GOTONG ROYONG WARGA MENANGA SIAMANG TAMBAL JALAN RUSAK: SWADAYA JADI BUKTI KEPEDULIAN, TAPI JADI CATATAN EVALUASI PEMERINTAH
- account_circle Rojali wartawan way kanan
- calendar_month 23 jam yang lalu
- print Cetak

Gotong Royong Warga Menanga Siamang Tambal Jalan Rusak Secara Swadaya
WAY KANAN,wartahukum.id—Gotong Royong Warga Menanga Siamang Tambal Jalan Rusak menjadi bukti nyata semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga akses transportasi di wilayahnya. Pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga selesai, warga bersama aparatur Kampung Menanga Siamang, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, bahu-membahu memperbaiki jalan rusak yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat.
-
Warga dan Aparatur Kampung Turun Langsung
Kegiatan gotong royong swadaya ini melibatkan seluruh unsur pemerintahan kampung, mulai dari Kepala Kampung Sanjaya, Sekretaris Kampung, Kasi, Kaur, Kadus, BPK, Linmas, Ketua BUMDes Saim Mirsandi, hingga masyarakat umum.
Aksi dipusatkan di ruas jalan utama Kampung Menanga Siamang yang menjadi urat nadi penghubung antar dusun dan akses warga menuju lahan pertanian. Peralatan sederhana serta material hasil iuran warga digunakan untuk memperbaiki titik-titik jalan yang berlubang dan rawan kecelakaan.
-
Warga Bergerak Demi Keselamatan Bersama
Warga secara sukarela membawa peralatan, material, dan tenaga untuk menutup lubang serta meratakan badan jalan. Kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat yang ingin menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.
Kepala Kampung Menanga Siamang, Sanjaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari rasa tanggung jawab bersama.
“Kami tidak bisa terus menunggu. Jalan ini dipakai anak sekolah, ibu-ibu ke pasar, dan petani ngangkut hasil. Kalau kami diam, yang rugi warga sendiri. Maka kami gotong royong, swadaya, demi keselamatan bersama,” ujar Sanjaya.
-
Gotong Royong Jadi Bukti Kepedulian Warga
Kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Way Kanan. Kebersamaan antara Linmas, BPK, BUMDes, aparatur kampung, dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial dalam menyelesaikan persoalan lingkungan sekitar.
-
Infrastruktur Jalan Jadi Catatan Evaluasi
Di balik semangat gotong royong yang patut diapresiasi, muncul pertanyaan yang layak menjadi bahan evaluasi bersama mengenai kondisi infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Jalan yang rusak dan rawan kecelakaan merupakan fasilitas penting yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Akses jalan yang baik dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan menjadi kebutuhan penting agar masyarakat tidak terus bergantung pada perbaikan swadaya.
-
Harapan untuk Perbaikan Permanen
Kegiatan gotong royong ini membawa dua pesan penting. Pertama, semangat kebersamaan warga Menanga Siamang menjadi teladan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan bersama.
Kedua, aksi swadaya tersebut menjadi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan perhatian lebih lanjut terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas PUPR serta program pembangunan terkait dapat merealisasikan perbaikan jalan secara permanen dan menyeluruh.
Gotong royong mampu menjawab kebutuhan hari ini. Namun pembangunan infrastruktur yang layak tetap menjadi harapan masyarakat untuk masa depan.(Rojali)
- Penulis: Rojali wartawan way kanan




