Breaking News
light_mode

Dugaan Penjualan Seragam Sekolah Jadi Sorotan, Orang Tua Siswa SMPN 2 Telukjambe Timur Keluhkan Biaya hingga Rp1 Juta

  • account_circle Irfan
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

Karawang, wartahukum.id — Dugaan Penjualan Seragam Sekolah di SMP Negeri 2 Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa baru. Mereka mengaku keberatan dengan biaya pembelian satu paket seragam yang nilainya mencapai Rp950 ribu untuk siswa laki-laki dan Rp1 juta untuk siswi perempuan.

Keluhan tersebut muncul karena biaya dinilai cukup tinggi dan dianggap memberatkan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Hingga berita ini diterbitkan, informasi yang diperoleh masih berasal dari keterangan sejumlah orang tua siswa dan belum terdapat penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun koperasi terkait.

Dugaan Penjualan Seragam Sekolah Dikeluhkan Orang Tua

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartahukum.id, setiap siswa baru disebut diminta membeli satu paket seragam yang terdiri atas baju batik, pakaian olahraga, gamis (untuk siswi), topi, dasi, serta atribut sekolah lainnya.

Salah seorang orang tua siswa yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku keberatan dengan besaran biaya tersebut.

“Kami diminta membayar Rp950 ribu untuk siswa laki-laki dan Rp1 juta untuk siswi perempuan untuk satu set seragam sekolah. Ini sangat memberatkan kami, apalagi tidak semua orang tua siswa mampu,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa pembayaran, menurut pengakuannya, tidak diberikan opsi untuk diangsur atau dicicil sehingga semakin membebani sebagian orang tua.

“Harga seragam sekolah yang disediakan oleh sekolah atau koperasi dinilai sangat mahal dan memberatkan. Apalagi dari pihak koperasi tidak ada keringanan untuk dapat diangsur atau dicicil,” katanya.

Orang tua tersebut juga menilai kualitas seragam yang diterima tidak sebanding dengan harga yang dibayarkan. Menurut pengakuannya, alasan yang disampaikan adalah barang tersebut tidak tersedia di pasaran.

Aturan Pengadaan Seragam Sekolah

Persoalan pengadaan seragam sekolah sebenarnya telah diatur dalam sejumlah regulasi. Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 mengatur bahwa pengadaan pakaian seragam sekolah menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik.

Selain itu, Pasal 181 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 melarang pendidik dan tenaga kependidikan menjual pakaian seragam maupun bahan seragam di satuan pendidikan.

Larangan serupa juga diatur dalam Pasal 198 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, yang menyebutkan bahwa dewan pendidikan maupun komite sekolah tidak diperkenankan menjual seragam atau bahan seragam kepada peserta didik.

Di tingkat daerah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 16739/PW.03/SEKRE yang menegaskan larangan penjualan seragam sekolah dan buku pelajaran pada satuan pendidikan. Kebijakan tersebut bertujuan mewujudkan tata kelola pembiayaan pendidikan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.

Orang Tua Minta Penelusuran oleh Pihak Berwenang

Sejumlah orang tua berharap persoalan ini mendapat perhatian dari instansi terkait. Mereka meminta dilakukan penelusuran dan pemeriksaan secara objektif agar diketahui apakah mekanisme pengadaan seragam telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mereka juga berharap solusi dapat diberikan bagi orang tua yang mengalami kesulitan ekonomi sehingga akses pendidikan tidak terbebani oleh biaya pengadaan seragam.

Perlu ditegaskan bahwa informasi dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan dan keluhan dari sejumlah orang tua siswa. Demi memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala SMPN 2 Telukjambe Timur, pengurus koperasi sekolah, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang untuk memberikan penjelasan resmi atas informasi tersebut.

Penulis: Irfantoink


 

  • Penulis: Irfan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Bumi Agung Pam Rawan Pagi di Depan SDN 1 Pisang Baru

    Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Bumi Agung Pam Rawan Pagi di Depan SDN 1 Pisang Baru

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Strong Point Polsek Bumi Agung, Polres Way Kanan, Kamtibmas Bumi Agung, Ipda Indra Setia Budi, SD Negeri 1 Pisang Baru, Pam Rawan Pagi Way Kanan   WAY KANAN, Wartahukum.id – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di pagi hari, Polsek Bumi Agung Polres Way […]

  • Mualem Upayakan Listrik Gratis bagi Korban Banjir di Huntara

    Mualem Upayakan Listrik Gratis bagi Korban Banjir di Huntara

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Gubernur Aceh Minta PLN Lanjutkan Layanan Listrik hingga Warga Menempati Huntap ACEH TAMIANG, WartaHukum.id — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyatakan pemerintah terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan listrik bagi korban banjir yang menempati hunian sementara (huntara), termasuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar biaya listrik digratiskan. Hal tersebut disampaikan Mualem saat meninjau huntara yang […]

  • Majelis Miftahussallam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Majelis Miftahussallam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Muhammad. Toyib
    • 0Komentar

    Majelis Miftahussallam Gelar Maulid Nabi di Karawang KARAWANG,wartahukum.id—Majelis Miftahussallam menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Badami RT 06/02, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Sabtu (22/08/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian acara keagamaan dan doa bersama yang dipimpin langsung […]

  • Diduga Kelola Gudang BBM, SAUD Minta Berita Diturunkan: “Kita Duduk Bareng, Banyak Periuk Nasi Warga yang Bergantung”

    Diduga Kelola Gudang BBM, SAUD Minta Berita Diturunkan: “Kita Duduk Bareng, Banyak Periuk Nasi Warga yang Bergantung”

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Polda Lampung Diminta Turun Tangan, SAUD Akui Terbuka kepada Media dan LSM BANDAR LAMPUNG,wartahukum.id— Polemik dugaan aktivitas gudang BBM di Jalan Umbul Kunci Nomor 14 Blok I, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, memasuki babak baru. Setelah pemberitaan pertama terbit, pihak yang disebut dalam informasi warga akhirnya memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh awak […]

  • Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Arti Perjuangan dari Sebatang Pinang

    Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Arti Perjuangan dari Sebatang Pinang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Hengki kabiro Tangerang
    • 0Komentar

    Panjat Pinang Anak-Anak Panongan Ajarkan Nilai Perjuangan KABUPATEN TANGERANG,wartahukum.id—Sebatang pohon pinang yang licin mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi anak-anak yang mencoba menaklukkannya, ada pelajaran besar tentang kehidupan: untuk mencapai puncak, seseorang tidak selalu bisa berjalan sendiri. Pesan itulah yang terasa dalam lomba panjat pinang anak-anak yang digelar Polsek Panongan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan […]

  • Saluran Anti Korupsi LIRA Diluncurkan di Sumut, Siapkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Pengaduan Korupsi

    Saluran Anti Korupsi LIRA Diluncurkan di Sumut, Siapkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Pengaduan Korupsi

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Toyyib
    • 0Komentar

    MEDAN, wartahukum.id — Saluran Anti Korupsi LIRA resmi diluncurkan di Sumatera Utara sebagai langkah strategis memperkuat gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Program ini membuka ruang pengaduan masyarakat sekaligus menawarkan hadiah total Rp1 miliar bagi pelapor kasus korupsi yang valid dan dapat diproses hukum. Peluncuran ini menandai komitmen baru LSM LIRA dalam memperluas partisipasi publik dalam […]

expand_less