Kenangan Bersama Panglima Dayak Sampit, Rojali: Banyak Nasihat Hidup Saat Tinggal di Kota Waringin Timur
- account_circle ROJALI
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
- print Cetak

Kenangan Bersama Panglima Dayak Sampit, Rojali: Banyak Nasihat Hidup Saat Tinggal di Kota Waringin Timur
SAMPIT,KOTA WARINGIN TIMUR,WartaHukum.Id – Pertemuan dengan tokoh adat selalu meninggalkan kesan mendalam. Hal itu dirasakan Rojali Jalex saat kembali bertemu dengan *Panglima Dayak Sampit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah, Bapak Fitriansyah*.
Pertemuan tersebut menjadi pengingat akan masa-masa Rojali tinggal di Sampit beberapa tahun silam. Selama di “tanah orang”, Rojali banyak mendapatkan bimbingan, wejangan, dan nasihat dari sang Panglima.
- *Belajar Nilai Luhur dari Tokoh Adat*
Dalam pertemuan penuh kehangatan itu, Rojali menyampaikan rasa terima kasih secara langsung dalam *Bahasa Dayak Ngaju* sebagai bentuk penghormatan.
_”Aku hasanda beken Panglima Dayak Sampit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah. Terima kasih kabuat Panglima Dayak Sampit Kota Waringin Timur, Bapak Fitriansyah. Enggau panglima kan sehat hindai. Terima kasih akan nasihat-nasihat panglima akan aku, tuntang aku diau ije Sampit bapantang tahun haluli.”_ 🙏
- *Artinya:*
_”Saya sedang bersama Panglima Dayak Sampit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah. Terima kasih kepada Panglima Dayak Sampit Kota Waringin Timur, Bapak Fitriansyah. Semoga panglima selalu sehat. Terima kasih atas nasihat-nasihat panglima kepada saya, sewaktu saya tinggal di Sampit beberapa tahun yang lalu.”_
- *Peran Panglima dalam Menjaga Adat dan Lingkungan*
Bapak Fitriansyah sendiri dikenal sebagai *Ketua Dewan Adat Dayak / DAD Kota Waringin Timur*. Beliau tidak hanya menjadi panutan dalam adat, tetapi juga aktif berbaur dengan masyarakat.
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, beliau bersama pemerintah daerah Kabupaten Kota Waringin Timur terus berupaya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Selain itu beliau juga menjaga nilai-nilai kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak agar tetap selaras dengan adat dan budaya.
“Nasihat-nasihat beliau dulu sangat berharga bagi saya. Itu pengalaman besar hidup saya di tanah Kalimantan. Alhamdulillah bisa bersilaturahmi lagi dan berfoto bersama,” ungkap Rojali.
*Silaturahmi Lintas Budaya*
Momen foto bersama ini menjadi simbol eratnya persaudaraan lintas daerah dan lintas budaya. Rojali berharap hubungan baik antara masyarakat dan para tokoh adat seperti Panglima Fitriansyah terus terjaga.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa adat Dayak tetap hidup, dijaga, dan dihormati. Terutama dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menciptakan kehidupan yang rukun, damai, dan lestari di Kota Waringin Timur.Rojali/Rls.
- Penulis: ROJALI
- Editor: RojaliJalex
- Sumber: Dukumetasi Pribadi




