Breaking News
light_mode

Remaja Hilang di Muara Enim Ditemukan Tinggal Tengkorak

  • account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Ahmad Maulana Ditemukan di Kebun, Polisi Duga Korban Tewas Dirampok

MUARA ENIM, wartahukum.id — Remaja berusia 15 tahun, Ahmad Maulana, yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan meninggal dunia di kawasan kebun yang dipenuhi semak belukar di Dusun 1, Desa Bitis, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Korban ditemukan warga pada Sabtu (3/10/2026), sekitar sepekan setelah keluarganya melaporkan kehilangan korban ke Polsek Gelumbang pada 26 September 2026.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban telah mengalami pembusukan dan mengering hingga menyisakan bagian tengkorak. Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan serta autopsi.

  • Hasil Autopsi, Korban Diduga Tewas Akibat Benda Tumpul

Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP M Adrian mengatakan, berdasarkan hasil autopsi, korban diduga meninggal akibat hantaman benda tumpul.

«“Dari hasil autopsi, diduga korban tewas akibat benda tumpul,” kata Adrian.»

Temuan tersebut memperkuat penyelidikan polisi terkait dugaan adanya tindak pidana dalam kematian korban.

Sebelumnya, polisi menemukan sejumlah tanda mencurigakan pada jasad korban. Dugaan pembunuhan kemudian didalami sembari menunggu hasil pemeriksaan forensik.

  • Polisi Duga Ahmad Maulana Menjadi Korban Perampokan

Selain dugaan kematian akibat benda tumpul, polisi juga menduga Ahmad Maulana menjadi korban perampokan.

Dugaan tersebut muncul karena sepeda motor milik korban hingga kini belum ditemukan.

«“Diduga korban dirampok dan sepeda motor korban dibawa kabur,” ujar Adrian.»

Polisi masih menelusuri keberadaan sepeda motor tersebut serta mengumpulkan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menimpa korban.

  • Jasad Ditemukan Setelah Warga Mencium Bau Tidak Sedap

Penemuan jasad bermula ketika dua warga, M Nopandi (30) dan Willy Sandi (31), hendak menuju kebun karet menggunakan sepeda motor pada Sabtu (3/10/2026).

Keduanya kemudian berhenti di kawasan kebun yang sudah dipenuhi semak belukar. Saat hendak buang air kecil, mereka mencium aroma tidak sedap.

Setelah mencari sumber bau, keduanya menemukan jasad manusia dalam kondisi telah membusuk dan mengering.

Mereka kemudian kembali ke arah Desa Bitis dan melaporkan temuan tersebut. Informasi itu diteruskan kepada perangkat desa hingga akhirnya dilaporkan kepada Polsek Gelumbang.

  • Polisi Periksa Empat Saksi

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa empat orang saksi. Keterangan mereka masih didalami untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia, termasuk siapa orang terakhir yang bersama korban.

«“Sudah empat saksi kita periksa,” kata Adrian.»

Polisi juga masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap siapa yang terakhir bersama korban serta memastikan motif di balik kematian Ahmad Maulana.

«“Kita masih melakukan penyelidikan di lapangan terkait siapa yang terakhir bersama terduga korban,” jelasnya.»

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Polres Muara Enim. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri barang milik korban yang diduga dibawa pelaku.

(Dede/rls)

 

  • Penulis: Dede Yusri, kaperwil sum-sel
  • Editor: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar, LSM LIRA Desak KPK Ambil Alih Penanganan Kasus

    Dana Kompensasi Rumpon Nelayan Rp21 Miliar, LSM LIRA Desak KPK Ambil Alih Penanganan Kasus

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Warta Hukum
    • 0Komentar

    SURABAYA, wartahukum.id – Dana Kompensasi Rumpon Nelayan senilai Rp21 miliar yang berasal dari PT Petronas Carigali Indonesia kembali menjadi sorotan. LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih penanganan perkara tersebut karena dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah bergulir selama sekitar satu tahun. Presiden LSM LIRA, KRH HM Jusuf Rizal, […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Rojali wartawan way kanan
    • 0Komentar

    Kampung Sriwijaya Resmi Menjadi Kampung Bebas Narkoba di Way Kanan WAY Kanan, wartahukum.id—Kampung Bebas Narkoba resmi dicanangkan di Kampung Sriwijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., bersama Kapolres Way Kanan, AKBP Didik Kurnianto, S.I.K., […]

  • Kepala Desa Ogan Jaya Nyaris Dibunuh Usai Tolak Tanda Tangan Tanah 100 Hektare Minta Perlindungan Presiden Prabowo

    Kepala Desa Ogan Jaya Nyaris Dibunuh Usai Tolak Tanda Tangan Tanah 100 Hektare Minta Perlindungan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Mimi Kabiro Wartahukum.id Lampura
    • 0Komentar

    Kepala Desa Ogan Jaya Nyaris Dibunuh Usai Tolak Tanda Tangan Tanah 100 Hektare Minta Perlindungan Presiden Prabowo   Lampung Utara, Wartahukum.id – Kepala Desa Ogan Jaya, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Hevi Sondia, mengaku nyaris menjadi korban pembunuhan setelah menolak menandatangani dokumen tanah seluas 100 hingga 106 hektare. Peristiwa tersebut terjadi usai dirinya mengikuti […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjit Gelar Bakti Religi di Pura Tangkas Kori Agung

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Banjit Gelar Bakti Religi di Pura Tangkas Kori Agung

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Rojali wartawan way kanan
    • 0Komentar

    Kegiatan Bakti Religi Digelar di Kampung Bali Sadhar Utara WAY KANAN,wartahukum.id—Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Banjit, Polres Way Kanan, menggelar kegiatan bakti religi di Pura Tangkas Kori Agung yang berada di Dusun 1, Kampung Bali Sadhar Utara, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan sosial tersebut dihadiri oleh Kepala Kampung […]

  • Munas FSPTSI KSPSI: Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin Periode 2026–2031

    Munas FSPTSI KSPSI: Jusuf Rizal Terpilih Aklamasi Pimpin Periode 2026–2031

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Toyyib
    • 0Komentar

    MEDAN – KONSOLIDASI BESAR SERIKAT PEKERJA MEDAN, wartahukum.id — Munas FSPTSI KSPSI menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi pekerja nasional. Musyawarah Nasional (Munas) III Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia FSPTSI-KSPSI yang bernaung di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI resmi menetapkan Jusuf Rizal secara aklamasi sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Kegiatan nasional ini […]

  • Diduga Disiksa dan Dilecehkan Selama 5,5 Jam, Pria di Panongan Berhasil Kabur Saat Pelaku Tertidur

    Diduga Disiksa dan Dilecehkan Selama 5,5 Jam, Pria di Panongan Berhasil Kabur Saat Pelaku Tertidur

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Hengki Wijaya, wartawan Tanggerang
    • 0Komentar

    Diduga Disiksa dan Dilecehkan Selama 5,5 Jam, Korban Berhasil Kabur dan Kasus Dilaporkan ke Polisi TANGERANG,wartahukum.id—Diduga Disiksa dan Dilecehkan Selama 5,5 Jam, seorang pria berinisial PG (25) mengaku menjadi korban penganiayaan dan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh lima orang rekan kerjanya di Desa Rancaiyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada […]

expand_less