Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Dirut PT PEMA Bahas Sinergi
- account_circle Helmy kaperwil Aceh
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolda Aceh Perkuat Sinergi dengan PT PEMA
BANDA ACEH,wartahukum.id—Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas di ruang kerjanya, Selasa, 18 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan komunikasi dan sinergi untuk mendukung iklim usaha serta pembangunan daerah yang aman dan kondusif.
-
Silaturahmi Polda Aceh dan PT PEMA
Pertemuan antara Kapolda Aceh dan Dirut PT PEMA menjadi momentum bagi kedua pihak untuk memperkuat komunikasi. Selain itu, sinergi tersebut turut mendukung kelancaran aktivitas usaha dan pembangunan di Aceh.
“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polda Aceh dengan PT PEMA. Keamanan dan stabilitas daerah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas usaha dan pembangunan,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto dalam keterangannya setelah pertemuan.
-
Polda Aceh Buka Ruang Komunikasi
Joko menyampaikan bahwa Polda Aceh terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen strategis di daerah. Menurutnya, sinergi tersebut membantu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Dengan kondisi yang aman, berbagai aktivitas pembangunan dan perekonomian dapat berjalan dengan baik. Karena itu, Polda Aceh terus mendorong komunikasi dengan berbagai pihak.
-
PT PEMA Punya Peran Strategis
Menurut Joko, PT PEMA sebagai salah satu badan usaha milik Pemerintah Aceh memiliki peran strategis dalam mengelola dan mengembangkan potensi daerah. Selain itu, perusahaan tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Polda Aceh tentunya mendukung terciptanya iklim investasi dan dunia usaha yang sehat di Aceh. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus kita perkuat,” ujarnya.
-
Kolaborasi Dukung Pembangunan Aceh
Joko menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Selain menjaga stabilitas, kolaborasi tersebut juga dapat mendukung percepatan pembangunan di Aceh. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpihak perlu terus berjalan secara berkelanjutan.
“Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kita berharap berbagai potensi yang dimiliki Aceh dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Helmi/rls)
- Penulis: Helmy kaperwil Aceh
- Editor: Ansori




