Breaking News
light_mode

Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah

  • account_circle Helmy kabiro Aceh
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • print Cetak

Baru Perkuat Kepastian Penetapan Tersangka

JAKARTA,Wartahukum.id – KUHAP Baru menjadi bagian dari pembaruan sistem hukum pidana nasional yang bertujuan memperkuat supremasi hukum sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum. Hal tersebut disampaikan Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi, menanggapi berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Menurut Rullyandi, KUHAP baru merupakan penyempurnaan terhadap ketentuan sebelumnya yang telah melalui proses harmonisasi dengan memperhatikan perkembangan hukum, termasuk berbagai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

  • KUHAP Baru Dinilai Sesuaikan Perkembangan Hukum

Rullyandi menjelaskan bahwa pembentukan KUHAP baru merupakan bagian dari pembaruan hukum acara pidana nasional yang disusun dengan mempertimbangkan dinamika hukum yang berkembang.

“Lahirnya KUHAP baru merupakan paradigma pembaharuan hukum yang telah melalui proses harmonisasi serta mempertimbangkan berbagai perubahan hukum, termasuk putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang menjadi bagian dari perkembangan hukum acara pidana,” ujar Muhammad Rullyandi di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

  • Putusan MK Dipahami Sesuai Konteks KUHAP Lama

Ia menerangkan, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 yang mengatur perlunya pemeriksaan calon tersangka sebelum penetapan tersangka merupakan bagian dari rezim KUHAP lama dan perlu dipahami sesuai konteks keberlakuannya.

“Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 harus dipahami dalam konteks keberlakuan KUHAP pada saat itu. Dengan adanya KUHAP baru, terdapat paradigma dan pengaturan baru yang menegaskan mekanisme penetapan tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti,” jelasnya.

  • Minimal Dua Alat Bukti Sah Jadi Dasar Penetapan Tersangka

Menurut Rullyandi, KUHAP baru secara tegas mengatur bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh paling sedikit dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 31 dan Pasal 90 ayat (1) KUHAP baru.

“Ketentuan dalam KUHAP baru memberikan penegasan bahwa dasar utama penetapan tersangka adalah terpenuhinya minimal dua alat bukti yang sah. Hal ini menjadi instrumen penting dalam menjamin kepastian hukum sekaligus memperkuat profesionalitas aparat penegak hukum,” katanya.

Ia menambahkan, dengan pengaturan tersebut, pemeriksaan calon tersangka sebelum penetapan tersangka sebagaimana berkembang berdasarkan Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 tidak lagi menjadi persyaratan mutlak apabila penyidik telah memenuhi standar pembuktian sesuai KUHAP baru.

“Sepanjang penyidik telah memperoleh minimal dua alat bukti yang sah sesuai KUHAP baru, maka penetapan tersangka dapat dilakukan berdasarkan ketentuan tersebut tanpa harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka sebagai saksi,” tutur Rullyandi.

  • KUHAP Baru Jaga Keseimbangan Hak dan Penegakan Hukum

Lebih lanjut, Rullyandi menilai perubahan dalam KUHAP baru bertujuan menyeimbangkan perlindungan hak warga negara dengan kebutuhan penegakan hukum yang efektif.

“KUHAP baru pada prinsipnya tetap menjunjung tinggi due process of law, namun di sisi lain memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan kewenangannya secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah,” pungkasnya.

Jurnalis: Helmy

 

 

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Patroli Security CitraRaya Berhasil Gagalkan Dugaan Curanmor di Kabupaten Tangerang

    Tim Patroli Security CitraRaya Berhasil Gagalkan Dugaan Curanmor di Kabupaten Tangerang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Hengki Wijaya, wartawan Tanggerang
    • 0Komentar

     Aksi Cepat Tim Patroli Security CitraRaya Gagalkan Dugaan Pencurian Kendaraan Bermotor KAB TANGERANG, wartahukum.id—Aksi cepat dan sigap Tim Patroli Security CitraRaya berhasil menggagalkan dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Ruko Rafflesia CitraRaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (24/7/2026). Dalam proses pengejaran, pelaku bahkan sempat melepaskan tembakan ke arah Chief Security sebelum akhirnya melarikan diri meninggalkan sepeda […]

  • Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang

    Wagub Aceh Fadlullah Silaturahmi dengan Waled Lapang

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Wagub Aceh Fadlullah Pererat Silaturahmi dengan Ulama Aceh Utara ACEH UTARA,wartahukum.id—Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, S.E., bersilaturahmi dengan salah seorang ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Muzakkir bin Abdullah atau yang akrab disapa Waled Lapang, di Kabupaten Aceh Utara, Minggu (13/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Fadlullah didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akar Arafat, S.STP., M.Si. […]

  • HUT ke-81 RI, Bupati Nanda Indira Serukan Hormati Pejuang

    HUT ke-81 RI, Bupati Nanda Indira Serukan Hormati Pejuang

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
    • 0Komentar

    HUT ke-81 RI di Pesawaran Jadi Momentum Menghormati dan Peduli kepada Para Pejuang Kemerdekaan PESAWARAN,WartaHukum.id – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Penaikan Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Momentum HUT ke-81 RI tersebut sekaligus menjadi refleksi atas perjuangan para pahlawan dan pengingat bagi generasi […]

  • Kepergok Curi Motor di Masjid, Pria Asal Bandar Lampung Babak Belur Diamuk Massa

    Kepergok Curi Motor di Masjid, Pria Asal Bandar Lampung Babak Belur Diamuk Massa

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Kepergok Curi Motor di Masjid, Pria Asal Bandar Lampung Babak Belur Diamuk Massa Pringsewu, Warta Hukum ID – Seorang pria yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah diamuk massa usai kepergok mencuri sepeda motor di halaman Masjid Baitul Muslim, Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (5/6/2026) malam. Beruntung, aparat kepolisian yang […]

  • Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perbup Hiburan Organ Tunggal

    Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perbup Hiburan Organ Tunggal

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
    • 0Komentar

    Bupati Nanda Indira dan Kapolres Tekankan Ketertiban, Batas Waktu, serta Pencegahan Gangguan Kamtibmas   PESAWARAN, WartaHukum.id — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Pesawaran Nomor 40 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan Organ Tunggal untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak mengenai penyelenggaraan hiburan masyarakat yang tertib, aman, serta menghormati norma agama dan adat istiadat. Kegiatan […]

  • Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Arti Perjuangan dari Sebatang Pinang

    Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Arti Perjuangan dari Sebatang Pinang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Hengki kabiro Tangerang
    • 0Komentar

    Panjat Pinang Anak-Anak Panongan Ajarkan Nilai Perjuangan KABUPATEN TANGERANG,wartahukum.id—Sebatang pohon pinang yang licin mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi anak-anak yang mencoba menaklukkannya, ada pelajaran besar tentang kehidupan: untuk mencapai puncak, seseorang tidak selalu bisa berjalan sendiri. Pesan itulah yang terasa dalam lomba panjat pinang anak-anak yang digelar Polsek Panongan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan […]

expand_less