Musrenbangdes Mulyorejo Susun Strategi Pembangunan 2027
- account_circle Arman/Ansori
- calendar_month 19 jam yang lalu
- print Cetak

Musrenbangdes Mulyorejo Bahas Arah Pembangunan Pekon
PRINGSEWU,wartahukum.id—Pemerintah Pekon Mulyorejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, menggelar Musrenbangdes Mulyorejo untuk menyusun rencana pembangunan periode 2027. Pemerintah pekon menggelar kegiatan tersebut di Balai Pekon Mulyorejo pada Rabu, 19 Agustus 2026, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan lintas sektoral.
Musyawarah tersebut menjadi momentum bagi pemerintah pekon dan masyarakat untuk menentukan arah pembangunan, mengevaluasi program kerja, serta menyusun skala prioritas pembangunan. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antarelemen masyarakat menjelang Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) 2026.
-
BHP Mulyorejo Evaluasi Kinerja dan Anggaran
Ketua Badan Himpunan Pemekonan (BHP) Mulyorejo, Hartoyo, S.Pd.I., membuka rangkaian kegiatan dengan menyampaikan evaluasi hasil kinerja sepanjang 2026. Ia juga mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif seluruh peserta dalam musyawarah.
Selanjutnya, Hartoyo memaparkan kondisi keuangan pekon serta arah penyerapan anggaran. Ia mengingatkan pemerintah pekon agar mengatur penggunaan anggaran sesuai regulasi dan skala prioritas Dana Desa.
“Kita harus memastikan peruntukan anggaran ini berjalan sesuai dengan skala prioritas Dana Desa yang diatur dalam Permendesa dan Peraturan Presiden (Perpres),” ujar Hartoyo di depan forum.
-
Pj Kepala Pekon Dorong Prioritas Pembangunan
Pj Kepala Pekon Mulyorejo, Patwadi AT, S.E., mengatakan pemerintah pekon menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Karena itu, pemerintah pekon perlu menentukan kelompok prioritas secara ketat agar program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Meski menghadapi efisiensi, Patwadi memaparkan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur Pekon Mulyorejo pada 2025. Capaian tersebut antara lain program tambahan dari pemerintah pusat untuk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), perbaikan drainase dengan nilai ± Rp400 juta, serta pembangunan sumur bor.
“Semoga dengan suksesnya program-program di tahun sebelumnya, mampu membawa Pekon Mulyorejo ke arah yang jauh lebih baik dan mandiri,” harap Patwadi optimistis.
-
Pendamping Desa Kawal Usulan Masyarakat
Pendamping Desa Lismawati, S.H., memastikan pihaknya akan mengawal berbagai usulan masyarakat yang masuk dalam Musrenbangdes secara bertahap.
“Seluruh usulan pasti ditindaklanjuti. Jika nantinya ada yang tidak memungkinkan diakomodasi melalui Dana Desa karena keterbatasan anggaran, maka usulan tersebut akan kita bawa ke Musrenbang tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten,” jelas Lismawati.
Dengan demikian, usulan yang belum dapat masuk dalam prioritas Dana Desa tetap memiliki jalur pengusulan melalui tingkatan pemerintahan berikutnya.
-
Musrenbangdes Mulyorejo Bahas Kamtibmas Jelang Pilkakon
Selain membahas pembangunan, Musrenbangdes Mulyorejo juga menjadi forum untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkakon yang dijadwalkan pada Desember 2026.
-
Camat Banyumas Minta Warga Jaga Persaudaraan
Camat Banyumas, Zainal Abidin, S.Pd., M.M., meminta masyarakat Mulyorejo mendukung pelaksanaan Pilkakon sekaligus menjaga keamanan dan persaudaraan antarwarga.
“Saya mengharapkan masyarakat Mulyorejo mendukung penuh pelaksanaan Pilkakon besok. Terutama soal keamanannya. Tolong jaga keutuhan, kekompakan, dan persaudaraan antarpenduduk,” tegas Camat Banyumas.
Selain itu, Zainal meminta masyarakat, BHP, dan Pemerintah Pekon terus menjaga keharmonisan sebagai tiga unsur penting dalam kehidupan pemerintahan pekon. Menurutnya, hubungan yang baik antarelemen tersebut dapat membantu menjaga stabilitas wilayah.
-
Berbagai Unsur Hadiri Musyawarah
Musrenbangdes Mulyorejo berlangsung interaktif dengan kehadiran berbagai unsur lintas sektoral. Peserta yang hadir meliputi:
Camat Banyumas Zainal Abidin, S.Pd., M.M. beserta Kasi PMDP.
Pj. Kepala Pekon Mulyorejo Patwadi AT, S.E. beserta aparatur pekon.
Ketua BHP Hartoyo, S.Pd.I. beserta jajaran anggota.
-
Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.
Babinsa dan Praja Binmas Satpol PP.
Kelompok Tani, BUMDes, Ketua KDKMP, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita, serta organisasi pemuda.
-
Mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu (UAP).
Melalui forum tersebut, Pemerintah Pekon Mulyorejo bersama masyarakat menyusun arah pembangunan dengan mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan anggaran, serta ketentuan yang berlaku.
(Arman)
- Penulis: Arman/Ansori
- Editor: Ansori




