Breaking News
light_mode

Polres Lamtim: Nenek Sakdiyah Meninggal Bukan Saat Penggerebekan

  • account_circle Amir/An.
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • print Cetak

Polres Lamtim Beri Penjelasan soal Kematian Nenek Sakdiyah

LAMPUNG TIMUR,wartahukum.id—Polres Lamtim memberikan klarifikasi terkait kabar seorang nenek bernama Sakdiyah yang meninggal setelah polisi melakukan penggerebekan terhadap terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor di Desa Negara Saka, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Rabu, 19 Agustus 2026.

Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah melalui Kasat Reskrim Iptu Muhamad Iksir menyampaikan keterangan resmi pada Kamis (20/8/2026). Ia menegaskan bahwa Sakdiyah tidak meninggal saat petugas melakukan penggerebekan.

Menurut kepolisian, tim gabungan Resmob, Intel, dan Polsek setempat melakukan operasi penindakan sekitar pukul 13.00 WIB dengan sasaran tersangka RP (22) yang berada di kediamannya. Polisi menyatakan petugas menjalankan proses penangkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

  • Polisi Nyatakan Penggerebekan Berlangsung Kondusif

Iptu Muhammad Iksir mengatakan proses penangkapan berlangsung aman dan kondusif.

“Penggerebekan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, pelaku berhasil ditangkap,” ujar Iptu Muhammad Iksir dalam keterangannya.

Ia juga membantah adanya tindakan represif terhadap anggota keluarga tersangka yang berada di rumah tersebut.

“Saat penggerebekan, nenek pelaku masih hidup dan tidak ada sentuhan fisik apa pun dengan nenek pelaku serta tidak ada bunyi tembakan apa pun saat penggerebekan,” tegas Iksir menekankan kondisi di lapangan saat itu.

  • Polres Lamtim Sebut Kematian Terjadi Setelah Polisi Pergi

Iksir menjelaskan bahwa petugas menerima informasi mengenai meninggalnya Sakdiyah setelah tim membawa tersangka untuk pengembangan kasus.

  • Polisi Terima Laporan Kematian Sekitar 1,5 Jam Kemudian

Menurut Iksir, terdapat jeda waktu sekitar 90 menit antara berakhirnya penggerebekan dan informasi mengenai kematian Sakdiyah yang diterima petugas.

“Di saat tim membawa pelaku ke mako untuk diamankan, sekitar setelah 1,5 jam dari penggerebekan pukul 14.30 WIB, tim ditelepon oleh salah satu warga bahwa nenek pelaku meninggal,” kata Iksir.

Ia kembali menegaskan bahwa Sakdiyah meninggal setelah petugas meninggalkan lokasi.

“Nenek pelaku tersebut diketahui meninggal sesaat setelah tim pergi melaksanakan pengembangan, bukan saat penggerebekan,” tambah Iksir.

  • Keluarga Sebelumnya Sampaikan Keberatan

Klarifikasi kepolisian tersebut muncul setelah pihak keluarga dan sejumlah warga Desa Negara Saka menyampaikan keberatan terkait peristiwa tersebut.

Sebelumnya, kerabat almarhum mengklaim aparat masuk secara paksa tanpa menunjukkan surat tugas resmi. Keluarga juga menyebut kondisi tersebut memicu guncangan jiwa pada Sakdiyah hingga jatuh pingsan dan meninggal dunia.

Warga sempat meminta adanya penyelidikan secara terbuka terhadap insiden tersebut.

  • Polisi Tegaskan Penangkapan Sesuai SOP

Menanggapi keberatan keluarga dan warga, Iptu Iksir memastikan personel kepolisian menjalankan tugas sesuai kewenangan dan prosedur.

“Langkah-langkah yang telah dilaksanakan adalah melaksanakan penangkapan sesuai SOP,” singkat dia.

  • Polsek Jabung Lakukan Cooling System

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Jabung bersama perangkat desa mendatangi kediaman keluarga pelaku.

Petugas memberikan penjelasan kepada pihak keluarga sekaligus melakukan pendekatan untuk mencegah situasi berkembang dan menjaga kondisi tetap kondusif.

“Kami melaksanakan cooling system dan penggalangan kepada keluarga pelaku agar permasalahan tidak berkembang,” tutup Iksir.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Lampung Timur menyatakan situasi di Desa Negara Saka telah kembali aman dan kondusif.

(Amir/Ansori)

 

 

  • Penulis: Amir/An.
  • Editor: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penampungan Minyak Mentah di Tambak Rejo Disorot

    Dugaan Penampungan Minyak Mentah di Tambak Rejo Disorot

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Truk dengan Selang Terlihat di Lokasi yang Diduga Menjadi Tempat Penampungan PRINGSEWU,wartahukum.id—Dugaan aktivitas penampungan minyak mentah atau minyak cong kembali menjadi sorotan di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Informasi tersebut mencuat setelah sebuah rekaman video memperlihatkan truk berada di sekitar bangunan yang disebut-sebut sebagai tempat penampungan. Bangunan tersebut disebut dikelola seseorang bernama […]

  • 100 Hari Mengenang Ibunda, Keluarga Besar Kampung Tanjung Pererat Silaturahmi

    100 Hari Mengenang Ibunda, Keluarga Besar Kampung Tanjung Pererat Silaturahmi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Andri/Regi
    • 0Komentar

    100 Hari Mengenang Ibunda Jadi Momentum Silaturahmi Keluarga KARAWANG,wartahukum.id—Mengenang 100 hari wafatnya ibunda tercinta menjadi momentum penuh makna bagi Hj. Sally Nurliana, Owner Qheila Galeri. Momen tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa dan mengenang sosok ibunda, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi keluarga besar Kampung Tanjung, khususnya para pengusaha Minang yang berada […]

  • Buka PKL PMII Bandar Lampung, Wagub Jihan Nurlela: Cetak Kader Berintegritas dan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

    Buka PKL PMII Bandar Lampung, Wagub Jihan Nurlela: Cetak Kader Berintegritas dan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle RojaIi
    • 0Komentar

        BANDAR LAMPUNG,WartaHukum.Id – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia / PMII untuk tidak berhenti menjadi aktivis organisasi. Kader diminta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mengisi posisi strategis di masa depan. Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat membuka Pelatihan Kader Lanjut / PKL PC PMII Bandar Lampung di Balai […]

  • Jokowi Pilih Mesuji Jadi Titik Awal Safari Politik, Puji PSI Lampung Tuntas Struktur Sampai Desa

    Jokowi Pilih Mesuji Jadi Titik Awal Safari Politik, Puji PSI Lampung Tuntas Struktur Sampai Desa

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rojali wartawan way kanan
    • 0Komentar

    Oleh Jokowi Pilih Mesuji Jadi Titik Awal Safari Politik MESUJI, LAMPUNG, wartahukum.id —  Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, mengungkap alasan memilih Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sebagai lokasi pertama dalam rangkaian safari politiknya pada Jumat, 26 Juni 2026. Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mesuji. Alasan […]

  • Rutan Kelas IIB Manna Hadiri Rapat Pleno di KPU Kabupaten Bengkulu Selatan

    Rutan Kelas IIB Manna Hadiri Rapat Pleno di KPU Kabupaten Bengkulu Selatan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Rutan Manna KPU, pemutakhiran data pemilih, hak pilih WBP, KPU Kabupaten Bengkulu Selatan  MANNA, Wartahukum.id – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna menghadiri Rapat Pleno yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (30/09/2026). > Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB s.d. selesai bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Bengkulu Selatan. Rutan […]

  • Korupsi Irigasi Muara Enim, Terdakwa Dituntut 5 Tahun

    Korupsi Irigasi Muara Enim, Terdakwa Dituntut 5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
    • 0Komentar

    Korupsi Irigasi Muara Enim Masuk Tahap Tuntutan Jaksa   MUARA ENIM,wartahukum.id—Kasus korupsi irigasi Muara Enim memasuki tahap tuntutan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Muara Enim menuntut terdakwa Kholizol Tamhullis dengan hukuman lima tahun penjara. Kholizol merupakan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek irigasi Air Lemutu. JPU membacakan […]

expand_less