Dari Ryan Jombang hingga Fredy Pratama: Jejak Panjang Helmy Santika Berujung Bintang Tiga Komjen Pol
- account_circle RojaliJalex
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, WartaHukum.Id – Nama Komisaris Jenderal Polisi / Komjen Pol Helmy Santika kembali menjadi sorotan. Mantan Kapolda Lampung itu resmi naik pangkat menjadi perwira bintang tiga, bersamaan dengan pelantikan 30 Juni 2026. Ia menjadi satu dari empat Pati Polri yang menerima kenaikan pangkat tersebut.
Bagi Helmy, bintang tiga di pundak bukan sekadar promosi. Ini penanda lebih dari 30 tahun pengabdiannya sebagai penyidik yang kerap dipercaya menangani perkara besar di Tanah Air.
*Karier Dimulai dari Ruang Penyidikan*
Lulusan Akpol 1993 ini membangun kariernya dari jajaran reserse. Sejumlah jabatan strategis pernah ia emban: Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasubdit Resmob, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kapolresta Barelang.
Tugas di Barelang, Kepri, menjadi titik penting. Wilayah perbatasan Singapura itu rawan penyelundupan. Di sana Helmy terlibat pengungkapan kasus perdagangan orang dan narkotika lintas negara.
*Penangan Kasus Kelas Kakap*
Rekam jejak Helmy makin menanjak saat memimpin Ditresnarkoba Polda Kepri dan membongkar jaringan narkotika internasional. Ia kemudian ditarik ke Bareskrim Polri sebagai Wadir dan Dir Tipideksus.
Di Tipideksus, ia menangani perkara investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga kejahatan ekonomi dengan kerugian negara fantastis.
Namanya juga lekat dengan pengungkapan kasus-kasus besar yang menggemparkan publik: pembunuhan berantai Ryan Jombang, pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, korupsi Gayus Tambunan, penculikan WNI di Kepri, hingga penangkapan John Kei.
*Catatan Emas Saat Pimpin Polda Lampung*
Pada 2023, Helmy dipercaya memimpin Polda Lampung. Di bawah komandonya, Polda Lampung membongkar jaringan narkotika Fredy Pratama, sindikat narkoba terbesar di Indonesia.
Selain itu, pengamanan mudik dan Pemilu berjalan kondusif. Ia juga berhasil menjaga stabilitas saat terjadi gelombang demonstrasi di Lampung.
Kini Helmy menjabat sebagai Pati Itwasum Polri sejak September 2025. Di luar tugas, ia dikenal aktif membantu komunitas pendamping pasien di Lampung.
*Amanah Bintang Tiga*
Helmy naik bersam
a tiga Pati lain: Komjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, dan Rudi Setiawan.
Kabiro Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan integritas.
“Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Trunoyudo.
Polri berharap para Komjen baru ini dapat memperkuat transformasi Polri Presisi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.Rojali/Rls.
*Penulis: Rojali*
*Editor: Redaksi http://Wartahukum.id*
*Sumber: Divhumas Polri*
—
- Penulis: RojaliJalex





