Breaking News
light_mode

Polemik DLH Lamsel Sungai Memanas, PT Juang Jaya Diminta Dievaluasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

Dugaan Pencemaran Sungai Picu Reaksi Warga

Lampung Selatan, wartahukum.id — DLH Lamsel Sungai kembali menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan yang menyebut aktivitas warga sebagai penyebab pencemaran sungai di sekitar wilayah operasional PT Juang Jaya. Pernyataan tersebut justru memicu reaksi keras dari masyarakat yang menilai pemerintah daerah harus lebih objektif dan transparan dalam menangani persoalan lingkungan yang terjadi.

Warga mengaku kecewa atas tudingan tersebut. Mereka menilai kondisi sungai yang berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap sudah berlangsung cukup lama. Di sisi lain, masyarakat meminta Pemerintah Provinsi Lampung turun tangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan.

Sejumlah tokoh masyarakat bahkan mendesak Gubernur Lampung agar mengambil langkah tegas terhadap PT Juang Jaya apabila nantinya ditemukan pelanggaran lingkungan berdasarkan hasil investigasi resmi dari instansi berwenang.

DLH Lamsel Sungai Jadi Polemik di Tengah Keluhan Warga

Pernyataan DLH Lampung Selatan yang menyebut limbah rumah tangga masyarakat sebagai faktor pencemaran dinilai belum cukup menjawab keresahan warga. Pasalnya, masyarakat mengaku selama ini sudah berulang kali menyampaikan keluhan terkait kondisi air sungai yang dianggap tidak normal.

Warga berharap proses pengawasan lingkungan dilakukan secara terbuka dan melibatkan pihak independen agar tidak menimbulkan persepsi keberpihakan. Selain itu, masyarakat meminta hasil uji laboratorium kualitas air dipublikasikan secara transparan kepada publik.

“Kalau memang ada pencemaran, harus dicari sumber pastinya. Jangan langsung menyalahkan masyarakat,” ujar salah satu warga dalam pemberitaan tersebut.

Situasi ini membuat polemik lingkungan di wilayah tersebut semakin memanas. Masyarakat menilai persoalan pencemaran sungai bukan sekadar isu biasa, melainkan menyangkut kesehatan dan keberlangsungan hidup warga sekitar.

Masyarakat Minta Gubernur Evaluasi Aktivitas Perusahaan

Desakan kepada pemerintah provinsi terus menguat. Warga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan yang beroperasi di sekitar aliran sungai. Mereka juga berharap aparat penegak hukum dan instansi lingkungan hidup turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Dalam konteks hukum, penanganan dugaan pencemaran lingkungan mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Regulasi tersebut mengatur bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan dapat dikenakan sanksi administratif, perdata, hingga pidana sesuai tingkat pelanggaran yang ditemukan.

Namun demikian, seluruh dugaan yang berkembang tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan resmi dan berdasarkan hasil kajian ilmiah dari pihak berwenang. Hal itu penting agar penanganan persoalan tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah.

Harapan Warga terhadap Penanganan Lingkungan

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya fokus pada polemik pernyataan, tetapi juga segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan kondisi lingkungan. Sungai dinilai memiliki peran penting bagi aktivitas warga, mulai dari kebutuhan pertanian hingga kehidupan sehari-hari.

Warga juga meminta adanya komunikasi terbuka antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat agar persoalan lingkungan tidak terus berlarut-larut. Mereka berharap penyelesaian dilakukan secara objektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.*

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Polres Way Kanan Edukasi Pelajar SMAN 2 Blambangan Umpu

    Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Polres Way Kanan Edukasi Pelajar SMAN 2 Blambangan Umpu

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

      Satbinmas Polres Way Kanan edukasi pelajar SMAN 2 Blambangan Umpu tentang bahaya narkoba dalam program Polisi Peduli Pendidikan, Selasa 20 Oktober 2026.   WAY KANAN, Wartahukum.id– Upaya membentengi generasi muda dari bahaya narkoba terus dilakukan Polres Way Kanan. Melalui Satuan Binmas, Polres Way Kanan melaksanakan program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 2 Blambangan Umpu, […]

  • 6.964 Butir Obat Keras Disita, Polresta Cirebon Buru Pemasok hingga Bandar

    6.964 Butir Obat Keras Disita, Polresta Cirebon Buru Pemasok hingga Bandar

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Asep Suparman
    • 0Komentar

    CIREBON, WARTA HUKUM — Polresta Cirebon kembali menegaskan komitmennya memberantas peredaran obat keras ilegal. Dalam operasi dan pengembangan yang dilakukan pada Senin (10/8/2026), polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran obat keras di Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi menyita total 6.964 butir obat keras, terdiri […]

  • AJP dan LBH Bintang Sembilan Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan Sanitasi 75 Titik di Pajar Bulan

    AJP dan LBH Bintang Sembilan Siap Laporkan Dugaan Penyimpangan Sanitasi 75 Titik di Pajar Bulan

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    Temuan Dugaan Septic Tank Tak Dibangun hingga Transparansi Anggaran Dipertanyakan, Laporan Disiapkan ke Kejati dan Polda Lampung   LAMPUNG BARAT,wartahukum.id—Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Persada (DPC AJP) Kabupaten Lampung Barat bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bintang Sembilan menyatakan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan penyimpangan dalam Program Bantuan Infrastruktur Sanitasi 75 Titik yang disebut bersumber […]

  • KOSTRAT DPAC Banjit Pererat Sinergitas Lintas Lam Topan RI Way Kanan Ormas dan Pemerintah, Hadiri Resepsi Pernikahan Keluarga Besar

    KOSTRAT DPAC Banjit Pererat Sinergitas Lintas Lam Topan RI Way Kanan Ormas dan Pemerintah, Hadiri Resepsi Pernikahan Keluarga Besar

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle ROJALI
    • 0Komentar

    *KOSTRAT DPAC Banjit Pererat Sinergitas Lintas Lam Topan RI Way Kanan Ormas dan Pemerintah, Hadiri Resepsi Pernikahan Keluarga Besar*   *BANJIT, WAY KAN*, Wartahukum.id – Perkumpulan Orang Sumatra Terintegrasi (KOSTRAT) DPAC Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kekompakan, kebersamaan, serta mempererat sinergitas dan solidaritas dengan berbagai pihak, khususnya instansi […]

  • Kecelakaan Tunggal Truk Box Diduga Akibat Rem Blong

    Kecelakaan Tunggal Truk Box Diduga Akibat Rem Blong

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    Kecelakaan Tunggal Truk Box Terjadi di Turunan Pasar Liwa LAMPUNG BARAT,wartahukum.id—Sebuah mobil truk box terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter di turunan jembatan penghubung Seranggas–Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Minggu siang (23/8/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun dan berkelok. […]

  • LKS Gratis Karawang Mulai Direalisasikan Tahun Ajaran 2026/2027, Disdikbud Pastikan Seluruh Siswa SD dan SMP Negeri Terima Modul Pembelajaran

    LKS Gratis Karawang Mulai Direalisasikan Tahun Ajaran 2026/2027, Disdikbud Pastikan Seluruh Siswa SD dan SMP Negeri Terima Modul Pembelajaran

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Hendra
    • 0Komentar

    KARAWANG, wartahukum.id – LKS Gratis Karawang dipastikan mulai direalisasikan pada tahun ajaran 2026/2027. Kepastian tersebut disampaikan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebagai tindak lanjut gagasan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh untuk meringankan beban biaya pendidikan masyarakat. Program yang semula ditargetkan berjalan pada tahun ajaran 2027/2028 itu kini dipercepat setelah kesiapan anggaran serta […]

expand_less