Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Mual Usai Konsumsi Makanan
- account_circle Ansori /rls
- calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
- print Cetak

Polisi Selidiki Penyebab Keluhan Siswa, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu
TANGGAMUS,wartahukum.id—Delapan siswa SMPN 1 Talangpadang mengalami keluhan kesehatan berupa mual, muntah, pusing, sakit kepala, hingga diare setelah mengonsumsi makanan, termasuk menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu (22/7/2026). Polisi bersama Dinas Kesehatan masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
-
Polisi Koordinasi dengan Sekolah dan Dinas Kesehatan
Kapolsek Talang Padang, Iptu Harunur Rasyid, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan SMP Negeri 1 Talangpadang, UPT Puskesmas Talangpadang, serta mendampingi pengambilan sampel makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung.
Berdasarkan hasil penelusuran, menu MBG didistribusikan ke sekolah sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum dibagikan kepada siswa, makanan terlebih dahulu diuji konsumsi oleh guru yang bertugas sebagai penanggung jawab. Setelah dipastikan tidak menimbulkan keluhan, makanan kemudian dibagikan kepada sekitar 830 siswa beserta dewan guru.
-
Delapan Siswa Mengalami Keluhan Kesehatan
Sekitar pukul 12.00 WIB, delapan siswa mulai mengeluhkan mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan sebagian mengalami diare. Seluruh siswa yang mengalami keluhan langsung dibawa ke UPT Puskesmas Talangpadang untuk mendapatkan penanganan medis.
“Dari delapan siswa yang mengalami keluhan, lima orang sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis, sedangkan tiga siswa masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Talangpadang,” kata Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
-
Sebagian Siswa Juga Mengonsumsi Sate Usus
Hasil anamnesis tenaga kesehatan menunjukkan lima dari delapan siswa mengaku tidak hanya mengonsumsi menu MBG, tetapi juga membeli dan menyantap sate usus yang dijual di kantin sekolah.
Dokter UPT Puskesmas Talangpadang, dr. Asha Dwi Apsari, mengatakan penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Menurutnya, sampel makanan MBG serta sampel muntahan siswa telah diambil untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung dengan pendampingan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan keluar dalam waktu sekitar satu minggu.
-
Polisi Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi
Sementara itu, Kepala SPPG Sinar Betung, Muzaki Dewantara, bersama tim langsung mendatangi sekolah dan UPT Puskesmas Talangpadang untuk berkoordinasi. Pihak SPPG juga menyerahkan sampel makanan kepada petugas kesehatan serta memastikan seluruh bahan baku diterima dalam kondisi baik dan diolah sesuai standar operasional.
Adapun menu MBG yang disajikan pada hari tersebut terdiri atas nasi putih, ayam saus mentega, tahu goreng, oseng buncis dan jagung, serta buah jeruk.
Kapolsek menegaskan bahwa kepolisian masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab pasti keluhan yang dialami para siswa.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa, tetap tenang dan tidak berspekulasi. Penyebab keluhan para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari instansi yang berwenang,” tegasnya.
(Ansori/rls)
- Penulis: Ansori /rls
- Editor: Ansori
- Sumber: Kapolsek Talang Padang




