Kelas Cangkok 2026: Kesempatan Emas Siswa 3T Lampung Belajar di SMA Favorit
- account_circle Rian
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- print Cetak

Program Kelas Cangkok 2026 Jadi Harapan Baru Siswa Daerah Terpencil
Bandar Lampung, Warta Hukum.Id — Matahari pagi belum sepenuhnya naik ketika sebagian siswa dari daerah pesisir dan pelosok Lampung mulai berjalan menuju sekolah mereka.
Ada yang menempuh jalan berbatu, ada pula yang harus melewati perbukitan, bahkan sebagian lainnya hidup di wilayah dengan akses pendidikan yang masih terbatas.
Namun kini, harapan baru mulai terbuka.
Melalui Program Kelas Cangkok 2026, Pemerintah Provinsi Lampung mencoba memutus jarak antara siswa daerah terpencil dengan pendidikan berkualitas.
Program tersebut menjadi langkah besar agar siswa dari wilayah 3T — tertinggal, terdepan, dan terluar — memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di sekolah unggulan.
Program itu tertuang dalam surat resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor 400.3.1/1034/V.01/DP.2/2026 tertanggal 13 Mei 2026 tentang Sosialisasi Program Kelas Cangkok Tahun 2026.
Melalui program tersebut, siswa berprestasi dari daerah terpencil akan diseleksi untuk belajar di SMA unggulan di Bandar Lampung dengan dukungan biaya pendidikan dari pemerintah daerah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi jawaban atas tantangan ketimpangan pendidikan yang selama ini masih dirasakan sebagian wilayah Lampung.
Selain itu, Disdikbud Lampung juga menggelar sosialisasi bersama kepala cabang dinas pendidikan wilayah, tim perumus, serta sejumlah kepala sekolah peserta program pada Senin, 18 Mei 2026 di Ruang Sidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Bandar Lampung.
Menariknya, program tersebut melibatkan sekolah-sekolah dari wilayah pesisir, kepulauan, hingga daerah dengan akses pendidikan yang cukup jauh dari pusat kota.
Beberapa sekolah yang mengikuti sosialisasi di antaranya SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Negeri 9 Bandar Lampung, SMA Negeri 1 Pulau Legundi, SMA Negeri 2 Punduh Pedada, SMA Negeri 1 Pematang Sawa, SMA Negeri 1 Lemong, SMA Negeri 2 Bengkunat Belimbing, SMA Negeri 1 Lombok Seminung, dan SMA Negeri 1 Gunung Agung.
Selain itu, program tersebut juga melibatkan SMA Negeri 1 Bandar Negeri Suoh, SMA Negeri 1 Gedung Harapan, SMA Negeri 2 Rebang Tangkas, SMA Negeri 1 Rawajitu Utara, SMAS Wiralaga, SMA Negeri 1 Gedung Meneng, hingga SMA Negeri 2 Dente Teladas.
Daftar sekolah tersebut menunjukkan bahwa Program Kelas Cangkok 2026 memang menyasar wilayah yang selama ini memiliki tantangan akses pendidikan, baik karena faktor geografis maupun keterbatasan fasilitas belajar.
-
Siswa 3T Akan Belajar di SMA Unggulan Bandar Lampung
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sebelumnya menjelaskan bahwa siswa yang lolos seleksi nantinya akan belajar di sejumlah SMA unggulan di Bandar Lampung.
Beberapa sekolah tujuan program tersebut antara lain SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Negeri 5 Bandar Lampung, SMA Negeri 9 Bandar Lampung, SMA Negeri 10 Bandar Lampung, dan SMA Negeri 14 Bandar Lampung.

Foto Ist: Kadisdik Lampung, Thomas Amirico.
Bukan hanya memperoleh pengalaman belajar dengan standar pendidikan yang lebih maju, para siswa juga akan mendapatkan dukungan biaya tempat tinggal, makan, serta kebutuhan pendidikan lainnya dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Karena itu, program tersebut tidak sekadar memindahkan siswa ke sekolah favorit.
Lebih dari itu, Program Kelas Cangkok 2026 ingin membangun mimpi baru bagi anak-anak daerah agar berani bersaing dan memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Disdikbud Lampung bahkan menargetkan program tersebut mampu membuka jalan bagi siswa daerah terpencil untuk masuk ke perguruan tinggi seperti Universitas Lampung dan Institut Teknologi Sumatera.
-
SMA Negeri 1 Gunung Agung Jadi Salah Satu Sekolah Terpilih
Di tengah daftar sekolah peserta, SMA Negeri 1 Gunung Agung menjadi salah satu sekolah yang dipercaya mengikuti Program Kelas Cangkok 2026.
Kepala SMA Negeri 1 Gunung Agung, Sodik Adi Suryanto, menjelaskan bahwa penentuan sekolah peserta dilakukan melalui tahapan seleksi dan penilaian dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.
“Program ini di peruntukan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik bagi siswa kurang mampu dan lokasi sekolah yang berada di daerah terpencil,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, program tersebut menjadi peluang besar bagi siswa daerah untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing mereka.
Ia menilai kesempatan belajar di lingkungan pendidikan yang lebih maju akan memberikan pengalaman baru bagi siswa, terutama dalam membangun mental kompetitif dan wawasan pendidikan yang lebih terbuka.
-
Program Dorong Siswa Lebih Siap Masuk Perguruan Tinggi
Sodik mengatakan Program Kelas Cangkok 2026 bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan kompetitif.
Karena itu, program tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan siswa serta meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik mereka.
“Bagi siswa, program ini menjadi kesempatan untuk memperoleh pembelajaran dengan standar yang lebih baik, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik, serta mempersiapkan diri untuk mempersiapkan masuk Keperguran Tinggi,” jelasnya.
Selain mendorong kesiapan siswa menghadapi dunia perkuliahan, program tersebut juga menjadi pemacu semangat bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.
Pihak sekolah pun terus melakukan pengembangan kompetensi guru serta menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif agar kualitas pendidikan semakin baik.
-
Program Disambut Positif oleh Siswa dan Wali Murid
Kehadiran Program Kelas Cangkok 2026 ternyata membawa semangat baru di lingkungan sekolah.
Siswa merasa lebih termotivasi karena memiliki kesempatan belajar di sekolah unggulan dengan sistem pendidikan yang lebih berkembang dan kompetitif.
Sementara itu, para wali murid menyambut program tersebut dengan penuh harapan karena anak-anak mereka memperoleh peluang pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kehadiran program kelas cangkok menjadi semangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus berprestasi dan berkembang,” ungkap Sodik.
Di balik program tersebut, tersimpan mimpi besar tentang masa depan anak-anak daerah.
Sebab bagi sebagian siswa dari wilayah terpencil, kesempatan belajar di sekolah unggulan bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang harapan mengubah kehidupan.
-
Sekolah Harapkan Program Berjalan Berkelanjutan
Ke depan, SMA Negeri 1 Gunung Agung berharap Program Kelas Cangkok 2026 dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Selain meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik siswa, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah di wilayah terpencil.
“Sekolah berharap siswa mampu berkembang menjadi generasi yang unggul, berkarakter, memiliki daya saing tinggi, serta siap menghadapi dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja di era modern,” tutupnya. (Rian)
- Penulis: Rian




