Lampung Selatan, wartahukum.id — SDM Polri Global menjadi fokus utama Polda Lampung dalam menjawab tantangan kompetisi internasional. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Penjaringan Minat dan Bakat Program LPDP Polri oleh Tim Lemdiklat Polri, Rabu (29/4/2026), di Siger Lounge Polda Lampung.
Di tengah percepatan transformasi kelembagaan, langkah ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan strategi konkret membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif di tingkat global.
BACA JUGA: Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Sidang Perdana Ungkap Kronologi dan Fakta Mengejutkan
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menegaskan bahwa kompetisi masa depan tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan operasional semata.
“Kompetisi ke depan bukan hanya soal kekuatan operasional, tetapi pertarungan kualitas intelektual, integritas, dan kepemimpinan,” tegas Helfi.
LPDP Polri Jadi Instrumen Strategis
Program LPDP Polri dinilai sebagai instrumen kunci dalam membangun fondasi SDM Polri Global yang mampu menjawab tantangan zaman. Tidak hanya diperuntukkan bagi perwira, program ini kini membuka kesempatan luas bagi seluruh jenjang kepangkatan, termasuk bintara, sebagai bentuk pemerataan akses pengembangan diri.
Helfi menekankan bahwa LPDP Polri bukan sekadar jalur pendidikan formal. Program ini merupakan proses seleksi ketat untuk melahirkan personel terbaik yang siap menjadi motor penggerak perubahan di tubuh Polri.
Peserta tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, integritas, serta loyalitas terhadap institusi dan masyarakat. Hal ini menjadi penting dalam membentuk profil Bhayangkara yang profesional dan modern.
Peluang Global dan Perspektif Internasional
Selain membuka akses pendidikan dalam negeri, program ini juga memberi peluang belajar ke luar negeri. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas wawasan global, memahami dinamika internasional, serta meningkatkan daya saing personel dalam menghadapi kompleksitas tugas kepolisian modern.
Kapolda Lampung mengingatkan bahwa peserta penjaringan merupakan representasi calon pemimpin masa depan Polri. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi harus diikuti dengan serius, aktif, dan penuh tanggung jawab.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar. Penjaringan ini sekaligus menegaskan posisi Polda Lampung sebagai institusi yang tidak hanya beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga berada di garis depan dalam mencetak SDM Polri Global.
Menuju Indonesia Emas 2045
Dengan tingkat persaingan yang semakin ketat, hanya personel terbaik yang mampu memenuhi standar tinggi LPDP Polri. Mereka diharapkan membawa perubahan nyata dalam mendukung transformasi institusi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan SDM unggul bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis demi menjaga relevansi dan profesionalitas Polri di masa depan.
Sumber: Press Release Nomor: 115 / IV / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas
Rabu, 29 April 2026
