Pemkab Lampung Barat Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Liwa
- account_circle Irfan Fajri
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Lampung Barat, WARTA HUKUM – Apel Kehormatan dan Renungan Suci menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lampung Barat. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan tersebut di Taman Makam Pahlawan (TMP) Liwa, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Minggu malam (16/8/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga sekitar pukul 00.30 WIB pada Senin dini hari. Dalam suasana malam yang tenang dan penuh khidmat, seluruh peserta mengikuti rangkaian penghormatan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci Berlangsung Khidmat
Apel Kehormatan dan Renungan Suci dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh penghormatan. Peserta mengikuti prosesi penghormatan, mengheningkan cipta, serta memanjatkan doa bagi para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Renungan suci juga menjadi ruang untuk kembali mengingat sejarah panjang perjuangan bangsa.
Kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan yang panjang. Para pendahulu bangsa menghadapi berbagai tantangan dan mempertaruhkan kehidupan demi mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
Karena itu, penghormatan terhadap para pahlawan tidak cukup berhenti pada upacara. Nilai perjuangan, keberanian, pengabdian, persatuan dan kecintaan terhadap bangsa perlu diteruskan oleh generasi penerus.
Dandim 0422/Lampung Barat Bacakan Naskah Renungan Suci
Dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci tersebut, Letkol Inf Rizky Kurniawan membacakan naskah kehormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pahlawan yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Dalam naskah yang dibacakannya, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas keikhlasan dan pengorbanan para pahlawan.
“Kami yang hadir pada hari ini, Minggu 17 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB, menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan bangsa dan negara,” ucapnya.
“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula, dan jalan kebaktian yang saudara tempuh adalah jalan kami juga. Semoga arwah saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat tempat yang sewajarnya,” lanjutnya.
Kutipan naskah tersebut menegaskan pesan utama dari kegiatan malam itu: perjuangan para pahlawan harus menjadi tanggung jawab moral generasi penerus.
Renungan Suci Jadi Pengingat Tanggung Jawab Generasi Penerus
Peringatan kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas ketika masyarakat mampu menerjemahkan nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dengan para pejuang kemerdekaan. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui medan perang, kini perjuangan dapat diwujudkan melalui pengabdian, menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, membangun daerah, serta menjalankan tanggung jawab sebagai warga negara.
Di tengah perkembangan zaman, semangat kepahlawanan juga perlu diwujudkan melalui kerja nyata. Pemerintah, masyarakat, pemuda dan seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil perjuangan yang telah diwariskan.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Liwa menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah. Kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan pembangunan serta pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebelum pelaksanaan Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus.
Forkopimda dan Unsur Pemerintah Hadiri Apel Kehormatan
Sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan Kabupaten Lampung Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah serta Pramuka.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa penghormatan terhadap jasa para pahlawan merupakan tanggung jawab bersama. Nilai perjuangan harus terus hidup, tidak hanya dalam kegiatan peringatan kemerdekaan, tetapi juga dalam setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Liwa akhirnya menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi hari ini memiliki harga sejarah yang sangat besar.
Jasa para pahlawan tidak boleh berhenti sebagai catatan masa lalu. Semangat pengorbanan dan pengabdian mereka harus menjadi energi untuk menjaga persatuan, membangun daerah dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
(Irfan/Rls)
- Penulis: Irfan Fajri




