Pengendalian Inflasi Daerah Jadi Fokus Audiensi Disperindag, Bulog dan BI Lampung
- account_circle Rojali wartawan Way Kanan
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- print Cetak

Pengendalian Inflasi Daerah Diperkuat Melalui Sinergi Disperindag, Bulog dan Bank Indonesia
BANDAR LAMPUNG, wartahukum.id — Pengendalian inflasi daerah menjadi fokus utama dalam audiensi yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Perum Bulog Wilayah Lampung dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Disperindag Provinsi Lampung tersebut membahas berbagai strategi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok hingga akhir tahun 2026.
Audiensi ini menjadi langkah penguatan sinergi antarinstansi dalam mengantisipasi potensi gejolak harga yang dipengaruhi oleh faktor pasokan, distribusi, kondisi cuaca, hingga meningkatnya permintaan masyarakat pada periode tertentu.
Bank Indonesia Dukung Operasi Pasar Murah
Dalam pertemuan tersebut, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung menyatakan kesiapannya mendukung berbagai program pengendalian inflasi yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan subsidi biaya transportasi distribusi komoditas pangan serta dukungan pembiayaan sewa sarana dan prasarana untuk kegiatan Operasi Pasar Murah maupun Gerakan Pangan Murah.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih stabil.
Bulog Perluas Distribusi Beras SPHP, Gula dan Minyakita
Sementara itu, Perum Bulog Wilayah Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat distribusi komoditas strategis seperti beras SPHP, gula, dan Minyakita.
Jika sebelumnya distribusi lebih banyak dilakukan melalui titik Sentra Pangan dan Pangan Keluarga (SP2KP), ke depan Bulog akan memperluas jaringan penyaluran hingga ke berbagai pasar rakyat di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Bulog Harapkan Penambahan Pasokan Minyakita
Meski demikian, Bulog juga berharap adanya penambahan pasokan minyak goreng Minyakita dari pihak produsen.
Menurut Bulog, perluasan jaringan mitra distribusi harus diimbangi dengan peningkatan kuota pasokan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Apabila jumlah mitra terus bertambah tanpa diikuti peningkatan kuota dari produsen, dikhawatirkan distribusi Minyakita kepada toko-toko mitra di pasar rakyat tidak dapat berjalan secara maksimal.
Strategi 4K Jadi Fokus Pengendalian Inflasi
Dalam audiensi tersebut, seluruh pihak sepakat memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K.
Strategi tersebut meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif sebagai langkah utama menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Selain itu, sinergi lintas sektor juga dinilai penting untuk memastikan seluruh program pengendalian inflasi berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Inflasi Lampung Relatif Terkendali
Pada kesempatan itu juga disampaikan bahwa kondisi inflasi di Provinsi Lampung dalam beberapa periode terakhir menunjukkan tren yang positif dan relatif terkendali.
Karena itu, pemerintah daerah bersama Bank Indonesia dan Bulog berkomitmen terus memperkuat koordinasi guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat hingga akhir tahun 2026.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, seluruh pihak berharap stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga serta mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung yang lebih kuat dan berkelanjutan.(Rojali/rls)
- Penulis: Rojali wartawan Way Kanan
- Editor: Ansori




