Iduladha Kota Cirebon Jadi Momentum Perkuat Keimanan dan Stabilitas Ekonomi Masyarakat
- account_circle Wahidin Biro Cirebon
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- print Cetak

CIREBON KOTA, wartahukum.id — Iduladha Kota Cirebon menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, usai melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah berjamaah di Masjid Raya At-Taqwa, Kota Cirebon, Rabu (26/5/2026).
Pemerintah Kota Cirebon mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan Iduladha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial.
Iduladha Kota Cirebon Perkuat Ukhuwah Islamiyah
Dalam keterangannya, Iing Daiman menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya At-Taqwa yang telah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah sehingga rangkaian ibadah Iduladha berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.
Menurutnya, semangat Iduladha harus menjadi energi positif untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga keharmonisan masyarakat Kota Cirebon.
“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, kami mengapresiasi dan menghimbau bahwa pelaksanaan Iduladha ini merupakan momentum strategis bagi kita untuk mengevaluasi diri serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Mari kita terus jaga ukhuwah islamiyah di Kota Cirebon,” ujar Sekretaris Daerah Kota Cirebon.
Pemerintah Kota Cirebon juga menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
Iduladha Kota Cirebon di Tengah Tantangan Ekonomi
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Iing Daiman juga menyoroti kondisi ekonomi yang saat ini dipengaruhi berbagai faktor global maupun domestik. Situasi tersebut berdampak pada sejumlah sektor, termasuk tren penurunan jumlah hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini.
Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat tidak berkecil hati dan tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ada.
Pemerintah Kota Cirebon, lanjutnya, terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui koordinasi dan kolaborasi bersama berbagai pihak terkait.
Pemerintah Siap Kendalikan Harga Komoditas
Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Cirebon bersama Bank Indonesia (BI) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan harga komoditas secara intensif setiap hari.
Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi kenaikan harga yang dapat memengaruhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang dan setelah hari besar keagamaan.
“Kami terus memantau pergerakan harga. Jika ada tren peningkatan yang signifikan, berbagai intervensi seperti operasi pasar hingga Gerakan Pangan Murah (GPM) akan langsung kami lakukan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu panik atau melakukan panic buying. Pemerintah selalu hadir untuk mengendalikan komoditas,” tuturnya.
Menurut pemerintah daerah, pengendalian inflasi dan ketersediaan bahan pokok menjadi salah satu prioritas agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.
Optimisme Wujudkan Kota Cirebon yang Lebih Sejahtera
Melalui semangat berkurban, kebersamaan, dan gotong royong yang tercermin dalam perayaan Iduladha, Pemerintah Kota Cirebon optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul, baik di sektor ekonomi maupun sosial.
Pemerintah berharap nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan solidaritas yang diajarkan Iduladha dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Semangat kebersamaan yang terbangun pada momentum Iduladha diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kota Cirebon yang semakin maju, hebat, dan sejahtera.
- Penulis: Wahidin Biro Cirebon




