Breaking News
light_mode

PWMOI Keberatan Wartawan Dicap Londo Ireng, Minta Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Sampaikan Permintaan Maaf

  • account_circle Muhammad Toyyib
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • print Cetak

JAKARTA, WARTA HUKUM Wartawan Dicap Londo Ireng menjadi sorotan setelah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) menyatakan keberatan atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut wartawan, LSM, dan pengamat sebagai Londo Ireng. Organisasi wartawan tersebut menilai penyebutan itu merupakan bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap profesi pers.

Ketua Umum PWMOI, KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, menegaskan organisasi yang dipimpinnya merasa prihatin terhadap pernyataan tersebut. Menurutnya, insan pers selama ini telah berkontribusi dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

“Sebagai organisasi wartawan, PWMOI merasa prihatin atas ucapan Presiden Prabowo yang tidak menghargai profesi wartawan. Padahal para baik langsung maupun tidak ikut membantu Kabinet Merah Putih mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah,” tegas Ketua Umum PWMOI, KRH.HM. Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

PWMOI Nilai Ucapan Presiden Merendahkan Profesi Wartawan

Jusuf Rizal menjelaskan, keberatan tersebut disampaikan sebagai respons atas pertanyaan wartawan mengenai pernyataan Presiden Prabowo. Menurutnya, istilah Londo Ireng memiliki konotasi negatif yang dapat merendahkan martabat profesi wartawan.

Ia juga meminta Presiden Prabowo mencabut pernyataan tersebut serta menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers di Indonesia.

Menurut PWMOI, istilah Londo Ireng berasal dari masa kolonial Belanda dan digunakan untuk menyebut kelompok yang dianggap lebih membela kepentingan asing dibandingkan kepentingan bangsa sendiri. Karena itu, penyematan istilah tersebut dinilai sebagai cap negatif yang berpotensi menimbulkan stigma terhadap wartawan.

Wartawan Dicap Londo Ireng Dinilai Bertentangan dengan Peran Pers

PWMOI menilai kritik yang disampaikan wartawan terhadap pemerintah merupakan bagian dari fungsi pers dalam sistem demokrasi. Organisasi itu berpendapat bahwa media memiliki tanggung jawab untuk mengawasi jalannya pemerintahan secara independen, kritis, dan konstruktif.

Jusuf Rizal menyebut Presiden seharusnya tidak memandang kritik sebagai ancaman.

“Prabowo sebagai Presiden harus belajar lebih banyak mendengan, ketimbang selalu memberi statemen baru yang buat gaduh. Fokus saja berantas korupsi. Bersihkan lingkaran kekuasaan dari abuse of power, untuk meyakinkan rakyat jika Presiden Prabowo sungguh-sungguh berantas korupsi,” ujar Jusuf Rizal, pria trah Raja Sumenep, Arya Wiraraja, Ketum Ormas Madas Nusantara itu.

PWMOI Soroti Pentingnya Sikap Terbuka terhadap Kritik

Jusuf Rizal, yang juga mengaku sebagai relawan Prabowo, menilai kritik dari wartawan, pengamat, maupun lembaga swadaya masyarakat merupakan konsekuensi yang melekat pada jabatan publik. Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah akan selalu melahirkan dukungan maupun penolakan sehingga kritik harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi.

Ia juga menyinggung sejumlah program pemerintah yang menurutnya mendapat sorotan publik setelah adanya pemberitaan media, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Agrinas, hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, berbagai kritik tersebut justru menjadi masukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat upaya pemberantasan korupsi.

PWMOI berharap hubungan antara pemerintah dan insan pers tetap terjalin dengan saling menghormati. Organisasi tersebut menilai kebebasan pers merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan demokrasi, sehingga kritik yang disampaikan media seharusnya dipandang sebagai bagian dari mekanisme kontrol publik, bukan sebagai bentuk permusuhan.

  • Penulis: Muhammad Toyyib
  • Editor: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Darurat Aceh Barat: Kapolda Aceh Tinjau Lokasi, Polda Siapkan Jembatan Gantung Demi Keselamatan Anak Sekolah

    Jembatan Darurat Aceh Barat: Kapolda Aceh Tinjau Lokasi, Polda Siapkan Jembatan Gantung Demi Keselamatan Anak Sekolah

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Helmy Kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Aceh Barat, wartahukum.id – Jembatan Darurat Aceh Barat menjadi perhatian serius setelah kondisi akses penghubung di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, viral karena membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Menindaklanjuti arahan Kapolri, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., yang diwakili Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA, S.I.K., M.H., turun […]

  • Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet

    Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Kapolri Sebut Kejuaraan Menembak Perkuat Kolaborasi Polri dengan Berbagai Elemen JAKARTA,wartahukum.id—Wartahukum.id – Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. saat membuka Kapolri Cup Shooting Championship 2026 […]

  • Silaturahmi Awak Media Jadi Bentuk Sinergitas dengan SMA Negeri 1 Sekincau

    Silaturahmi Awak Media Jadi Bentuk Sinergitas dengan SMA Negeri 1 Sekincau

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Irfan fajri, wartawan lam-Bar
    • 0Komentar

    Sinergitas Media dan Sekolah Perkuat Komunikasi serta Keterbukaan Informasi LAMPUNG BARAT,wartahukum.id—Kunjungan silaturahmi awak media ke SMA Negeri 1 Sekincau, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Sekincau, Imam, di ruang kerjanya, Rabu (15/07/2026). Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara insan pers dengan dunia pendidikan sekaligus membangun sinergitas dalam […]

  • LPAI Lampung Timur: Kepedulian Kemanusiaan di Tengah Kondisi Kritis Keluarga Prasejahtera

    LPAI Lampung Timur: Kepedulian Kemanusiaan di Tengah Kondisi Kritis Keluarga Prasejahtera

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    LPAI Lampung Timur: Pendampingan Kemanusiaan untuk Adik Zulya Ulfa di RS Abdul Moeloek Lampung Timur, wartahukum.id — LPAI Lampung Timur menunjukkan langkah nyata dalam aksi kemanusiaan melalui pendampingan dan bantuan kepada Adik Zulya Ulfa yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RS Abdul Moeloek. LPAI Lampung Timur hadir sebagai bentuk respons cepat atas kondisi […]

  • SADAR HUKUM, WARGA BUMI HARJO SERAHKAN SENPI RAKITAN BESERTA 5 BUTIR AMUNISI KE POLSEK BUAY BAHUGA

    SADAR HUKUM, WARGA BUMI HARJO SERAHKAN SENPI RAKITAN BESERTA 5 BUTIR AMUNISI KE POLSEK BUAY BAHUGA

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    SADAR HUKUM, WARGA BUMI HARJO SERAHKAN SENPI RAKITAN BESERTA 5 BUTIR AMUNISI KE POLSEK BUAY BAHUGA   WAY KANAN, Wartahukum.id – Polsek Buay Bahuga Polres Way Kanan menerima penyerahan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan beserta lima butir amunisi kaliber 38 mm dari masyarakat melalui Pj. Kepala Kampung Bumi Harjo, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way […]

  • Audiensi Desa Margakaya ke Graha KIIC, Bahas Krisis Air Bersih

    Audiensi Desa Margakaya ke Graha KIIC, Bahas Krisis Air Bersih

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Muhammad. Toyib
    • 0Komentar

      Pemerintah Desa Margakaya dan Graha KIIC Perkuat Sinergi untuk Bantu Warga Terdampak Kekeringan   KARAWANG,wartahukum.id—Aparat Pemerintah Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, melaksanakan audiensi dan silaturahmi ke Graha KIIC Karawang, Kamis (27/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi sekaligus membahas persoalan kekurangan air bersih yang dialami warga akibat kemarau berkepanjangan. Kegiatan audiensi diwakili […]

expand_less