Breaking News
light_mode

Tinjau Pembangunan Senderan Sungai Suba, Wali Kota Pastikan Upaya Pengendalian Banjir Terus Berjalan

  • account_circle Wahidin biro cirebon
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

H2: Pembangunan Senderan Sungai Suba Diperkuat untuk Pengendalian Banjir di Kota Cirebon

CIREBON,wartahukum.id—Pembangunan Senderan Sungai Suba terus dilakukan sebagai upaya memperkuat pengendalian banjir di Kota Cirebon. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau langsung progres pembangunan senderan di RW 09 Kelurahan Drajat, Rabu (8/7/2026), guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan mampu mengurangi risiko luapan sungai yang kerap menggenangi permukiman warga saat curah hujan tinggi.

  •  Senderan Dibangun BBWS untuk Kurangi Risiko Banjir

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan senderan Sungai Suba yang menjadi salah satu infrastruktur pengendali banjir di kawasan tersebut.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menjelaskan bahwa pembangunan senderan dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Infrastruktur tersebut memiliki panjang sekitar 90 meter dengan tinggi antara 1,8 hingga 2 meter.

“Senderan yang dibangun BBWS ini memiliki panjang kurang lebih 90 meter dengan tinggi sekitar 1,8 hingga 2 meter. Kami berharap keberadaan infrastruktur ini dapat mengurangi risiko luapan sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir di permukiman warga. Ini merupakan langkah nyata yang diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

  • Pengendalian Banjir Juga Dilakukan di RW 01

Selain di RW 09, Pemerintah Kota Cirebon juga telah menyelesaikan pembangunan senderan di RT 01 RW 01 Kelurahan Drajat.

Pembangunan tersebut dilengkapi dengan pintu air dan pembenahan saluran drainase guna meningkatkan kelancaran aliran air sehingga sistem pengendalian banjir dapat bekerja lebih optimal.

“Di wilayah RW 01, pembangunan senderan sudah selesai. Selain itu juga telah dilengkapi pintu air dan pembenahan saluran drainase. Dengan sistem yang semakin baik, kami berharap kemampuan kawasan ini dalam mengendalikan genangan juga semakin optimal,” tambahnya.

Selanjutnya, Wali Kota mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas ini. Jika dirawat dengan baik, manfaatnya akan dirasakan lebih lama dan upaya pengendalian banjir bisa berjalan lebih efektif,” tuturnya.

  • Kelurahan Drajat Masih Rawan Banjir

Sementara itu, Lurah Drajat, Daniar, menyampaikan bahwa wilayahnya menjadi salah satu kawasan yang cukup sering terdampak banjir sejak tahun 2024. Pada saat banjir besar, ketinggian air bahkan mencapai sekitar dua meter hingga merendam permukiman warga.

Selain itu, pada Februari 2026 kawasan tersebut kembali mengalami banjir sebanyak dua kali dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Kondisi itu mendorong masyarakat terus mengusulkan pembangunan senderan dan normalisasi sungai sebagai solusi jangka panjang.

“Harapan terbesar masyarakat memang pembangunan senderan dan normalisasi sungai. Selama ini banjir yang terjadi cukup besar sehingga kedua langkah tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi dampak yang dirasakan warga,” ungkap Daniar.

  • Pemkot Akan Usulkan Pembangunan Senderan Tahap Berikutnya

Menurut Daniar, sedikitnya 160 kepala keluarga terdampak banjir di kawasan tersebut. Oleh karena itu, pihak kelurahan akan kembali mengusulkan pembangunan senderan di RT 02 Kelurahan Drajat yang masih berpotensi terdampak luapan air.

“Kami akan terus mengusulkan pembangunan senderan di RT 02 karena kawasan itu juga masih rawan terdampak banjir. Apalagi luapan air yang terjadi tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga merupakan kiriman dari daerah hulu. Oleh sebab itu, penanganannya perlu dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” pungkasnya.

(Wahidin/rls)

 

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka

    Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka TANGGAMUS – wartahukum id, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus mengungkap 25 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 September 2026.   Dari 25 laporan polisi tersebut, petugas mengamankan […]

  • TOPAN RI WAY KAN HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRI BPK ADV KHOSIM RAJA PUTRA, DOAKAN PASANGAN AYU & KURNIAWAN SAMAWA

    TOPAN RI WAY KAN HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRI BPK ADV KHOSIM RAJA PUTRA, DOAKAN PASANGAN AYU & KURNIAWAN SAMAWA

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Rojali wartawan way kanan
    • 0Komentar

    TOPAN RI Way Kanan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Advokat Khosim Raja Putra WAY KANAN,wartahukum.id—TOPAN RI Way Kan Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Bpk Adv Khosim Raja Putra yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pengurus dan anggota DPD Lembaga Topan RI Kabupaten Way Kanan hadir langsung dalam acara resepsi yang berlangsung di kediaman Bapak Advokat Khosim […]

  • Tiga Kali Di Demo Dalam Sebulan, Aliansi Mahasiswa-LSM-Ormas Pringsewu Tuntut Transparansi Anggaran dan Perombakan Total Struktur OPD

    Tiga Kali Di Demo Dalam Sebulan, Aliansi Mahasiswa-LSM-Ormas Pringsewu Tuntut Transparansi Anggaran dan Perombakan Total Struktur OPD

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    TIGA KALI DIDEMO DALAM SEBULAN, ALIANSI MAHASISWA-LSM-ORMAS PRINGSEWU TUNTUT TRANSPARANSI ANGGARAN DAN PEROMBAKAN TOTAL STRUKTUR OPD PRINGSEWU – Warta Hukum ID Gelombang aksi demonstrasi yang berlangsung sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu bulan di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu dan Sekretariat DPRD Pringsewu menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Aksi […]

  • Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras Ilegal Amankan 34 Tersangka Sabu Tramadol

    Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras Ilegal Amankan 34 Tersangka Sabu Tramadol

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle By Wahidin Kabiro Warta hukum Cirebon
    • 0Komentar

    Satresnarkoba Polresta Cirebon ungkap 33 kasus narkoba dan obat keras ilegal amankan 34 tersangka sabu tembakau sintetis tramadol trihexyphenidyl Kapolresta Cirebon Kombes Imara Utama pimpin rilis   CIREBON, WARTAHUKUM.ID – Polresta Cirebon terus memperkuat komitmen dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan keras ilegal di wilayah hukumnya. Melalui jajaran Satuan Reserse Narkoba, sebanyak 33 kasus berhasil […]

  • Diduga Kelola Gudang BBM, SAUD Minta Berita Diturunkan: “Kita Duduk Bareng, Banyak Periuk Nasi Warga yang Bergantung”

    Diduga Kelola Gudang BBM, SAUD Minta Berita Diturunkan: “Kita Duduk Bareng, Banyak Periuk Nasi Warga yang Bergantung”

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tem
    • 0Komentar

    Polda Lampung Diminta Turun Tangan, SAUD Akui Terbuka kepada Media dan LSM BANDAR LAMPUNG,wartahukum.id— Polemik dugaan aktivitas gudang BBM di Jalan Umbul Kunci Nomor 14 Blok I, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, memasuki babak baru. Setelah pemberitaan pertama terbit, pihak yang disebut dalam informasi warga akhirnya memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh awak […]

  • Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

    Kabupaten Tangerang Kembali Darurat Hexymer dan Tramadol, Ketua MUI Cisoka Desak APH Tindak Tegas

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Hengki Wijaya, wartawan Tanggerang
    • 0Komentar

    Peredaran Hexymer dan Tramadol di Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan TANGERANG,wartahukum.id—Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan menyusul dugaan maraknya peredaran obat keras golongan G jenis Hexymer dan Tramadol di wilayah hukum Polsek Cisoka. Keberadaan sejumlah kios yang diduga memperjualbelikan obat keras tanpa izin menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil […]

expand_less