Breaking News
light_mode

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pusat

  • account_circle Helmy kaperwil Aceh
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

Pemerintah Aceh Dorong Percepatan Realisasi Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana

BANDA ACEH,wartahukum.id—Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 92 persen atau Rp24 triliun berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat, sedangkan sisanya dikelola Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota melalui Transfer ke Daerah (TKD).

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp24 triliun berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat dan tersebar di 23 kementerian/lembaga. Sementara itu, sekitar Rp1,652 triliun berada di bawah kewenangan pemerintah daerah melalui anggaran TKD.

Rincian anggaran tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Pemerintah Aceh bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (8/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Pusdalops BPBA tersebut membahas evaluasi pelaksanaan rehab-rekon di Aceh melalui anggaran TKD 2026.

Pertemuan dihadiri Plt Sekda Aceh Taufik, Asisten Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan T Robby Irza, sejumlah kepala SKPA terkait, serta pimpinan balai dan kantor perwakilan kementerian yang membidangi pekerjaan umum, pertanian, serta perumahan dan kawasan permukiman.

  • Pemerintah Aceh Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Plt Sekda Aceh Taufik mengatakan Pemerintah Aceh akan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga terkait, maupun pemerintah kabupaten/kota.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar percepatan realisasi anggaran yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Komunikasi itu penting, karena kalau kita tidak mendapatkan pendataan yang akurat maka tidak dapat bergerak,” kata Taufik.

Selain mempercepat koordinasi mengenai anggaran, Taufik mengatakan Pemerintah Aceh akan membuka posko bersama sebagai pusat informasi bagi masyarakat terkait pelaksanaan rehab-rekon.

Menurutnya, keberadaan posko tersebut diperlukan karena masih banyak informasi mengenai penanganan pascabencana yang belum tersampaikan kepada masyarakat.

  • Sebaran Anggaran Rehab-Rekon Aceh

Asisten Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan T Robby Irza menjelaskan, porsi terbesar anggaran rehab-rekon pascabencana berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, yakni mencapai 92 persen.

Dari Rp1,652 triliun atau sekitar 8 persen anggaran yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, sekitar Rp824 miliar dialokasikan untuk Pemerintah Aceh. Sementara sekitar Rp827 miliar berada di pemerintah kabupaten/kota.

Selain anggaran TKD, terdapat pula bantuan keuangan dari pemerintah daerah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk Aceh sebesar Rp285 miliar.

  • Rp5,5 Triliun Anggaran Pusat Belum Teridentifikasi dalam DIPA

Sementara itu, dari total sekitar Rp24 triliun anggaran yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat dan ditetapkan dalam Rencana Induk (Renduk) Kepmenko PMK Nomor 25 Tahun 2026, hingga 4 September 2026 baru sekitar Rp18 triliun yang teridentifikasi dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kementerian/lembaga.

Masih terdapat selisih sekitar Rp5,5 triliun yang mencakup 1.161 kegiatan yang belum teridentifikasi dalam DIPA.

Karena itu, Pemerintah Aceh mendorong percepatan desk, penyelesaian, dan verifikasi data oleh kementerian/lembaga agar anggaran tersebut dapat segera masuk ke DIPA.

“Perlu percepatan desk, penyelesaian dan verifikasi data oleh kementerian/lembaga agar anggaran tersebut bisa segera masuk dalam DIPA dan penanganan rehab rekon di Aceh dapat berjalan optimal,” ujar Robby.

Pemerintah Aceh berharap seluruh anggaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat dapat segera terealisasi sehingga pelaksanaan rehab-rekon pascabencana di Aceh dapat berjalan secara optimal.

  • Kemendagri Soroti Rendahnya Realisasi TKD

Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kemendagri, Imran, mengakui anggaran rehab-rekon yang berada di pemerintah pusat belum seluruhnya masuk ke kementerian/lembaga yang menangani penanganan bencana.

“Harapannya melalui APBN Perubahan, anggaran tersebut bisa terpenuhi semuanya,” kata Imran.

Dalam pertemuan tersebut, Imran juga menyoroti realisasi anggaran TKD di Aceh, baik pada tingkat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, yang dinilai masih rendah.

Pemerintah daerah diminta mempercepat serapan anggaran agar berbagai program yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan.

Dengan percepatan koordinasi, verifikasi data, serta realisasi anggaran, Pemerintah Aceh berharap program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.

(Helmi/rls)

 

  • Penulis: Helmy kaperwil Aceh
  • Editor: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya, Kapolres Lampung Utara: Percayakan Proses kepada Kami

    Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya, Kapolres Lampung Utara: Percayakan Proses kepada Kami

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Mimi ka biro lampung utara
    • 0Komentar

    Polres Lampung Utara Masih Selidiki Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya   LAMPUNG UTARA,Wartahukum.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Utara masih melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan pengancaman terhadap Kepala Desa Ogan Jaya. Proses penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan perkara serta mengamankan dan mendalami barang bukti yang telah diperoleh penyidik. Kapolres […]

  • Kebakaran Lahan 0,5 Hektare di Simpang Harapan Berhasil Dipadamkan

    Kebakaran Lahan 0,5 Hektare di Simpang Harapan Berhasil Dipadamkan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
    • 0Komentar

    Kebakaran Lahan di Kebun Masyarakat Simpang Tais Berlangsung Sekitar 1,5 Jam PALI,Wartahukum.id — Kebakaran lahan terjadi di area kebun masyarakat Desa Simpang Tais, tepatnya di kawasan Simpang Harapan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (16/9/2026). Berdasarkan Berita Acara Kejadian Kebakaran Lahan yang dibuat Asisten Divisi 4 Tais, Heri Prayitno, kebakaran berlangsung […]

  • Polisi Tindak Lanjuti Aduan Warga soal Dugaan Peredaran Obat Daftar G di Sukadiri

    Polisi Tindak Lanjuti Aduan Warga soal Dugaan Peredaran Obat Daftar G di Sukadiri

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Hengki kabiro Tangerang
    • 0Komentar

    Polsek Mauk Cek Lahan Kosong di Jalan Raya Cirarab Setelah Terima Laporan melalui Layanan 110 TANGERANG, WartaHukum.id — Polsek Mauk menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat Polisi 110 terkait dugaan peredaran obat-obatan keras daftar G di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian melakukan pengecekan di sebuah lahan kosong di pinggir […]

  • Kapolda Aceh Hadiri Rapat Forkopimda Aceh, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

    Kapolda Aceh Hadiri Rapat Forkopimda Aceh, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

     Kapolda Aceh Hadiri Rapat Forkopimda untuk Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah BANDA ACEH, Wartahukum.id – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, tersebut menjadi forum […]

  • Tim Mabes TNI Edukasi Warga Kec. Gunung Alip Cegah Karhutla

    Tim Mabes TNI Edukasi Warga Kec. Gunung Alip Cegah Karhutla

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Tim Mabes TNI Edukasi Warga Kec. Gunung Alip Cegah Karhutla TANGGAMUS — wartahukum id, Tim Mabes TNI memberikan penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Gunung Alip, Pekon Banjar Negeri, Kabupaten Tanggamus, Kamis (17/9/2026). Kegiatan dihadiri Kolonel Kes Budi Wiratmo, Kolonel Mar Bayu Aji Alam Buana, Letkol Laut (PM) […]

  • Bripka Arya Gugur Ditembak Saat Bertugas, Kapolda Lampung Pimpin Pemakaman Kedinasan

    Bripka Arya Gugur Ditembak Saat Bertugas, Kapolda Lampung Pimpin Pemakaman Kedinasan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Edwin
    • 0Komentar

    Lampung, wartahukum.id – Bripka Arya gugur saat menjalankan tugas menjadi kabar duka yang menyelimuti jajaran Polda Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf hadir langsung dalam upacara pelepasan dan pemakaman kedinasan Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., anggota Dit Intelkam Polda Lampung yang meninggal dunia usai mengalami luka tembak saat bertugas. Upacara penghormatan terakhir tersebut berlangsung […]

expand_less