Bupati Pringsewu Lantik Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Kesehatan, Tegaskan Integritas dan Reformasi Birokrasi
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak

Bupati Pringsewu Lantik Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Kesehatan, Tegaskan Integritas dan Reformasi Birokrasi
PRINGSEWU –wartahukum id,
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pengawas serta tiga Pejabat Fungsional rumpun kesehatan yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Kamis (30/7/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Utama Lantai II Kantor Bupati Pringsewu, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jalan Dr. dr. Sugiri Syarief, M.P.A., Desa Klaten, Kecamatan Gading Rejo.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
Empat pejabat yang dilantik dalam jabatan Pengawas yakni Andy Deni Syamsurya, S.Kom. sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Kominfo, Sulaksono, S.KM., M.Kes. sebagai Kasi Perencanaan dan Pengembangan RSUD Pringsewu, Nuril Firdaus, S.ST., M.Kes. sebagai Kasubbag Umum dan Rumah Tangga RSUD Pringsewu, serta Seprianto, S.ST. sebagai Kasi Bina Pemerintahan Kecamatan Adiluwih.
Sementara itu, tiga pejabat Fungsional rumpun kesehatan yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas adalah dr. Rinto Hadiarto, M.Kes. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Pringsewu, Tuti Aliana, S.ST., M.Kes. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Wates, dan Ns. Munawardi, S.Kep. sebagai Kepala UPTD Puskesmas Ambarawa.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari penataan organisasi untuk menjawab tantangan reformasi birokrasi dan percepatan transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, birokrasi saat ini dituntut menjadi organisasi yang lincah (agile), adaptif terhadap perubahan, berorientasi pada hasil (impact-driven), serta mengoptimalkan digitalisasi dalam setiap layanan pemerintahan.
“Pelantikan ini adalah penataan kekuatan, penetapan standar kerja baru, serta panggilan pengabdian di tengah percepatan transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045. Birokrasi harus semakin lincah, adaptif, berorientasi hasil, dan berbasis digitalisasi penuh,” ujar Riyanto.
Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjadikan sumpah jabatan sebagai komitmen moral dan spiritual dalam menjalankan amanah.
“Sumpah dan janji yang baru saja saudara ucapkan bukanlah formalitas seremonial semata, tetapi ikrar spiritual yang disaksikan Tuhan. Karena itu, jaga integritas, jauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta penyalahgunaan wewenang. Tunjukkan loyalitas kepada negara, aturan hukum, dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia meyakini dengan kapabilitas, integritas, dan kolaborasi yang kuat, para pejabat yang dilantik mampu mendorong peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Pringsewu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdakab Pringsewu Arif Nugroho, S.E., M.P., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dra. Titik Puji Lestari, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Siti Litawati, S.P., Kepala BKPSDM Endi Fauzi, S.T., M.T., Kepala Dinas Kesehatan Ali Subagiyo, S.ST., Ners., Direktur RSUD Pringsewu dr. Herman Syahrial, Sekretaris Dinas Kominfo Adam Erkhansyah, S.T., serta Camat Adiluwih Yuli Saptikawati, S.Pd., M.M.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui kepemimpinan baru di sejumlah UPTD Puskesmas.(Suhairi ),
- Penulis: By. Suhairi




