AWAS Buka Donasi untuk Cinta Aissa yang Terkendala Uang Sekolah
- account_circle Nezza Sapitri
- calendar_month Senin, 5 Okt 2026
- print Cetak

Siswa SMK Taman Siswa Medan Disebut Sempat Dilarang Ikut Ujian karena Tunggakan Tiga Bulan
MEDAN,WartaHukum.id — Seorang siswi kelas X Manajemen Perkantoran Taman Karya Madya (SMK) Taman Siswa Medan, Cinta Aissa, disebut sempat dilarang mengikuti ujian karena belum mampu membayar uang sekolah selama tiga bulan.
Cinta Aissa merupakan siswi SMK Taman Siswa Medan yang beralamat di Jalan Sabaruddin No. 08 Medan, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Kota.
Kepada wartawan, Cinta mengaku sempat mengalami kendala untuk mengikuti ujian akibat tunggakan biaya sekolah tersebut.
“Ya pak, tadi saya sempat dilarang mengikuti ujian karena tidak mampu dan telat membayar uang sekolah selama 3 bulan,” ungkap Cinta Aissa, Senin (5/10/2026).
-
AWAS Soroti Persoalan Tunggakan Biaya Sekolah
Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian dari Aliansi Wartawan Sumatera Utara (AWAS). Rahmadsyah mengatakan persoalan biaya pendidikan semestinya tidak berdampak terhadap hak siswa untuk memperoleh pendidikan.
Menurut Rahmadsyah, persoalan tunggakan administrasi, uang komite maupun SPP merupakan persoalan antara orang tua atau wali murid dengan pihak sekolah dan tidak semestinya menjadi beban siswa.
Ia juga menyoroti hak siswa untuk mengikuti proses evaluasi pembelajaran selama masih tercatat sebagai peserta didik di sekolah.
“AWAS membuka Donasi bagi siapa yang bersedekah untuk Cinta Aissa yang telat dan tidak sanggup membayar uang sekolah,” ungkapnya.
-
Kondisi Keluarga Cinta Aissa
Cinta Aissa diketahui merupakan warga Jalan Seto Gang Sentosa, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area.
Kondisi keluarga Cinta disebut turut menjadi faktor kesulitan dalam memenuhi biaya sekolah. Orang tua Cinta, Zulfikar dan Nezza Safitri Nasution, telah lama berpisah.
Zulfikar saat ini berada di Aceh, sedangkan Nezza Safitri Nasution tinggal di Kota Medan bersama Cinta Aissa, tiga adiknya dan seorang kakaknya.
Nezza Safitri Nasution yang disebut berusia 34 tahun juga dikabarkan mengalami keterbatasan ekonomi. Menurut informasi yang disampaikan, bantuan sosial yang sebelumnya diterima keluarga tersebut, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya, disebut telah terhenti.
-
Donasi Dibuka untuk Membantu Biaya Pendidikan
Atas kondisi tersebut, AWAS menyatakan membuka donasi bagi masyarakat yang ingin membantu Cinta Aissa memenuhi kebutuhan pendidikan dan biaya sekolahnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu Cinta tetap melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan ekonomi keluarga.
Persoalan mengenai dugaan larangan mengikuti ujian karena tunggakan biaya sekolah juga perlu mendapatkan klarifikasi dari pihak SMK Taman Siswa Medan agar diperoleh informasi yang utuh mengenai kejadian tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMK Taman Siswa Medan belum memberikan keterangan terkait dugaan tersebut. Ruang hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka bagi pihak sekolah.
(Nezza)
- Penulis: Nezza Sapitri
- Editor: Ansori




