Breaking News
light_mode

Pentas Seni Padepokan Gajah Meta CISEBA, Momentum Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Budaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • print Cetak

DPW CISEBA Lampung Kawal Padepokan Gajah Meta, Perguruan Silat Historis yang Berakar dari Jawa Barat

BANDAR LAMPUNG, WARTA HUKUM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) CISEBA Media Provinsi Lampung terus memperkuat jaringan silaturahmi, kebudayaan, dan persaudaraan masyarakat Banten–Lampung. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung, sebuah perguruan pencak silat yang memiliki nilai historis dan akar tradisi dari Jawa Barat.

Padepokan Gajah Meta CISEBA saat ini berpusat di Kampung Keramat, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. Keberadaannya menjadi bagian dari ruang pelestarian seni bela diri tradisional sekaligus wadah untuk membangun persaudaraan dan kegiatan kebudayaan.

Nama Gajah Meta sendiri memiliki karakter simbolik yang kuat dalam tradisi pencak silat Nusantara. Gajah kerap diasosiasikan dengan kekuatan, keteguhan, kewibawaan, serta dalam sejumlah tradisi pencak silat dapat menjadi salah satu kiasan yang berkaitan dengan jurus atau tingkatan tenaga dalam.

Namun, nilai utama Padepokan Gajah Meta bukan semata-mata terletak pada seni bela diri. Padepokan ini juga menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi bagi masyarakat yang memiliki perhatian terhadap budaya, persaudaraan dan pelestarian tradisi.

Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung dipimpin oleh Marlan, yang lebih akrab disapa Kang Marlan, bersama jajaran pengurus dan anggotanya.

Terhubung dengan Jaringan CISEBA

Secara kelembagaan dan jaringan silaturahmi, Padepokan Gajah Meta CISEBA berkaitan dengan Pesanggrahan CISEBA Cabang Bandar Lampung dan jaringan kekeluargaan Banten–Lampung.

CISEBA sendiri dikenal sebagai bagian dari jaringan silaturahmi yang memiliki keterkaitan dengan Ciomas, Serang, Banten, sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan latar belakang budaya Banten dan Lampung.

Semangat tersebut salah satunya tercermin melalui ungkapan dalam bahasa Sunda Banten:

“Batur jadi dulur, dulur tambah akur.”

Ungkapan itu menggambarkan semangat menjadikan orang lain sebagai saudara dan menjaga persaudaraan agar semakin rukun.

Bagus Supendi: CISEBA Akan Terus Mengawal

Ketua DPW CISEBA Media Provinsi Lampung, Bagus Supendi, mengatakan pihaknya menyambut baik keberadaan Padepokan Gajah Meta CISEBA sebagai bagian dari penguatan silaturahmi budaya dan persaudaraan.

Menurut Bagus, seni pencak silat merupakan salah satu kekayaan budaya yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“CISEBA bukan hanya soal organisasi, tetapi bagaimana kita membangun silaturahmi, menjaga persaudaraan dan ikut merawat budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat. Padepokan Gajah Meta CISEBA kami dorong menjadi wadah kegiatan yang positif, khususnya dalam seni pencak silat, kebudayaan dan pembinaan generasi muda.”

Bagus menegaskan, DPW CISEBA Media Lampung siap memberikan pendampingan terhadap proses penguatan kelembagaan Padepokan Gajah Meta CISEBA.

“Kami akan terus mengawal dan mendampingi Padepokan Gajah Meta CISEBA Lampung dalam proses penguatan kelembagaan. Jika nantinya ada proses administrasi atau penyampaian kepada Kesbangpol Kota Bandar Lampung maupun pemerintah daerah, tentu akan kami dukung sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.”

Ia menilai keberadaan padepokan di Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi pencak silat di tengah perkembangan zaman.

“Yang paling penting adalah persaudaraan. Batur jadi dulur, dulur tambah akur. Kita boleh berbeda latar belakang, tetapi ketika sudah berada dalam satu wadah silaturahmi, kita harus saling menghargai, saling mendukung dan menjaga nama baik organisasi serta daerah.”

Kang Marlan: Kami Ingin Tradisi Tetap Hidup

Ketua Padepokan Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung, Kang Marlan, mengatakan pihaknya ingin mempertahankan pencak silat sebagai warisan budaya yang tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, padepokan bukan hanya tempat untuk berlatih kemampuan bela diri, tetapi juga tempat membentuk karakter dan memperkuat hubungan antarsesama.

“Padepokan ini bukan hanya tempat untuk belajar pencak silat. Kita ingin menjadikannya sebagai tempat berkumpul, bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan. Yang kita bangun bukan hanya kemampuan bela diri, tetapi juga akhlak, kedisiplinan dan rasa kekeluargaan.”

Kang Marlan menyebut Gajah Meta memiliki perjalanan dan akar tradisi yang menjadi bagian penting dalam keberadaan perguruan tersebut.

“Gajah Meta ini punya sejarah dan akar tradisi yang harus kita jaga. Karena itu, kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal pencak silat sebagai bela diri, tetapi juga memahami nilai budaya, disiplin dan persaudaraan yang ada di dalamnya.”

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPW CISEBA Media Lampung yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Padepokan Gajah Meta CISEBA.

“Kami berterima kasih kepada DPW CISEBA yang selama ini memberikan dukungan. Kami ingin Gajah Meta CISEBA bisa berjalan dengan baik, tertib dan sesuai aturan. Kalau ada proses administrasi maupun koordinasi dengan pemerintah, tentu kami siap mengikuti prosedur yang ada.”

Saat ini, jajaran Padepokan Gajah Meta CISEBA tengah melakukan penataan organisasi, termasuk mempersiapkan KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) serta kelengkapan administrasi kelembagaan.

Rencana tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Kesbangpol Kota Bandar Lampung, sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

“Kami masih menata KSB dan administrasi organisasi. Setelah semuanya siap, kami akan berkoordinasi dengan Kesbangpol Kota Bandar Lampung. Intinya kami ingin semuanya tertib, jelas dan tidak berjalan di luar aturan.”

Dari Kampung Keramat untuk Pelestarian Budaya

Dengan bermarkas di Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, Padepokan Gajah Meta CISEBA diharapkan mampu menjadi salah satu ruang pelestarian pencak silat sekaligus pusat kegiatan positif masyarakat.

Keberadaan padepokan juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antara seni bela diri, kebudayaan dan persaudaraan.

Dalam penguatan jaringan tersebut, terdapat tiga unsur yang didorong untuk terus membangun sinergi di Bandar Lampung, yakni:

  1. DPW CISEBA Media Provinsi Lampung
  2. Gajah Meta CISEBA Bandar Lampung
  3. Jiwa Sejati Bandar Lampung

Ketiga unsur tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam kegiatan kebudayaan, pencak silat, sosial, kepemudaan dan penguatan silaturahmi masyarakat.

DPW CISEBA Media Lampung memastikan akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap Padepokan Gajah Meta CISEBA, termasuk dalam proses komunikasi kelembagaan dengan pemerintah daerah sesuai aturan yang berlaku.

Bagi Gajah Meta CISEBA, pencak silat bukan sekadar soal jurus dan kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat sejarah, disiplin, budaya dan persaudaraan yang perlu diwariskan.

Dari Kampung Keramat, Teluk Betung Timur, semangat itu terus dijaga.

Batur jadi dulur, dulur tambah akur.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolda Lampung: Kenaikan Pangkat Harus Diiringi Loyalitas, Integritas dan Kedekatan dengan Masyarakat

    Wakapolda Lampung: Kenaikan Pangkat Harus Diiringi Loyalitas, Integritas dan Kedekatan dengan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle By. Ansori
    • 0Komentar

    Wakapolda Lampung Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri LAMPUNG SELATAN,wartahukum.id—Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto mewakili Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri periode 1 Juli 2026 di Mapolda Lampung, Selasa (30/6/2026). Dalam amanatnya, Wakapolda Lampung menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan organisasi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan prestasi […]

  • Bantuan Bencana Langsa Dipertanyakan Warga, Pemko Tegaskan Proses Verifikasi Terus Dikawal

    Bantuan Bencana Langsa Dipertanyakan Warga, Pemko Tegaskan Proses Verifikasi Terus Dikawal

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Jefri Boy
    • 0Komentar

    KOTA LANGSA, WARTA HUKUM — Bantuan bencana menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Langsa setelah masyarakat menyampaikan aspirasi terkait kepastian realisasi bantuan Jaminan Hidup (Jadup), perabotan, ekonomi tahap III, serta stimulan bantuan rumah rusak. Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi penyampaian pendapat di Kota Langsa, Rabu (26/8/2026). Aksi tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra. Suhartini, […]

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Irfan Fajri
    • 0Komentar

    LAMPUNG BARAT, WARTA HUKUM – Penanaman bawang putih serentak menjadi bagian dari langkah konkret Polres Lampung Barat bersama Polda Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memperkuat program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Lahan Budidaya Bawang Putih Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (19/8/2026). Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, […]

  • Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

    Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Helmy kaperwil Aceh
    • 0Komentar

    Bantuan Bufferstock Bencana 2026 Mulai Didistribusikan ke Daerah BANDA ACEH,wartahukum.id—Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya pada Selasa (1/9/2026), di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh. Pendistribusian bantuan dilepas oleh […]

  • Kebakaran Gudang BBM Diduga Ilegal di Pesawaran Jadi Sorotan Publik

    Kebakaran Gudang BBM Diduga Ilegal di Pesawaran Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    Kebakaran Gudang BBM Diduga Ilegal Hebohkan Warga Pesawaran PESAWARAN, wartahukum.id—Kebakaran yang diduga terjadi di sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Jalan Salahudin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran,Lampung, pada Senin (8/6/2026), menjadi perhatian luas masyarakat. Peristiwa tersebut dengan cepat menjadi sorotan publik setelah sejumlah video yang merekam kejadian kebakaran beredar […]

  • Musrenbangdes Mulyorejo Susun Strategi Pembangunan 2027

    Musrenbangdes Mulyorejo Susun Strategi Pembangunan 2027

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Arman/Ansori
    • 0Komentar

    Musrenbangdes Mulyorejo Bahas Arah Pembangunan Pekon PRINGSEWU,wartahukum.id—Pemerintah Pekon Mulyorejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, menggelar Musrenbangdes Mulyorejo untuk menyusun rencana pembangunan periode 2027. Pemerintah pekon menggelar kegiatan tersebut di Balai Pekon Mulyorejo pada Rabu, 19 Agustus 2026, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan lintas sektoral. Musyawarah tersebut menjadi momentum bagi pemerintah pekon dan masyarakat untuk menentukan […]

expand_less