Dugaan Pemukulan dan Peludahan Terhadap Zahrial, Mantan Anggota DPRD Pesawaran RD Ditetapkan Tersangka; Keluarga Minta Segera Ditangkap
- account_circle Red
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

RD Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Penganiayaan Zahrial
PESAWARAN,wartahukum.id—Dugaan pemukulan dan peludahan terhadap Zahrial yang diduga dilakukan mantan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran berinisial RD terus menjadi perhatian publik. Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian secara resmi menetapkan RD sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan tersebut.
Hal itu disampaikan langsung oleh Mualim Taher selaku juru bicara keluarga korban kepada sejumlah awak media di Kabupaten Pesawaran, Selasa (30/6/2026).
-
Keluarga Korban Minta Aparat Segera Bertindak
Mualim Taher meminta aparat penegak hukum segera menangkap RD setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka. Menurutnya, langkah tersebut penting agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami dari keluarga korban meminta kepada aparat penegak hukum agar segera melakukan penangkapan terhadap RD yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Peristiwa pemukulan dan peludahan yang menimpa Zahrial tidak dapat dibiarkan begitu saja, dan proses hukum harus berjalan tegas dan adil,” tegas Mualim Taher.
-
Korban Mengalami Dampak Fisik dan Psikis
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa tersebut diduga terjadi pada waktu dan tempat sebagaimana tercantum dalam laporan resmi yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian.
Akibat kejadian itu, korban mengalami dampak fisik maupun psikis. Selain itu, korban juga telah mendapatkan penanganan medis.
-
Polisi Tetapkan RD Sebagai Tersangka
Sementara itu, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa penyidik menetapkan status tersangka terhadap RD setelah menyelesaikan proses penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Namun demikian, hingga saat ini tersangka belum berada dalam tahanan.
-
Keluarga Hormati Proses Hukum
Di sisi lain, Mualim Taher menegaskan bahwa keluarga tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Meski begitu, keluarga berharap tidak ada intervensi dari pihak mana pun yang dapat menghambat penegakan hukum.
“Kami percaya pada hukum di Pesawaran. Jika sudah ditetapkan tersangka, langkah selanjutnya adalah penangkapan dan pemeriksaan lebih lanjut agar kasus ini segera terang benderang,” imbuhnya.
-
Polisi Terus Kembangkan Penanganan Kasus
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian Kabupaten Pesawaran masih terus mengembangkan penanganan perkara tersebut. Selanjutnya, penyidik melanjutkan proses hukum agar tersangka segera menjalani tahapan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku(.red)
- Penulis: Red




