Korban Hilang di Sungai Kedukan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Musi
- account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- print Cetak

Tenggelam Sungai Kedukan Ditemukan Setelah Tiga Hari Pencarian
BANYUASIN,wartahukum.id—Korban tenggelam Sungai Kedukan yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian. Korban berinisial I.S. (34) ditemukan mengapung di Perairan Sungai Musi, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga menuju sungai yang berada di belakang rumahnya di Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, sebelum akhirnya dinyatakan hilang. Korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan serta keterbatasan dalam berjalan.
-
Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif
Setelah menerima laporan, Polsek Rambutan bersama Basarnas Sumatera Selatan, BPBD Kabupaten Banyuasin, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Komering hingga wilayah Desa Sungai Dua.
Tim gabungan melakukan pencarian selama tiga hari untuk menemukan keberadaan korban yang diduga tenggelam akibat terbawa arus sungai.
-
Korban Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Korban pertama kali ditemukan oleh dua anak buah kapal tongkang pasir yang sedang berada di Perairan Sungai Musi. Keduanya melihat sesosok tubuh mengapung di sekitar kapal, kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada personel kepolisian perairan.
Menerima laporan tersebut, petugas Satpolairud bersama tim terkait langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban serta melakukan proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
-
Polisi Pastikan Identitas Korban
Hasil identifikasi memastikan jenazah yang ditemukan merupakan I.S. (34), warga Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus cukup deras, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(Dede Yusri/rls)
- Penulis: Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- Editor: Ansori




