Breaking News
light_mode

Revisi UUPA Aceh: Sekda Nasir Tegaskan Dana Otsus Jadi Instrumen Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

  • account_circle Helmy Kaperwil Aceh
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

Jakarta, WartaHukum.id — Revisi UUPA Aceh kembali menjadi sorotan penting dalam agenda pembangunan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menegaskan bahwa pembaruan regulasi tersebut menjadi instrumen strategis dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh melalui optimalisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Pernyataan itu disampaikan Nasir saat menerima Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026 di Hall Dewan Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).

Revisi UUPA Aceh dan Peran Dana Otsus

Dalam konteks Revisi UUPA Aceh, Nasir menekankan bahwa Dana Otsus yang telah digulirkan sejak 2008 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Ia menyebut dana tersebut memiliki peran penting dalam menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Itulah sebabnya, Gubernur Mualem (Gubernur Aceh Muzakir Manaf, berupaya keras memperjuangkan Dana Otsus,” katanya.

Nasir juga menegaskan bahwa pemerintah Aceh telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk fokus mendukung percepatan Revisi UUPA Aceh.

“Kita semua di Pemerintah Aceh wajib menjalankan intruksi Gubernur Mualem,” katanya.
“Seluruh komponen masyarakat Aceh memberi dukungan kepada Gubernur Mualem, termasuk dari DPR Aceh.”

Revisi UUPA Aceh dan Data Penurunan Kemiskinan

Menjawab kritik terkait efektivitas Dana Otsus, Nasir meminta publik melihat data objektif.

“Kurun waktu 18 tahun, angka kemiskinan Aceh turun sekitar 16 persen. Aceh memulai pembangunan dari kondisi yang sangat berat akibat konflik berkepanjangan dan bencana tsunami,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa saat Dana Otsus pertama kali dikucurkan, angka kemiskinan mencapai 28 persen, bahkan diperkirakan 32 persen jika menghitung dampak tsunami.

“Saat ini, angka kemiskinan sekitar 12 persen, artinya penurunannya mencapai 16-20 persen, itu sangat signifikan.”

Pemerintah Aceh menargetkan penurunan kemiskinan hingga 6 persen pada 2030 selaras dengan arah pembangunan nasional. Karena itu, ia menilai Revisi UUPA Aceh dan keberlanjutan Dana Otsus menjadi kunci.

Revisi UUPA Aceh, Hilirisasi, dan Sektor Migas Andaman

Dalam aspek ekonomi, Nasir menyoroti keterkaitan Revisi UUPA Aceh dengan pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor migas.

“Itu terkait erat dengan program hilirisasi dari Presiden Prabowo yang diterjemahkan dalam visi dan misi Mualem (Muzakir Manaf)-Dek Fadh (Fadhlullah),” katanya.

Ia mencontohkan pengelolaan migas di Blok Andaman, khususnya Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman. Saat ini, SKK Migas dan Mubadala Energy mengusulkan pengolahan di fasilitas terapung FPSO sebelum distribusi ke darat.

Namun, pemerintah Aceh mendorong skema berbeda.

“Pengolahan di darat sangat efektif mengaktifkan industri pupuk dan petrokimia lokal serta multiplier effect lainnya,” katanya.
“Fasilitas darat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah jauh lebih besar dibandingkan fasilitas terapung yang sangat terisolasi di lepas pantai.”

Revisi UUPA Aceh dan Dampak Pengangguran

Nasir menegaskan bahwa pembangunan fasilitas darat di KEK Arun Lhokseumawe akan menciptakan efek ekonomi berlapis.

Menurutnya, pendekatan tersebut mampu memperluas industri turunan dan membuka lapangan kerja baru.

“Jadi, Blok Andaman ini menjadi salah satu faktor yang berefek pada penurunan angka pengangguran,” ujarnya.


Penutup

Melalui Revisi UUPA Aceh, pemerintah daerah menegaskan kembali arah kebijakan pembangunan berbasis hilirisasi, pemerataan ekonomi, dan penguatan Dana Otsus sebagai instrumen utama percepatan kesejahteraan masyarakat Aceh.


  • Penulis: Helmy Kaperwil Aceh

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Satlantas Polres Kuningan dan Petani Cidahu Lakukan Perawatan Jagung

    Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Satlantas Polres Kuningan dan Petani Cidahu Lakukan Perawatan Jagung

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Wahidin
    • 0Komentar

    KUNINGAN, wartahukum.id – Ketahanan Pangan Nasional menjadi fokus utama dalam berbagai program lintas sektor. Upaya ini kembali diperkuat melalui kegiatan nyata di lapangan ketika Satlantas Polres Kuningan bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melakukan perawatan tanaman jagung di lahan kelompok tani, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan, tetapi juga langkah konkret […]

  • Festival Podorejo 1 Abad Siap Digelar, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat

    Festival Podorejo 1 Abad Siap Digelar, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Festival Podorejo 1 Abad Siap Digelar, Wujud Pelestarian Budaya dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat Pringsewu, Lampung –warta hukum id, Masyarakat Dusun Podorejo, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, akan menggelar Festival Podorejo 1 Abad sebagai bentuk peringatan 100 tahun berdirinya Dusun Podorejo. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juli 2026, bertempat […]

  • Open House Idul Adha Langsa, Wujud Kedekatan Pemimpin dan Masyarakat

    Open House Idul Adha Langsa, Wujud Kedekatan Pemimpin dan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Helmy
    • 0Komentar

    Ribuan Warga Hadiri Open House Idul Adha Langsa Kota Langsa – Wartahukum.id – Open House Idul Adha Langsa berlangsung hangat dan penuh keakraban di Pendopo Walikota Langsa usai pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/2026). Kegiatan yang digelar Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah […]

  • Sebut Jurnalis Londo Ireng, Presiden Dinilai Langgar UU Pers dan Cederai Demokrasi

    Sebut Jurnalis Londo Ireng, Presiden Dinilai Langgar UU Pers dan Cederai Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
    • 0Komentar

    FPII Kecam Pernyataan Presiden dan Nilai Berpotensi Langgar UU Pers JAKARTA,wartahukum.id—Sebut jurnalis londo ireng menjadi sorotan setelah Ketua Presidium Forum Pers Independen Indonesia (FPII), Dra. Kasihhati, mengecam pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang melabeli jurnalis dan profesi pers sebagai “londo ireng” dalam pidato peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta […]

  • Polsek Negara Batin Amankan Pelaku Pencurian Motor Honda Scoopy di Bumi Jaya Way Kanan

    Polsek Negara Batin Amankan Pelaku Pencurian Motor Honda Scoopy di Bumi Jaya Way Kanan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle RojaliJalex
    • 0Komentar

    Polsek Negara Batin, pencurian sepeda motor Way Kanan, Honda Scoopy BE 2085 WU, Polres Way Kanan   WAY KANAN, Wartahukum.id – Polsek Negara Batin Polres Way Kanan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, pada Selasa (29/9/2026). > Pelaku berinisial RK […]

  • Polsek Tigaraksa Quick Respon, Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Sodong

    Polsek Tigaraksa Quick Respon, Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Sodong

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Hengki kabiro Tangerang
    • 0Komentar

    Polsek Tigaraksa Quick Respon Salurkan 5.000 Liter Air Bersih bagi Warga Desa Sodong yang Terdampak Kekeringan   TIGARAKSA,wartahukum.id—Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang menunjukkan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dengan membantu pendistribusian air bersih bagi warga yang mengalami kekurangan air akibat musim kemarau. Kegiatan pendistribusian bantuan air bersih tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul […]

expand_less