Gubernur Mirza Turun ke Sawah Tebing, Sosialisasikan POC dan Drone Pertanian: Produksi Naik Jadi 7 Ton/Ha
- account_circle ROJALI
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- print Cetak

Gubernur Mirza Turun ke Sawah Tebing, Sosialisasikan POC dan Drone Pertanian: Produksi Naik Jadi 7 Ton/Ha
LAMPUNG TIMUR,WartaHukum.Id – *Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal* turun langsung ke lahan pertanian di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Kedatangan Gubernur bukan hanya untuk menyosialisasikan *Program Pupuk Organik Cair (POC)*, tetapi juga mempraktikkan pemupukan menggunakan drone sebagai bentuk modernisasi pertanian.
-
*Drone Percepat Kerja, 1 Ha Cukup Hitungan Menit*
Penyemprotan pupuk yang biasanya membutuhkan waktu satu hari untuk satu hektare, kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit dengan bantuan drone.
Teknologi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Lampung dalam menghadirkan efisiensi dan teknologi tepat guna ke tingkat desa.
-
*POC Gratis, Produksi Meningkat Drastis*
POC yang dikembangkan Pemprov Lampung diproduksi selama 25 hari. Dalam satu kali produksi mampu mencukupi hingga *400 hektare* lahan, dan di beberapa desa bahkan telah menjangkau *800 hektare*.
-
Program ini diberikan secara *gratis kepada petani* tanpa dipungut biaya pupuk hingga masa panen.
Dampaknya langsung terasa. Produktivitas pertanian meningkat signifikan dari rata-rata *4,5 ton menjadi sekitar 7 ton per hektare*. Peningkatan terjadi pada komoditas padi, jagung, hingga singkong. Biaya produksi ditekan dan pendapatan petani pun ikut terdongkrak.
-
*Buka Peluang Ekonomi Keluarga*
Selain meningkatkan hasil panen, program POC juga membuka peluang ekonomi keluarga. Keterlibatan warga, termasuk ibu-ibu desa dalam produksi POC, mampu menghasilkan tambahan penghasilan hingga jutaan rupiah.
-
“Lebih dari sekadar pupuk, POC adalah bagian dari strategi menghadirkan teknologi, efisiensi, dan keberpihakan negara ke desa. Saat produksi meningkat dan harga membaik, yang menikmati hasilnya adalah petani,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur berharap dengan program ini petani kembali bersemangat, penghasilan membaik, dan anak-anak petani dapat bersekolah lebih tinggi.
Digitalisasi hadir di desa. Kemakmuran tumbuh dari sawah. Petani menjadi pusat pembangunan.Rojali/Rls.
- Penulis: ROJALI
- Editor: RojaliJalex
- Sumber: Pemprov Lampung




