Niat Tulus Pendiri Pondok Makan Gratis Banda Aceh Jum’at Berkah
- account_circle Helmy kaperwil Aceh
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

Pondok Makan Gratis Banda Aceh Berbagi 300 Porsi Setiap Jumat
BANDA ACEH,WartaHukum.id — Pondok Makan Gratis Banda Aceh kembali berbagi makanan kepada masyarakat setelah pelaksanaan salat Jumat, Jumat (21/8/2026). Ratusan masyarakat, baik pria maupun wanita, tampak mengantre di pinggir jalan protokol Kota Banda Aceh untuk mendapatkan makanan gratis.
Setiap porsi makanan yang dibagikan terdiri dari nasi, lauk berupa sepotong ayam goreng dan sebutir telur, serta sayur yang siap disantap. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
-
Berawal dari Niat Tulus Seorang Guru Ngaji
Pondok makan gratis tersebut berawal dari niat tulus seorang ibu bernama Cut Junita, yang sehari-hari bekerja sebagai guru ngaji. Bersama suaminya, Ilzanur, yang bekerja sebagai mekanik dan membuka usaha bengkel perbaikan mobil di sudut gampong, Cut Junita mulai menjalankan kegiatan berbagi makanan.
Niat tersebut mulai diwujudkan pada 10 Agustus 2023. Saat pertama kali dijalankan, makanan yang disiapkan hanya sekitar 30 porsi dengan modal dana seadanya.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat dan warganet. Sejumlah orang kemudian ikut membantu melalui donasi sehingga jumlah makanan yang dapat disediakan terus bertambah.
-
Donasi Membantu Pondok Makan Gratis Terus Berjalan
Saat ini, Pondok Makan Gratis Banda Aceh membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berdonasi. Donasi tersebut dihimpun melalui dua rekening bank, yakni BSI dan BAS.
Dukungan dari para donatur membuat kegiatan berbagi makanan dapat terus dilakukan. Dari yang sebelumnya hanya mampu menyediakan sekitar 30 porsi, kini pondok makan gratis tersebut mampu menyiapkan hingga 300 porsi makanan setiap Jumat.
Sementara itu, pada Senin hingga Kamis, sebanyak 150 porsi makanan disiapkan untuk masyarakat.
-
Suami Istri Bekerja Sama Menyiapkan Makanan
Dalam menjalankan kegiatan tersebut, Cut Junita dan Ilzanur bekerja sama mulai dari membeli bahan mentah, mempersiapkan bahan makanan, memasak hingga membawa makanan ke lokasi untuk dibagikan kepada masyarakat.
Khusus pada hari Jumat, kegiatan pembagian makanan juga dibantu para relawan. Para relawan tidak mendapatkan gaji, tetapi diberikan makanan serta sekadar biaya transportasi sebagai bentuk penghargaan atas bantuan mereka.
Kegiatan tersebut terus dilakukan dengan semangat berbagi dan membantu masyarakat. Bagi keluarga Cut Junita dan Ilzanur, keberadaan pondok makan gratis bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga menjadi sarana untuk berbagi keberkahan dengan sesama.
-
Harapan dari Kegiatan Berbagi
Niat tulus untuk membantu masyarakat diyakini menjadi salah satu jalan yang membawa keberkahan bagi keluarga pengelola. Dengan dukungan para donatur dan relawan, Pondok Makan Gratis Banda Aceh hingga kini tetap berjalan dan terus memberikan makanan kepada masyarakat.
Informasi mengenai kegiatan Pondok Makan Gratis Banda Aceh juga dapat ditemukan melalui media sosial TikTok, Instagram, dan YouTube Cut Junita.
Kegiatan berbagi tersebut diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu serta peduli terhadap sesama.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy kaperwil Aceh
- Editor: Ansori




