Panen Perdana Benih Padi di Langsa, Cinta Raja Siapkan 20 Hektare
- account_circle Jepri kabiro langsa, Aceh
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- print Cetak

Program Mandiri Benih 2026 Diharapkan Perkuat Kemandirian Benih dan Tingkatkan Pendapatan Petani
KOTA LANGSA, WartaHukum.id – Pemerintah Kota Langsa terus mendorong kemandirian benih dan peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui Program Mandiri Benih Tanaman Pangan Tahun 2026. Upaya tersebut ditandai dengan panen perdana penangkaran benih padi di Gampong Cinta Raja, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Kamis (15/10/2026).
Panen perdana dilaksanakan oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Asisten I Pemko Langsa, Al Azmi, S.STP., M.AP., bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa, Melvita Sari, S.E., Kepala Dinas Pertanian Kota Langsa, Sopian, M.Pd., M.M., serta Geuchik Gampong Cinta Raja, Yusmadi.
Program yang digagas Dinas Pertanian Kota Langsa bersama kelompok tani penangkar binaan ini bertujuan memperkuat ketersediaan benih padi berkualitas sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pasokan benih dari luar daerah.
-
Ketua DPRK Langsa Apresiasi Hasil Panen Benih Padi
Kehadiran Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, disambut antusias puluhan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Cinta Bela Saudara dan Kelompok Tani Berkat Tani di Gampong Cinta Raja.
Di sela-sela kegiatan, Melvita turun langsung ke sawah dan ikut memanen padi menggunakan sabit bersama para petani perempuan. Ia mengapresiasi hasil panen yang dinilai menunjukkan potensi besar sektor pertanian di wilayah Langsa Timur.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir di tengah-tengah petani Gampong Cinta Raja untuk panen perdana penangkaran benih padi. Saya melihat langsung padinya sangat bagus, berisi dan bernas. Ini menjadi bukti bahwa petani Langsa Timur mampu menghasilkan benih unggul berkualitas,” ujar Melvita.
Menurutnya, Gampong Cinta Raja memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra penangkaran benih padi di Kota Langsa. Dukungan lahan persawahan yang luas, ketersediaan irigasi yang cukup baik, serta ketekunan petani menjadi modal penting dalam pengembangan usaha tersebut.
“Gampong Cinta Raja ini lahannya subur. Kalau dikelola secara serius untuk penangkaran benih, hasilnya bisa luar biasa. Benih dari sini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan seluruh Kota Langsa, bahkan berpeluang dipasarkan ke luar daerah. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian petani,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Melvita berharap pengembangan penangkaran benih padi terus diperluas melalui dukungan pemerintah daerah. Dengan demikian, petani tidak hanya berperan sebagai produsen gabah, tetapi juga mampu menghasilkan benih berkualitas yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
-
Petani Minta Dukungan Pupuk dan Bantuan Traktor
Perwakilan Kelompok Tani Cinta Bela Saudara dan Kelompok Tani Berkat Tani mengaku bangga karena lahan mereka dipercaya menjadi lokasi panen perdana penangkaran benih padi dan mendapat perhatian langsung dari Ketua DPRK Langsa.
“Kami berterima kasih karena Ibu Ketua DPRK sudah bersedia turun langsung ke sawah kami. Kami para petani di Cinta Raja membutuhkan dukungan, terutama ketersediaan pupuk yang tepat waktu dan bantuan traktor. Semoga tahun depan bantuan benih untuk penangkaran dapat ditambah lagi di gampong kami,” harap mereka.
Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program penangkaran benih padi. Dukungan sarana produksi dan alat pertanian dinilai penting untuk membantu petani mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.
-
Penangkaran Benih Padi Cinta Raja Capai 20 Hektare
Geuchik Gampong Cinta Raja, Yusmadi, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pelaksanaan panen perdana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi gampongnya dalam mengembangkan potensi pertanian sekaligus mewujudkan kemandirian benih.
“Alhamdulillah, ini pertama kalinya dalam sejarah Gampong Cinta Raja menjadi lokasi penangkaran benih padi dan melaksanakan panen perdana. Kami sebagai pemerintah gampong sangat bangga dan berterima kasih kepada Pemko Langsa yang telah mempercayakan gampong kami,” ujar Yusmadi.
Ia menjelaskan, luas lahan yang dimanfaatkan untuk penangkaran benih padi pada musim tanam 2026 mencapai 20 hektare, yang dikelola oleh dua kelompok tani.
Yusmadi menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kekompakan para petani serta dukungan DPRK dan Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dan Kelautan Kota Langsa.
Ia berharap pengembangan penangkaran benih padi di Gampong Cinta Raja dapat terus diperluas pada tahun mendatang.
“Harapan kami, tahun depan bukan hanya 20 hektare, tetapi bisa mencapai 50 hektare di Cinta Raja. Petani kami sudah memiliki pengalaman, sehingga potensi ini harus terus dikembangkan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh petani dan masyarakat untuk menjaga kekompakan serta memanfaatkan peluang yang ada demi kemajuan sektor pertanian di wilayahnya.
“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa Gampong Cinta Raja bisa mandiri benih dan berpotensi menjadi sentra benih padi di Kota Langsa. Mari kita jaga kekompakan dan bersama-sama mengembangkan pertanian agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” pungkas Yusmadi.
-
Pemko Langsa Diharapkan Perkuat Program Mandiri Benih
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dan Kelautan, Muhammad Tarmizi, S.E., M.M., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Eliana, S.H., M.H., para penyuluh pertanian, serta kelompok tani.
Melalui Program Mandiri Benih Tanaman Pangan Tahun 2026, Pemerintah Kota Langsa diharapkan terus memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketersediaan benih berkualitas, dan membuka peluang peningkatan pendapatan petani.
Dengan pengembangan penangkaran benih padi di Gampong Cinta Raja, Kota Langsa diharapkan mampu memperkuat kemandirian benih daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
(Jebo/rls)
- Penulis: Jepri kabiro langsa, Aceh
- Editor: Ansori




