Breaking News
light_mode

Forum CSR Banten Tak Kelola Dana, Fokus Jembatani Perusahaan dan Kebutuhan Masyarakat

  • account_circle Zam zami, kaperwil Banten
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • print Cetak

Forum CSR Banten Tegaskan Tidak Kelola Dana CSR Perusahaan

BANTEN,wartahukum.id—Forum Tanggung Jawab Sosial Kemitraan dan Bina Lingkungan Perusahaan (FTJSKBLP) atau Forum CSR Provinsi Banten menegaskan tidak memiliki kewenangan mengumpulkan maupun mengelola dana corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan. Peran forum hanya menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan program CSR perusahaan.

  • Pengurus Susun AD/ART Sebagai Landasan Organisasi

Uday Suhada selaku Wakil Ketua I Forum CSR Provinsi Banten mengatakan, saat ini pengurus tengah menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan organisasi. Selama forum dibentuk, dokumen tersebut belum pernah dimiliki.

“Selama ini forum belum memiliki AD/ART. Karena itu sedang kami susun agar menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan tugas,” ujar Suhada kepada wartawan, Kamis (4/7/2026) melalui telepon.

Menurutnya, salah satu tugas utama forum ialah membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan di Banten. Sebab, masih banyak perusahaan yang belum mengetahui keberadaan Forum CSR Provinsi Banten.

Ia menegaskan, forum tidak bertugas mengumpulkan dana CSR perusahaan. Forum hanya memfasilitasi agar program CSR yang dialokasikan perusahaan dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Kami tidak mengelola uang. Tugas kami mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan program CSR perusahaan yang selama ini memang sudah mereka jalankan,” katanya.

  • Program CSR Disesuaikan dengan Kebutuhan Masyarakat

Jika perusahaan memiliki fokus di bidang lingkungan, lanjut dia, forum akan menawarkan program yang sesuai, seperti rehabilitasi lahan kritis, penanganan abrasi sungai, hingga penanaman mangrove. Begitu pula perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan maupun kesehatan akan diarahkan pada kebutuhan masyarakat di sektor tersebut.

“Kami juga ingin kondisi madrasah yang masih memprihatinkan maupun fasilitas kesehatan di pelosok desa menjadi perhatian perusahaan melalui program CSR,” ucapnya.

    • Website Jadi Sarana Komunikasi dengan Dunia Usaha

Untuk memperluas jangkauan, Forum CSR meluncurkan laman csr.bantenprov.co.id sebagai sarana komunikasi dengan dunia usaha. Langkah itu diambil karena keterbatasan sumber daya membuat pengurus belum mampu mendatangi ribuan perusahaan secara langsung.

“Website menjadi alat kerja kami. Dengan keterbatasan yang ada, tidak mungkin kami mengunjungi satu per satu perusahaan di Banten,” katanya.

Selain menyelesaikan AD/ART yang ditargetkan disahkan pekan depan, Forum CSR juga akan menggagas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Non-APBD. Forum itu akan menghimpun usulan program yang belum terakomodasi dalam APBD akibat efisiensi anggaran.

“Program-program yang belum terdanai APBD akan kami tawarkan kepada perusahaan melalui forum tersebut, tentu dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelasnya.

  • Transparansi dan Kolaborasi Jadi Prioritas

Ia menambahkan, website ini menjadi bagian dari transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat bisa mengawasi kinerja Forum CSR.

Dalam laman tersebut, perusahaan juga didorong untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Forum CSR sesuai amanat Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2016.

“Data perusahaan untuk memudahkan komunikasi dan kolaborasi. Kami juga ingin memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui program CSR,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat tidak lagi memiliki anggapan keliru bahwa Forum CSR menghimpun dana dari perusahaan.

“Yang perlu dipahami, Forum CSR tidak mengumpulkan uang ataupun membagikannya. Kami hanya memfasilitasi agar program CSR perusahaan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

(Zamzami)

 

 

 

  • Penulis: Zam zami, kaperwil Banten
  • Editor: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kali Di Demo Dalam Sebulan, Aliansi Mahasiswa-LSM-Ormas Pringsewu Tuntut Transparansi Anggaran dan Perombakan Total Struktur OPD

    Tiga Kali Di Demo Dalam Sebulan, Aliansi Mahasiswa-LSM-Ormas Pringsewu Tuntut Transparansi Anggaran dan Perombakan Total Struktur OPD

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    TIGA KALI DIDEMO DALAM SEBULAN, ALIANSI MAHASISWA-LSM-ORMAS PRINGSEWU TUNTUT TRANSPARANSI ANGGARAN DAN PEROMBAKAN TOTAL STRUKTUR OPD PRINGSEWU – Warta Hukum ID Gelombang aksi demonstrasi yang berlangsung sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu bulan di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu dan Sekretariat DPRD Pringsewu menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Aksi […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Kasui Gelar Rembuk Tiyuh, Selesaikan Kasus Penganiayaan ABH di Jaya Tinggi

    Bhabinkamtibmas Polsek Kasui Gelar Rembuk Tiyuh, Selesaikan Kasus Penganiayaan ABH di Jaya Tinggi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rojali
    • 0Komentar

    Bhabinkamtibmas Polsek Kasui Gelar Rembuk Tiyuh, Selesaikan Kasus Penganiayaan ABH di Jaya Tinggi   WAY KANAN,WartaHukum.Id – Upaya menjaga kondusifitas kamtibmas terus dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kasui. Aipda Adri Chandra bersama aparatur kampung berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus tindak pidana penganiayaan yang melibatkan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kampung Jaya Tinggi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan. […]

  • Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas, Diduga Terpapar Gas Berbahaya

    Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas, Diduga Terpapar Gas Berbahaya

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
    • 0Komentar

    Dua Warga Muara Lawai Meninggal Saat Bekerja, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi hingga Siang Hari   MUARA ENIM, WartaHukum.id — Dua warga meninggal dunia setelah diduga kehilangan kesadaran saat bekerja menggali sumur di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (10/10/2026). Keduanya diduga terpapar gas berbahaya yang berada di dalam sumur. […]

  • DPP GIAN Kecam Usulan KEK Ganja Medis Hinca Panjaitan

    DPP GIAN Kecam Usulan KEK Ganja Medis Hinca Panjaitan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Arman/Ansori
    • 0Komentar

    DPP GIAN Nyatakan Penolakan terhadap Wacana KEK Ganja Medis JAKARTA,Wartahukum.id — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Indonesia Anti Narkotika (DPP GIAN) menyatakan kecaman terhadap gagasan Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengenai kemungkinan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk ganja medis. Gagasan tersebut sebelumnya disampaikan Hinca dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi III […]

  • Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Perjuangan

    Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Hengki kabiro Tangerang
    • 0Komentar

    Lomba Panjat Pinang Anak Panongan Penuh Pesan Perjuangan KABUPATEN TANGERANG,wartahukum.id—Panjat pinang anak Panongan menjadi salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (20/8/2026). Bertempat di halaman apel Polsek Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari anak-anak serta masyarakat sekitar. Sebatang pohon pinang yang licin menjadi tantangan […]

  • Gubernur Aceh Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla

    Gubernur Aceh Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Kualitas Udara Menurun, Muzakir Manaf Minta Pemda Siaga dan Lindungi Masyarakat   BANDA ACEH,wartahukum.id—Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tertanggal 16 Oktober 2026, kabut asap tersebut […]

expand_less