Jambore Ranting Karawang Barat 2026 Diikuti 1.343 Peserta, Perkuat Karakter dan Kemandirian Pramuka
- account_circle Muhammad Toyyib
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- print Cetak

KARAWANG, WARTA HUKUM – Jambore Ranting Karawang Barat 2026 menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan, kegiatan alam terbuka, keterampilan, bakti sosial, hingga penguatan karakter. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, itu digelar selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 13–15 Agustus 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Karawang Barat tersebut mengusung tema “Mewujudkan Pramuka Penggalang Karawang Barat yang Cerdas, Kreatif dan Berkarakter.”
Jambore Ranting Karawang Barat diikuti 1.343 peserta yang berasal dari 60 Gugus Depan atau pangkalan di wilayah Kwartir Ranting Karawang Barat.
Jumlah peserta tersebut terdiri atas 555 Pramuka Penggalang putra, 568 Pramuka Penggalang putri, 60 Pembina Pendamping putra, 60 Pembina Pendamping putri, 80 panitia atau pembantu kegiatan, serta 20 unsur kwartir.
Jambore Ranting Karawang Barat Jadi Ruang Pembinaan
Jambore Ranting Karawang Barat tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan perkemahan. Penyelenggara menjadikannya sebagai bagian dari proses pendidikan untuk membangun keimanan, kedisiplinan, kemandirian, pengetahuan, keterampilan, serta rasa persaudaraan antarpeserta.
Konsep pendidikan di alam terbuka memberikan kesempatan kepada para Pramuka Penggalang untuk belajar melalui pengalaman langsung. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dituntut aktif mengikuti berbagai kegiatan yang mengasah kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan menghadapi situasi tertentu.
Rangkaian kegiatan mencakup kegiatan umum, giat materi, giat wisata, serta giat bakti sosial.
Jambore Ranting Karawang Barat Diisi Beragam Materi
Pada giat materi, peserta memperoleh pembekalan yang melibatkan sejumlah pihak, antara lain BPBD, Puskesmas Tunggakjati, dan Karawang Peduli.
Materi yang diberikan juga berkaitan dengan kesiapsiagaan serta penanganan situasi darurat. Salah satunya melalui edukasi bersama unsur pemadam kebakaran. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai perlengkapan, keselamatan, serta langkah yang perlu diperhatikan ketika menghadapi kondisi kebakaran.
Pembekalan semacam ini menjadi penting karena kegiatan kepramukaan tidak hanya membentuk keberanian, tetapi juga mengajarkan peserta untuk memahami risiko dan mengambil tindakan secara tepat.
Sementara itu, kegiatan wisata memberikan ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman baru. Adapun bakti sosial diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Semangat Kebersamaan Terlihat di Area Perkemahan
Suasana Jambore Ranting Karawang Barat 2026 berlangsung semarak. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap. Area perkemahan juga dihiasi atribut kepramukaan dan bendera Merah Putih.
Kondisi tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan antara peserta, pembina, panitia, dan unsur kwartir.
Dalam jajaran kepengurusan yang ditampilkan pada lokasi kegiatan, Kak Nelly Kania Lasmi, S.Pd. tercantum sebagai Ketua Kwartir Ranting Karawang Barat. Sementara Kak Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP. tercantum sebagai Ketua Kwartir Cabang Karawang.
Selain itu, terdapat Kak Agus Solahudin, S.Pd., M.M. selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Karawang Barat dan Kak Susilowati, S.S. sebagai Kowildik Karawang Barat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan membutuhkan kolaborasi. Pembinaan generasi muda tidak cukup dilakukan melalui kegiatan di sekolah, tetapi juga membutuhkan pengalaman sosial dan lingkungan yang membentuk karakter.
Perkuat Kemandirian dan Kepedulian Sosial
Melalui Jambore Ranting Karawang Barat 2026, penyelenggara berharap persaudaraan di antara anggota Pramuka Penggalang semakin kuat. Kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kemandirian peserta.
Selain itu, pengalaman selama jambore diharapkan memperluas pengetahuan serta keterampilan kepramukaan. Hubungan dan kerja sama antara Gugus Depan dengan Kwartir Ranting Karawang Barat juga diharapkan semakin solid.
Jambore Ranting Karawang Barat pada akhirnya tidak berhenti pada aktivitas perkemahan. Di dalamnya terdapat proses pendidikan karakter yang mendorong peserta untuk belajar memimpin, bekerja sama, bertanggung jawab, menghargai sesama, serta peduli terhadap lingkungan.
Dengan memadukan pendidikan, keterampilan, wisata, dan bakti sosial, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai kepemimpinan dan kepedulian sosial sejak usia muda.
Jambore bukan sekadar berkemah. Jambore merupakan proses belajar untuk membentuk Pramuka yang cerdas, kreatif, mandiri, disiplin, dan berkarakter.
PENULIS: MUHAMMAD TOYYIB – ANDRI SUNARYA – IRFAN
- Penulis: Muhammad Toyyib
- Editor: Haris Efendi




