Kebakaran Lahan Sawit 15 Hektare di Lubuk Mumpo Berhasil Dipadamkan
- account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- calendar_month 24 menit yang lalu
- print Cetak

Kebakaran Lahan Sawit di Lubuk Mumpo Ditangani hingga Proses Pendinginan
MUARA ENIM,wartahukum.id—Kebakaran lahan sawit terjadi di area kebun masyarakat di Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026).
Kebakaran tersebut berdampak pada sekitar 15 hektare lahan kebun sawit masyarakat. Lokasi kejadian berada sekitar 1 kilometer dari Blok 07 Divisi 4 Kebun Tais.
Berdasarkan berita acara kejadian, proses penanganan berlangsung sejak sekitar pukul 14.00 WIB hingga pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 19.45 WIB.
-
Asap Terlihat dari Menara Api, Petugas Langsung Bergerak ke Lokasi
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 13.40 WIB ketika tim patroli api menerima informasi dari petugas menara api Divisi 4 mengenai adanya asap di sekitar wilayah tersebut.
Petugas patroli api kemudian bergerak menuju sumber asap. Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan titik api di area kebun masyarakat milik Yasir, warga Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan keterangan pemilik kebun, sumber awal api belum diketahui.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan oleh petugas patroli api Divisi 4 kepada personel terkait dan Asisten Divisi. Laporan selanjutnya diteruskan kepada Pusdal Kebun Tais untuk dilakukan penanganan.
-
Askep PT Surya Bumi Agro Langsung Pantau Penanganan Kebakaran
Dalam upaya penanganan kebakaran, Edi Harmoko selaku Askep PT Surya Bumi Agro Langgeng turut turun langsung ke lapangan.
Kehadiran Askep tersebut untuk memantau proses pemadaman sekaligus memastikan penanganan kebakaran di lokasi berjalan.
Regu pemadam kemudian dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan dilakukan secara bersama dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadam guna mengendalikan api yang membakar areal kebun masyarakat.
-
Pompa dan Mobil Tangki Dikerahkan untuk Pemadaman
Sejumlah peralatan digunakan dalam proses pemadaman dan pendinginan. Peralatan tersebut meliputi pompa punggung, mesin pompa air Robin, pompa jinjing, tangki trailer, serta mobil tangki air.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Penanganan dilakukan hingga kondisi di lokasi dinilai aman setelah seluruh area terdampak diperiksa.
-
Pemadaman dan Pendinginan Selesai Pukul 19.45 WIB
Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 19.45 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pengecekan terhadap area terdampak untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare, dengan kondisi lahan berupa kebun sawit TBM 2.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pimpinan Kebun Tais sebagai bagian dari penanganan dan dokumentasi insiden kebakaran lahan.
Berita acara kejadian dibuat oleh Heri Prayitno, Asisten Divisi 4, pada Jumat, 2 Oktober 2026.
(Dede)
- Penulis: Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- Editor: Ansori





