Breaking News
light_mode

Pakar Hukum Tata Negara Nilai Penetapan Tersangka oleh Polri Tak Memerlukan Persetujuan Presiden

  • account_circle Helmy kaperwil Aceh
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

Pakar Hukum Tata Negara Soroti Penetapan Tersangka oleh Polri

JAKARTA,wartahukum.id—Pakar Hukum Tata Negara sekaligus Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Esa Unggul, Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H., menegaskan bahwa proses penetapan tersangka merupakan kewenangan penyidik yang dijalankan berdasarkan ketentuan hukum tanpa harus memperoleh persetujuan Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Juanda menanggapi pernyataan kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang mempertanyakan tidak adanya izin Presiden sebelum Polri menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

  • Penetapan Tersangka Berdasarkan Alat Bukti

Menurut Prof. Juanda, tidak ada satu pun regulasi yang mengatur kewajiban Kapolri meminta izin kepada Presiden dalam proses penegakan hukum terhadap seseorang yang telah memenuhi syarat sebagai tersangka.

“Yang menjadi dasar penyidik adalah alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum, bukan persetujuan pihak lain. Karena itu, saya tidak melihat adanya dasar hukum yang mengharuskan Kapolri meminta izin Presiden,” ujarnya.

  • Kritik Narasi Kriminalisasi

Selain itu, Prof. Juanda mengkritisi pernyataan yang menyebut penetapan tersangka terhadap Febrie Adriansyah sebagai bentuk kriminalisasi. Menurutnya, tudingan tersebut tidak dapat disampaikan tanpa didukung dasar hukum dan bukti yang jelas.

Ia meyakini penyidik Polri telah menjalankan proses secara profesional dan penuh kehati-hatian, mengingat perkara tersebut melibatkan mantan pejabat tinggi di institusi penegak hukum.

“Yang saya tahu, penyidik Polri pasti sangat hati-hati menersangkakan seorang pejabat di sebuah institusi penegak hukum sekelas Jampidsus,” tegasnya.

  • Pembelaan Harus Tetap dalam Koridor Hukum

Lebih lanjut, Prof. Juanda menilai setiap advokat memang memiliki hak untuk membela kepentingan kliennya. Namun, pembelaan tersebut harus tetap berada dalam koridor hukum dan tidak membangun narasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Saya kira setiap pengacara berhak menggunakan strategi pembelaan. Namun, strategi itu jangan sampai mengaburkan prinsip-prinsip hukum yang berlaku atau membentuk opini yang menyesatkan publik,” tutup Prof. Juanda.

Jurnalis: Helmy

 

 

 

 

 

  • Penulis: Helmy kaperwil Aceh
  • Editor: Ansori

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dek Fadh Minta Pemkab Perkuat Kerja Sama, Huntap Aceh Ditargetkan Tuntas 2027

    Dek Fadh Minta Pemkab Perkuat Kerja Sama, Huntap Aceh Ditargetkan Tuntas 2027

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

      Dek Fadh Tekankan Kesiapan Lahan agar Pembangunan Huntap Pascabencana Selesai Sesuai Target BANDA ACEH, WartaHukum.id — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau akrab disapa Dek Fadh, meminta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat kerja sama untuk memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana dapat dituntaskan sesuai target pada 2027. Hal itu disampaikan Dek Fadh […]

  • Petugas Klinik Rutan Manna Berikan Pelayanan Kesehatan kepada WBP

    Petugas Klinik Rutan Manna Berikan Pelayanan Kesehatan kepada WBP

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    *Petugas Klinik Rutan Manna Berikan Pelayanan Kesehatan kepada WBP*   MANNA, Wartahukum.id – Petugas Klinik Rutan Kelas IIB Manna, Yeni Susan, memberikan pelayanan kesehatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengalami keluhan kesehatan, Sabtu (3/10/2026). Pelayanan dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi kesehatan WBP. Petugas klinik didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, melakukan […]

  • Kafilah MTQ Aceh Pulang, Disambut Langsung Jajaran Pejabat Pemerintah Aceh di Bandara

    Kafilah MTQ Aceh Pulang, Disambut Langsung Jajaran Pejabat Pemerintah Aceh di Bandara

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Kafilah Aceh Disambut Pejabat Pemerintah Aceh di Bandara BANDA ACEH,Wartahukum.id — Para kafilah Aceh yang telah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, kembali tiba di Aceh, Senin (21/9/2026). Kepulangan para kafilah disambut langsung jajaran pejabat utama Pemerintah Aceh, mulai dari asisten Sekda Aceh hingga para kepala dinas. Penyambutan […]

  • Dua Pria Diamankan di Rumah Kosong Pengabuan, Sabu 15 Gram Disita

    Dua Pria Diamankan di Rumah Kosong Pengabuan, Sabu 15 Gram Disita

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
    • 0Komentar

    Satresnarkoba Polres PALI Amankan Dua Pria di Desa Pengabuan   PALI,wartahukum.id—Satresnarkoba Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam perkara narkotika di sebuah rumah kosong di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 15 gram. Kedua […]

  • Kepala Desa Tanjung Rejo Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bahas Teknis Upacara Hingga Pembentukan Panitia

    Kepala Desa Tanjung Rejo Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bahas Teknis Upacara Hingga Pembentukan Panitia

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rudiyatmoko wartawan kab, pesawaran
    • 0Komentar

    Kepala Desa Tanjung Rejo Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI PESAWARAN, wartahukum.id — Kepala Desa Tanjung Rejo Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai langkah awal mematangkan seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tanjung Rejo, Sanjaya, SH, di Aula Balai Desa […]

  • Dedi Desak Pemkab Lampung Barat Klarifikasi Biaya Pasien BPJS

    Dedi Desak Pemkab Lampung Barat Klarifikasi Biaya Pasien BPJS

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    Pasien BPJS Beda Kecamatan Diminta Bayar Rp122.500 di Puskesmas Balik Bukit   LAMPUNG BARAT, WartaHukum.id — Aktivis masyarakat Lampung Barat, Dedi, mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memberikan klarifikasi resmi terkait laporan penarikan biaya sebesar Rp122.500 terhadap seorang pasien BPJS Kesehatan asal Kecamatan Batu Brak yang berobat di UPT Puskesmas Balik Bukit. Dedi menilai, penjelasan resmi […]

expand_less