelolaan Dana Desa Pekon Wargo Mulyo Diduga Bermasalah, Sejumlah Anggaran Dipertanyakan

    Pengelolaan Dana Desa Pekon Wargo Mulyo Diduga Bermasalah, Sejumlah Anggaran Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Pengelolaan Dana Desa Pekon Wargo Mulyo Diduga Bermasalah, Sejumlah Anggaran Dipertanyakan PRINGSEWU, WartaHukum.id — Pengelolaan Dana Desa (DD) di Pekon Wargo Mulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Tahun Anggaran 2024–2025 menjadi sorotan. Sejumlah kegiatan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) disebut telah dianggarkan, namun realisasinya di lapangan dinilai belum jelas. Informasi tersebut […]

  • Hj. Ai Komara, Perempuan yang Bersiap Mengabdi untuk Desa Wadas

    Hj. Ai Komara, Perempuan yang Bersiap Mengabdi untuk Desa Wadas

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Irfan/Andri
    • 0Komentar

    Menjelang Pilkades Wadas, Hj. Ai Komara Siapkan Gagasan Pengabdian untuk Masyarakat KARAWANG,wartahukum.id—Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, nama Hj. Ai Komara Junaedi mulai mendapat perhatian di tengah dinamika masyarakat desa. Sosok perempuan yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan tersebut menyatakan kesiapannya mengikuti proses pencalonan […]

  • Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang

    Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sejumlah Wilayah Kota Padang JAKARTA,Wartahukum.id – Polri Gerak Cepat mengevakuasi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, menyusul tingginya curah hujan yang menyebabkan banjir di beberapa titik. Hingga Senin (3/8/2026) malam, personel SAR Brimob Polda Sumatera Barat masih terus melakukan operasi penyelamatan masyarakat di […]

expand_less