Breaking News
light_mode

Pengadaan LKS Karawang Dipersoalkan, Orang Tua Siswa SDN Karawang Kulon II Keluhkan Pembelian Diarahkan ke Toko Tertentu

  • account_circle Muhammad Toyyib
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • print Cetak

KARAWANG, wartahukum.id – Pengadaan LKS Karawang menjadi sorotan setelah sejumlah orang tua siswa SDN Karawang Kulon II, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mengaku keberatan atas mekanisme pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) yang disebut diarahkan melalui satu toko tertentu. Selain itu, orang tua juga mempertanyakan adanya iuran bulanan yang dibebankan kepada wali murid untuk kebutuhan kebersihan dan keamanan sekolah.

Keluhan tersebut disampaikan beberapa orang tua yang mengaku selama ini lebih memilih membeli kebutuhan sekolah secara daring karena harga dinilai lebih murah. Namun, ketika membeli LKS di luar toko yang disebut telah ditentukan, mereka mengaku mendapat pertanyaan dari pihak yang mengoordinasikan kebutuhan siswa.

“Beli LKS diwajibkan di Toko Ampera. Kalau beli di tempat lain akan ditanya-tanya,” ujar salah satu orang tua siswa, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, persoalan itu bahkan sempat memicu perdebatan dengan koordinator kelas (korlas). Ia mempertanyakan mengapa orang tua tidak diberi keleluasaan memilih tempat pembelian LKS yang menawarkan harga lebih ekonomis.

“Saya biasa beli online karena lebih murah. Kemarin sampai berdebat dengan korlas karena katanya disuruh membeli melalui sekolah. Alasannya untuk subsidi silang bagi yang tidak mampu.”

Orang tua tersebut juga mengaku sempat menyampaikan pertanyaannya melalui grup komunikasi wali murid. Namun, pembahasan itu justru memunculkan beragam tanggapan dari anggota grup tanpa adanya penjelasan resmi dari pihak sekolah.

Pengadaan LKS Karawang Berpotensi Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Berdasarkan informasi yang diterima, harga paket LKS dan buku disebut mencapai sekitar Rp328 ribu per siswa.

Jika diasumsikan setiap kelas berisi sekitar 44 siswa dan terdapat enam rombongan belajar (rombel) pada masing-masing jenjang kelas, maka nilai pengadaan secara keseluruhan berpotensi mencapai angka yang cukup besar. Meski demikian, angka tersebut masih berupa estimasi berdasarkan informasi dari narasumber dan belum dapat dipastikan tanpa data resmi dari pihak sekolah.

Besarnya nilai pengadaan tersebut dinilai semakin penting untuk dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan persepsi negatif maupun dugaan adanya praktik yang bertentangan dengan prinsip akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan.

Iuran Bulanan Juga Dipertanyakan

Selain pengadaan LKS, orang tua siswa juga mempertanyakan adanya iuran bulanan yang disebut diperuntukkan bagi kebutuhan petugas kebersihan dan keamanan sekolah.

Dalam pesan yang beredar di grup orang tua siswa, tercantum pembayaran “LKS + buku paket” beserta kas bulan Juli. Rinciannya terdiri atas kas kelas sebesar Rp15 ribu dan biaya petugas kebersihan (OB) sebesar Rp15 ribu, sehingga total kas bulanan mencapai Rp30 ribu.

Sejumlah wali murid berharap seluruh mekanisme penarikan dana tersebut dijelaskan secara terbuka, termasuk dasar penetapan besaran iuran, tujuan penggunaannya, serta mekanisme pengelolaannya.

Dasar Hukum dan Potensi Sanksi

Pengadaan LKS maupun pungutan di lingkungan sekolah pada prinsipnya harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung asas transparansi, akuntabilitas, dan tidak mengandung unsur pemaksaan.

Beberapa regulasi yang menjadi rujukan antara lain:

  • Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, yang menegaskan bahwa komite sekolah tidak boleh melakukan pungutan kepada peserta didik atau orang tua siswa. Dukungan masyarakat dilakukan dalam bentuk bantuan atau sumbangan yang bersifat sukarela dan tidak mengikat.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang menekankan penyelenggaraan pendidikan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyalahgunaan kewenangan.
  • Apabila terbukti terdapat penyalahgunaan jabatan atau pemaksaan yang menguntungkan pihak tertentu dalam pengadaan barang di lingkungan sekolah, maka pejabat atau pihak yang terlibat dapat dikenai sanksi administratif sesuai ketentuan kepegawaian dan peraturan di bidang pendidikan. Jika ditemukan unsur tindak pidana, penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan pembuktian.

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti maupun pernyataan resmi yang menyatakan telah terjadi pelanggaran hukum dalam perkara tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi masih memerlukan klarifikasi dari pihak sekolah maupun instansi terkait.

Sekolah Diharapkan Memberikan Klarifikasi

Orang tua siswa berharap pihak SDN Karawang Kulon II dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pengadaan LKS, alasan pembelian yang disebut diarahkan ke toko tertentu, dasar penetapan iuran, serta penggunaan dana yang dibebankan kepada wali murid.

Keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan seluruh kebijakan sekolah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Karawang Kulon II belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Demi keberimbangan pemberitaan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, maupun pihak lain yang berkepentingan.

(Muhammad Toyyib)


 

  • Penulis: Muhammad Toyyib

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Lampung Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Banggar dan Pengesahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    DPRD Lampung Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Banggar dan Pengesahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Edwin wartawan lam-bar
    • 0Komentar

    DPRD Lampung Barat Sahkan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 LAMPUNG BARAT,Wartahukum.id – DPRD Lampung Barat menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) sekaligus pengesahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Senin (27/7/2026). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat, Edi Novial, S.Kom., dan dihadiri Bupati […]

  • Bupati Pringsewu Ajak Masyarakat Sembilan Kecamatan Gelar Salat Istisqa, Munajat Memohon Hujan dan Rahmat

    Bupati Pringsewu Ajak Masyarakat Sembilan Kecamatan Gelar Salat Istisqa, Munajat Memohon Hujan dan Rahmat

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle By. Suhairi
    • 0Komentar

    Bupati Pringsewu Ajak Masyarakat Sembilan Kecamatan Gelar Salat Istisqa, Munajat Memohon Hujan dan Rahmat PRINGSEWU, WartaHukum.id — Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengajak masyarakat di sembilan kecamatan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, untuk melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan munajat kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan serta diberikan rahmat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Kegiatan […]

  • Aceh Raih Peringkat 4 MTQ Nasional, Dek Fadh Apresiasi Kafilah

    Aceh Raih Peringkat 4 MTQ Nasional, Dek Fadh Apresiasi Kafilah

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Kafilah Aceh Kumpulkan 99 Poin di MTQ Nasional XXXI 2026 SEMARANG,wartahukum.id — Kafilah Aceh berhasil meraih peringkat keempat nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE atau Dek Fadh, mengapresiasi perjuangan dan capaian para kafilah Aceh yang mampu menempatkan Aceh di posisi […]

  • Personel Polres Way Kanan Ukir Prestasi Gemilang, Bripda Andri Sabet Juara 1 Kapolri Cup VII 2026

    Personel Polres Way Kanan Ukir Prestasi Gemilang, Bripda Andri Sabet Juara 1 Kapolri Cup VII 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle ROJALI
    • 0Komentar

    Personel Polres Way Kanan Ukir Prestasi Gemilang, Bripda Andri Sabet Juara 1 Kapolri Cup VII 2026   WAY KANAN, WartaHukum.Id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh *personel Polres Way Kanan Polda Lampung*. *Bripda Andri Wisnu Prabowo* berhasil meraih *Juara 1 Kelas Kyorugi Under 63 Kg* dalam ajang bergengsi *Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Kapolri Cup ke-7 […]

  • Kapolres Pesawaran Berikan Piagam Penghargaan kepada Ketua Laskar Merah Putih Samsul Bahri di Hari Bhayangkara ke-80

    Kapolres Pesawaran Berikan Piagam Penghargaan kepada Ketua Laskar Merah Putih Samsul Bahri di Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle By. Ansori
    • 0Komentar

    Kapolres Pesawaran Berikan Piagam Penghargaan kepada Ketua Laskar Merah Putih pada Hari Bhayangkara ke-80 PESAWARAN,wartahukum.id—Kapolres Pesawaran Berikan Piagam Penghargaan kepada Ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Pesawaran, Samsul Bahri, pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, dukungan, dan kontribusi dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pemberian penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya […]

  • Pemprov Lampung Perkuat Keaktifan Peserta JKN di Tengah Pemutakhiran Data

    Pemprov Lampung Perkuat Keaktifan Peserta JKN di Tengah Pemutakhiran Data

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rojali wartawan way kanan
    • 0Komentar

    Pemprov Lampung dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Program JKN BANDAR LAMPUNG,wartahukum.id—Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat upaya optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menyusul masih ditemukannya masyarakat yang merasa telah terdaftar sebagai peserta, namun tidak dapat mengakses layanan kesehatan karena status kepesertaannya tidak aktif. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), […]

expand_less