Breaking News
light_mode

Dana Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar, LSM LIRA Desak KPK Ambil Alih Penanganan Kasus

  • account_circle Redaksi Warta Hukum
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

SURABAYA, wartahukum.id – Dana Kompensasi Rumpon Nelayan senilai Rp21 miliar yang berasal dari PT Petronas Carigali Indonesia kembali menjadi sorotan. LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih penanganan perkara tersebut karena dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah bergulir selama sekitar satu tahun.

Presiden LSM LIRA, KRH HM Jusuf Rizal, SH, menyampaikan pihaknya menilai proses penanganan kasus oleh aparat penegak hukum di Jawa Timur berjalan lambat. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait keseriusan penanganan perkara yang menyangkut hak para nelayan.

Dana Kompensasi Rumpon Nelayan Dinilai Jalan di Tempat

Jusuf Rizal mengatakan hasil investigasi internal LSM LIRA Jawa Timur menemukan indikasi bahwa perkara tersebut berpotensi tidak berjalan sebagaimana mestinya apabila tidak mendapat perhatian serius dari lembaga penegak hukum yang lebih tinggi.

“Dari hasil investigasi LSM LIRA Jawa Timur diduga kasus ini segaja mau dipetieskan agar kasus hukumnya tidak jalan. Karena itu, KPK dalam konteks ini dapat mengambil alih proses hukumnya jika Polda dan Kejaksaan Jawa Timur mandul,” tegas Jusuf Rizal kepada media melalui pesan WhatsApp dari Jakarta.

Menurut Jusuf Rizal, berdasarkan telaah hukum yang dilakukan LBH LSM LIRA, perkara tersebut seharusnya dapat ditangani lebih cepat karena telah terdapat laporan, pihak terlapor, keterangan terkait aliran dana, serta sejumlah pihak yang disebut menerima dana tersebut.

Aliran Dana Disebut Sudah Diungkap dalam Pemeriksaan

Dalam keterangannya, Jusuf Rizal mengungkapkan bahwa terlapor berinisial S, sebagaimana disebut dalam laporan yang diajukan kuasa hukum nelayan, Ali Topan, telah memberikan keterangan kepada penyidik terkait dugaan aliran dana kompensasi tersebut.

Menurut keterangan yang disampaikan, sebagian dana disebut mengalir kepada sejumlah pihak, termasuk pejabat daerah dan pihak swasta. Namun hingga saat ini, pihak-pihak yang disebut dalam keterangan tersebut belum memberikan tanggapan resmi kepada publik terkait substansi tuduhan yang disampaikan.

LSM LIRA juga menyoroti belum adanya pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kunci yang disebut dalam proses penyelidikan. Berdasarkan informasi yang diterima organisasi tersebut, pemanggilan telah dilakukan, namun pemeriksaan belum terlaksana.

LIRA Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

Jusuf Rizal meminta aparat penegak hukum mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang telah dipanggil namun belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Jika Polda dan Kajati Jatim kerja sungguh-singguh, saksi-saksi kunci yang sudah dipanggil tiga kali, tidak mau hadir tangkap secara paksa. Jika sulit tidak ditemukan buat jadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Nanti jaringan LSM LIRA akan ikut bergerak,” tegasnya.

Ia menilai penanganan perkara ini penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana kompensasi yang diperuntukkan bagi nelayan terdampak.

Dugaan Keterlibatan Banyak Pihak

Berdasarkan hasil telaah yang dilakukan LSM LIRA, kasus dugaan raibnya dana kompensasi nelayan di Kabupaten Sampang dan Pamekasan disebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur birokrasi, kalangan pengusaha, hingga pihak yang terkait dengan sektor migas.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terkait perkara tersebut. Oleh karena itu, seluruh pihak yang disebut dalam proses penyelidikan tetap harus dianggap tidak bersalah sampai adanya keputusan hukum yang final dan mengikat.

Jusuf Rizal kembali menegaskan bahwa keterangan mengenai aliran dana tersebut berasal dari pengakuan terlapor yang telah disampaikan kepada penyidik.

“Dan atas keterangan terlapor S, sudah membeberkan secara gamblang aliran uang itu. S menyebutkan uangnya ikut mengalir ke Bupati Sampang, Slamet Junaudi,” paparnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut hak nelayan yang seharusnya menerima dana kompensasi. Masyarakat kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum terkait tindak lanjut penyelidikan dan kemungkinan pengungkapan pihak-pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang sah.

Pewarta: Muhammad Toyyib

  • Penulis: Redaksi Warta Hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irfan Fajri: “Sebelum Berita Tayang, Konfirmasi Jangan Diabaikan

    Irfan Fajri: “Sebelum Berita Tayang, Konfirmasi Jangan Diabaikan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    Konfirmasi Berita Menjadi Bagian Penting dalam Etik dan Hukum Pers LAMPUNG BARAT,Wartahukum.id — Kecepatan menyampaikan informasi tidak boleh mengalahkan ketelitian. Di tengah derasnya arus pemberitaan media siber, wartawan dituntut tidak hanya cepat mendapatkan informasi, tetapi juga memastikan berita yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi, memiliki keberimbangan, serta tidak menghakimi pihak yang masih berada dalam posisi […]

  • Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center, Tekankan Kecepatan Respons Jadi Ukuran Pelayanan Polri

    Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center, Tekankan Kecepatan Respons Jadi Ukuran Pelayanan Polri

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Transformasi Layanan 110 Jadi Fokus Peningkatan Pelayanan Kepolisian SORONG, PAPUA BARAT DAYA,– Wartahukum.id – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., mendorong Transformasi Layanan 110 melalui penguatan integrasi Layanan Polisi 110, Command Center, SPKT, Samapta, serta fungsi patroli agar mampu menghadirkan respons yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berorientasi […]

  • Semarak HUT RI ke-81, Warga Ulok Bernung Gelar Kuda Lumping dan Lomba Tradisional

    Semarak HUT RI ke-81, Warga Ulok Bernung Gelar Kuda Lumping dan Lomba Tradisional

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irfan Fajri
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT, WARTA HUKUM – Kuda lumping HUT RI ke-81 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar masyarakat Dusun Ulok Bernung, Desa Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga. Perayaan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni tradisional. Masyarakat […]

  • Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026 Usai Tekuk India

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026 Usai Tekuk India

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle By. Ansori
    • 0Komentar

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026 dengan Permainan Solid Jakarta WARTA HUKUM.ID—Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026 setelah menundukkan pasangan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty pada partai final yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Minggu (17/5) siang WIB. Pasangan ganda putra Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 25-23. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi […]

  • Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Kecamatan Banyumas Pringsewu

    Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Kecamatan Banyumas Pringsewu

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Arman/Ansori
    • 0Komentar

    Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla Bersama Aparat Pekon dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Banyumas   PRINGSEWU,wartahukum.id—Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar sosialisasi intensif mengenai pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Gedung Serbaguna Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 424/09 Sukoharjo ini menargetkan aparat […]

  • Karya Bhakti Kodim 0427: TNI dan Warga Bersihkan Fasilitas Umum Kampung Serupa Indah

    Karya Bhakti Kodim 0427: TNI dan Warga Bersihkan Fasilitas Umum Kampung Serupa Indah

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Esmirhan
    • 0Komentar

    Karya Bhakti Kodim 0427 Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat WAYKANAN, wartahukum.id — Karya Bhakti Kodim 0427 menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan pembersihan fasilitas umum di Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Senin (22/06/2026). Kegiatan ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. […]

expand_less