Cegah Narkoba dan Judol, Wakapolres Pringsewu Mendadak Periksa Ponsel Anggota
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026
- print Cetak

Cegah Narkoba dan Judol, Wakapolres Pringsewu Mendadak Periksa Ponsel Anggota
PRINGSEWU — wartahukum id,
Upaya mencegah personel terlibat narkoba dan judi online (judol) terus dilakukan Polres Pringsewu. Wakapolres Pringsewu Kompol Smsuri mendadak memeriksa ponsel para anggota usai pelaksanaan apel pagi, Senin (24/8/2026).
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pencegahan dini terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi mencoreng nama baik institusi Polri.
Satu per satu telepon seluler milik personel diperiksa secara langsung di hadapan para pejabat utama (PJU) Polres Pringsewu. Selain ponsel, pemeriksaan juga menyasar sikap tampang, kerapian, serta kelengkapan personel dalam menjalankan tugas.
Kompol Smsuri mengatakan, pengawasan terhadap anggota harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya menunggu adanya pelanggaran.
“Ini bagian dari upaya kita melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya pelanggaran anggota,” kata Smsuri.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan media sosial menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian. Setiap personel diminta bijak dalam menggunakan telepon seluler maupun media sosial.
Ia menegaskan, anggota Polri harus mampu menjaga diri dari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas, kedisiplinan, profesionalitas, maupun kepercayaan masyarakat.
“Jangan sampai ada anggota yang terlibat narkoba, judi online atau kegiatan lain yang dilarang. Kita cegah dari awal,” tegasnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas juga memastikan kondisi personel serta kelengkapan yang digunakan dalam pelaksanaan tugas. Pemeriksaan dilakukan secara langsung terhadap seluruh anggota yang mengikuti apel.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya personel yang terindikasi terlibat aktivitas narkoba, judi online maupun pelanggaran lain yang menjadi sasaran pemeriksaan.
Meski demikian, hasil tersebut tidak membuat pengawasan internal dilonggarkan. Sebaliknya, Kompol Smsuri memastikan pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan sewaktu-waktu.
“Pemeriksaan ini tidak berhenti sampai di sini. Akan kita lakukan secara berkala dan sewaktu-waktu. Anggota harus selalu siap karena pengawasan memang harus berjalan terus,” ujarnya.
Smsuri menilai langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan menunggu terjadinya pelanggaran. Pengawasan internal, kata dia, merupakan bagian dari pembinaan agar setiap personel memahami batasan serta tanggung jawabnya sebagai anggota Polri.
Ia juga meminta anggota tidak memandang pemeriksaan tersebut sebagai bentuk tekanan, melainkan sebagai pengingat untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalitas.
“Intinya kita ingin anggota tetap disiplin, tidak melakukan pelanggaran dan bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Smsuri mengingatkan seluruh personel agar berhati-hati dalam menggunakan telepon seluler dan media sosial. Setiap aktivitas di ruang digital harus tetap memperhatikan norma, etika, serta ketentuan yang berlaku.
“Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga institusi. Jangan sampai karena perilaku pribadi, nama baik Polri yang menjadi taruhannya,” pungkasnya.
Pemeriksaan mendadak tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Pringsewu dalam memperkuat pengawasan internal sekaligus membangun personel yang disiplin, berintegritas, profesional, serta terbebas dari narkoba, judi online dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.( Suhairi ),
- Penulis: By. Suhairi




