Pernah Jabat SisDanki Hingga SisDanyon SPPI, Cyntia Warga Pesawaran Akui Banyak Manfaat
- account_circle Ansori /rls
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- print Cetak

Cyntia Warga Pesawaran Bagikan Pengalaman Mengikuti Diklat SPPI 2026
PESAWARAN,Wartahukum.id – Cyntia Warga Pesawaran mengaku memperoleh banyak manfaat selama mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Selama menjalani pendidikan, Cyntia bahkan dipercaya mengemban sejumlah posisi kepemimpinan mulai dari Ketua Kelas, SisDanki hingga SisDanyon.
Cyntia Martalena merupakan warga asal Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang mengikuti Diklat SPPI di Menart 1 Marinir atau Resimen Artileri 1 Marinir Cilincing, Jakarta Utara, di bawah pimpinan Kolonel Marinir Aminuddin, M.Tr.Hanla., M.M.
-
Dipercaya Pimpin Ratusan Peserta Diklat
Cyntia mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi peserta SPPI. Dari ratusan ribu peserta yang mengikuti seleksi, dirinya berhasil lolos hingga mengikuti pendidikan Diksarmil yang kemudian diubah menjadi Bela Negara.
Menurutnya, banyak pengalaman berharga yang diperoleh selama mengikuti pendidikan. Para peserta mendapatkan pembinaan mengenai sikap, perilaku, pengetahuan, serta keterampilan dasar kemiliteran yang tidak semua orang berkesempatan memperolehnya.
Selama mengikuti diklat, Cyntia mengaku memiliki pengalaman yang paling berkesan ketika dipercaya menjadi Ketua Kelas, SisDanki (Siswa Komandan Kompi), SisBama, hingga SisDanyon (Siswa Komandan Batalyon) dengan tanggung jawab memimpin sekitar 860 peserta.
“Disana kita dilatih dan diuji kemampuan memimpin. Kita dilatih menjadi pemimpin, mengendalikan sumber daya manusia (SDM) agar apa yang menjadi tujuan dan harapan tercapai,” ujarnya.
-
Belajar Disiplin dan Dasar Bela Negara
Selain pengalaman memimpin, Cyntia menilai pembelajaran dasar kemiliteran menjadi bekal yang sangat berharga sebagai bentuk kesadaran bela negara.
” kita tidak mungkin mendapatkan itu semua diluar, disana kita diperlakukan baik, kita dididik disiplin, menjaga ketahanan tubuh, saya justru kangen suasana disana,” ungkapnya.
Menurut Cyntia, selama pendidikan dirinya bersama peserta lain tidak hanya dibekali dasar-dasar kemiliteran sebagai upaya membentuk karakter dan kepemimpinan, tetapi juga memperoleh materi khusus di bidang manajerial.
-
Dibekali Ilmu Manajerial dan Penjaminan Mutu Perikanan
Cyntia merupakan peserta SPPI pada bidang Penjamin Mutu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Nantinya, ia akan bertugas memastikan produk perikanan yang dipasarkan KNMP, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor, memiliki mutu yang terjamin dan aman.
“Kalau di managerial, kita juga diajarkan seperti Good Manufacturing Practices memastikan produk diproduksi dan dikendalikan secara konsisten sesuai standar kualitas,” ujarnya.
“Kemudian kita juga dibekali Mindset kewirausahaan kelautan dan perikanan, literasi keuangan UMKM perikanan dan kelautan, digital kelautan perikanan .problem solving mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah di lapangan,” tambahnya.
“Intinya lanjutnya, cara ngatasi ikan dari hulu sampai hilir,” Dari nelayan nangkap, di kapal sampai ke konsumen supaya kualitasnya terjaga, ada banyak lagi ilmu yang kita dapat dan itu semua diajarkan sesuai bagian dan bidang masing-masing,” tandasnya.
-
Siap Berkontribusi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Cyntia berharap ilmu yang diperolehnya selama mengikuti Diklat SPPI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kalau untuk ikut seleksi Akmil umur saya sudah lewat, tapi kita bisa memberikan kontribusi lewat yang lainnya terutama lewat KNMP,” tuntas Cyntia.
Diketahui, Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program KDKMP dan KNMP Tahun 2026 resmi ditutup pada 31 Juli 2026. Seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah menerima ijazah setelah mengikuti pembekalan intelektual, karakter, dan fisik.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menyampaikan bahwa seluruh peserta yang telah lulus kini siap menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.
(Ansori/rls)
- Penulis: Ansori /rls
- Editor: Ansori




