Kecelakaan Tunggal Truk Box Diduga Akibat Rem Blong
- account_circle Irfan fajri kabiro lampung barat
- calendar_month 15 menit yang lalu
- print Cetak

Kecelakaan Tunggal Truk Box Terjadi di Turunan Pasar Liwa
LAMPUNG BARAT,wartahukum.id—Sebuah mobil truk box terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter di turunan jembatan penghubung Seranggas–Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Minggu siang (23/8/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun dan berkelok.
Peristiwa itu melibatkan truk Dutro warna hijau dengan nomor polisi B 9829 TCM. Berdasarkan rekaman kamera pengawas CCTV, kendaraan yang melaju dari arah Pasar Liwa menuju Seranggas tersebut tampak meluncur deras hingga akhirnya kehilangan kendali dan terperosok ke dalam jurang.
-
Truk Diduga Kehilangan Kendali Saat Melintasi Jalan Menurun
Kecelakaan bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Rafi Aditia, 22 tahun, melintasi jalur menurun curam. Diduga sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga laju truk tidak dapat dikendalikan.
-
Kendaraan kemudian keluar dari badan jalan dan jatuh ke dasar jurang.
Suara benturan keras saat kendaraan terjatuh sontak mengejutkan warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian langsung mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan kepada korban.
-
Pengemudi Dievakuasi ke Rumah Sakit
Pengemudi mengalami luka serius, termasuk patah pada bagian pergelangan kaki kanan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Alimudin Umar Lampung Barat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
-
Polisi Olah TKP dan Amankan Kendaraan
Petugas Satlantas Polres Lampung Barat yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan serta sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan.
Kepolisian mengimbau seluruh pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan.
Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur menurun, curam, dan berkelok guna mencegah kecelakaan serupa.
(Irfan)
- Penulis: Irfan fajri kabiro lampung barat
- Editor: Ansori




