Kebakaran Hanguskan Rumah Semi Permanen di Baradatu, Satu Orang Pemilik Tewas Terjebak
- account_circle Rojali wartawan way kanan
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- print Cetak

Rumah di Gang Buntu Baradatu Terbakar, Pemilik Rumah Meninggal Dunia
WAY KANAN,wartahukum.id — Kebakaran hanguskan rumah semi permanen di Baradatu dan menewaskan seorang pemilik rumah yang diduga terjebak saat peristiwa berlangsung. Kebakaran terjadi di RT 02/RW 02, Gang Buntu, Kelurahan/Kampung Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (15/6/2026) sore.
Korban diketahui bernama Saidin Amri, pemilik rumah semi permanen berukuran 4×6 meter yang terbakar dalam insiden tersebut.
Damkar Terima Laporan Empat Menit Setelah Api Muncul
Berdasarkan data dari Kasi Damkar Way Kanan, M. Nazori, api mulai berkobar sekitar pukul 15.25 WIB.
Selanjutnya, Piket Damkar Regu C Pos Jaga Baradatu menerima laporan kebakaran pada pukul 15.29 WIB dari anggota Damkar, Yogi Wijaya.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.
Tujuh Personel Damkar Diterjunkan ke Lokasi
Sebanyak tujuh personel pemadam kebakaran diberangkatkan pada pukul 15.30 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.33 WIB.
Petugas kemudian melakukan pemadaman serta berupaya mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Selain itu, proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena petugas menghadapi kendala dalam mencari sumber air di sekitar tempat kejadian perkara.
TNI, Polri dan Warga Turut Bantu Penanganan
Dalam proses penanganan kebakaran, petugas Damkar mendapat dukungan dari berbagai unsur yang turut membantu di lapangan.
Beberapa pihak yang terlibat antara lain TNI, Polri, Puskesmas Baradatu, Satpol PP Kecamatan Baradatu, serta masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Berkat kerja sama seluruh unsur tersebut, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam.
Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan
Kebakaran menghanguskan rumah semi permanen milik korban dan menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Sementara itu, tim medis dari Puskesmas Baradatu juga disiagakan selama proses penanganan berlangsung guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban tambahan.
Situasi Lokasi Kini Aman dan Terkendali
Setelah api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, personel Damkar kembali ke Markas Komando (Mako) pada pukul 17.00 WIB dan tiba dengan selamat sekitar pukul 17.20 WIB.
Berdasarkan hasil pengecekan akhir, seluruh personel maupun peralatan operasional kembali dalam kondisi lengkap dan baik.
Saat ini situasi di lokasi kebakaran dilaporkan telah aman dan terkendali, sementara aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang merenggut satu korban jiwa tersebut.(Rojali/rls)
- Penulis: Rojali wartawan way kanan




