Edukasi Kebencanaan Pringsewu Warnai Pertikara Lampung 2026
- account_circle Arman
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- print Cetak

Edukasi Kebencanaan Pringsewu Tingkatkan Kesiapsiagaan Peserta Pertikara
Pringsewu,WARTA HUKUM.ID—Edukasi kebencanaan Pringsewu diberikan Tim Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Pringsewu kepada peserta Perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara (Pertikara) Daerah Lampung III Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (30/5/2026), tersebut diikuti sekitar 150 peserta putra dan putri dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
-
Pramuka Dibekali Pengetahuan Mitigasi Bencana
Melalui kegiatan tersebut, BPBD Pringsewu memberikan berbagai materi terkait potensi bencana yang berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah mitigasi, upaya pencegahan bencana, hingga prosedur evakuasi mandiri saat menghadapi kondisi darurat.
Pramuka dinilai memiliki peran penting sebagai generasi muda yang mampu menjadi agen edukasi kebencanaan di lingkungan masyarakat.
-
BPBD Harapkan Pramuka Menjadi Agen Kesadaran Bencana
Fungsional Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kabupaten Pringsewu, Agus Purnomo, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan membangun kesiapsiagaan generasi muda sejak dini.
“Edukasi ini diharapkan membuat Pramuka siap menghadapi situasi darurat sekaligus menjadi penggerak kesadaran kebencanaan di masyarakat,” ujar Agus Purnomo.
Karena itu, BPBD berharap para peserta dapat menyebarluaskan pengetahuan kebencanaan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
-
Peserta Ikuti Simulasi Pemadaman Kebakaran
Selain menerima materi teori, peserta juga mengikuti pelatihan praktik berupa simulasi pemadaman kebakaran rumah tangga.
Anggota Satgas Pemadam Kebakaran Pos Sukoharjo memandu langsung simulasi tersebut dengan memperagakan cara menangani kebakaran akibat kebocoran gas dan kompor menggunakan peralatan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.
Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi keadaan darurat.
-
Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Dini
BPBD dan Damkarmat Kabupaten Pringsewu berharap kegiatan edukasi tersebut mampu melahirkan generasi muda yang peduli terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
Selain itu, anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi pelopor pencegahan kebakaran serta memahami pentingnya peran petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam melindungi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BPBD dan Damkarmat Pringsewu terus mendorong terbentuknya budaya sadar bencana guna memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang. ( Arman)
- Penulis: Arman




