Sinergi Penegakan Hukum Diperkuat, Kapolda Aceh Jalin Silaturahmi dengan DJBC Aceh
- account_circle Helmy
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

BANDA ACEH, waetahukum.id – Sinergi Penegakan Hukum kembali menjadi fokus utama dalam memperkuat koordinasi antarlembaga di Provinsi Aceh. Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Kepolisian Daerah Aceh dengan DJBC Aceh dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum, khususnya di bidang kepabeanan, cukai, serta pemberantasan tindak pidana lintas sektor.
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Antarlembaga
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh beserta jajaran, di antaranya Kepala Bagian Umum, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, serta Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Banda Aceh.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum memperkuat komunikasi, koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di wilayah Aceh.
Sinergi Penegakan Hukum Diharapkan Semakin Efektif
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Polda Aceh dan DJBC Aceh sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.
“Silaturahmi ini dilaksanakan dalam rangka mempererat sinergitas dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Aceh sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Aceh,” ujar Joko.
Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan komunikasi kedua institusi sehingga berbagai bentuk kerja sama dapat berjalan semakin efektif.
Kolaborasi itu mencakup pertukaran informasi, peningkatan pengawasan, hingga pelaksanaan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai potensi pelanggaran hukum yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian daerah.
Perkuat Upaya Pemberantasan Penyelundupan dan Narkotika
Selain meningkatkan koordinasi, Polda Aceh dan DJBC Aceh juga diharapkan semakin optimal dalam upaya mencegah dan memberantas penyelundupan serta peredaran gelap narkotika yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di wilayah Aceh.
Melalui kerja sama yang lebih solid, kedua institusi diharapkan mampu memaksimalkan fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan efektivitas penindakan terhadap berbagai tindak pidana yang berkaitan dengan kepabeanan, cukai, maupun kejahatan lintas negara.
“Melalui koordinasi yang semakin kuat, diharapkan berbagai upaya penegakan hukum dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan optimal guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Provinsi Aceh,” pungkas Joko.
Silaturahmi ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antarlembaga negara. Dengan sinergi yang semakin erat, diharapkan efektivitas penegakan hukum di Aceh terus meningkat sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan daerah.
Jurnalis: Helmy
- Penulis: Helmy




