Kasus Kekerasan Pelajar Viral, Polisi Cirebon Amankan Tiga
- account_circle Wahidin biro cirebon
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- print Cetak

Video Kekerasan Pelajar Viral di Instagram, Polisi Bergerak Cepat
CIREBON KOTA,wartahukum.id—Kasus kekerasan terhadap seorang pelajar yang videonya viral di media sosial berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur. Polisi mengamankan tiga terduga pelaku pada Jumat (04/09/2026), setelah melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di Instagram.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
Korban berinisial T.F. diduga dikejar tiga pelajar yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam.
-
Korban Diduga Diserang Menggunakan Celurit
Dalam pengejaran tersebut, para terduga pelaku kemudian mendekati korban. Salah seorang di antaranya diduga mengayunkan senjata tajam jenis celurit sebanyak tiga kali ke arah tubuh korban.
Akibat kejadian tersebut, pakaian korban mengalami robek dan korban mengalami luka yang kemudian mendapatkan penanganan medis berupa dua jahitan.
Perkara mulai dikembangkan polisi setelah video kejadian beredar dan viral di media sosial Instagram melalui akun @archives.baskot.
Rekaman tersebut memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar dan menjadi salah satu petunjuk awal bagi Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur untuk melakukan penyelidikan.
-
Polisi Cocokkan Rekaman Video dengan Ciri Pelaku
Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur yang dipimpin Panit I Reskrim Iptu Franciscus Heru P., S.H., melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan tempat dan rangkaian peristiwa sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian.
Penyidik kemudian mencermati rekaman video yang viral, termasuk ciri-ciri para pelajar, pakaian atau seragam yang digunakan serta kendaraan yang terlihat dalam video.
Petunjuk visual tersebut selanjutnya dikembangkan untuk mencari identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.
-
Polisi Koordinasi dengan Sekolah dan Samsat
Dari pencocokan ciri-ciri tersebut, penyidik berkoordinasi dengan pihak sekolah yang memiliki kesesuaian dengan seragam pelajar dalam video.
Polisi kemudian melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh guna memastikan identitas para pelajar yang diduga berkaitan dengan kejadian.
Petunjuk lain dikembangkan melalui penelusuran kendaraan yang digunakan. Polisi berkoordinasi dengan Samsat Polres Cirebon Kota untuk mencocokkan data kendaraan yang terlihat dalam rekaman dengan informasi hasil penyelidikan.
Dari rangkaian penyelidikan tersebut, identitas para terduga pelaku akhirnya semakin mengerucut.
-
Tiga Pelajar Diamankan Bersama Honda PCX
Hasil penyelidikan mengarah kepada tiga terduga pelaku berinisial MA, ADB dan PFR.
Ketiganya diketahui masih berstatus anak. Pada Jumat (04/09/2026), polisi berhasil mengamankan ketiga terduga pelaku bersama satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Pengungkapan perkara dalam waktu sekitar dua hari sejak kejadian menunjukkan bahwa informasi dari media sosial dapat menjadi petunjuk awal bagi kepolisian untuk mengembangkan penyelidikan.
Namun, informasi tersebut tetap ditindaklanjuti melalui pengecekan lokasi, keterangan saksi, koordinasi dengan pihak sekolah serta penelusuran data kendaraan.
-
Penanganan Mengacu pada Sistem Peradilan Pidana Anak
Karena ketiga terduga pelaku masih berstatus anak, penanganan selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan mengenai sistem peradilan pidana anak.
Ketiganya kemudian diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
-
Kapolsek: Video Viral Menjadi Petunjuk Awal Penyelidikan
Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menegaskan bahwa video yang viral menjadi salah satu petunjuk awal yang segera dikembangkan melalui proses penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang terlibat.
«“Kami menindaklanjuti informasi dari video yang viral dengan melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, mencocokkan ciri-ciri dalam video dengan pihak sekolah serta menelusuri kendaraan yang digunakan, hingga pada Jumat tiga terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.»
Polisi selanjutnya melakukan proses hukum terhadap ketiga terduga pelaku dengan tetap memperhatikan status mereka yang masih tergolong anak.
(Wahidin/rls)
- Penulis: Wahidin biro cirebon
- Editor: Ansori




