Polres Pringsewu Kerahkan 291 Personel Amankan Pilkakon Serentak 2026
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Polres Pringsewu Kerahkan 291 Personel Amankan Pilkakon Serentak 2026
PRINGSEWU, WartaHukum.id – Polres
Pringsewu mengerahkan sebanyak 291 personel untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/10/2026).
Pengerahan personel tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama tahapan pemungutan hingga penghitungan suara di tingkat pekon.
Pengamanan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Perlindungan Masyarakat (Linmas). Sinergi lintas instansi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pesta demokrasi tingkat pekon berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran aparat gabungan diharapkan mampu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk perselisihan antarpihak yang berkontestasi, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang tanpa tekanan maupun gangguan keamanan.
Selain melakukan pengamanan di lokasi pemungutan suara, kesiapsiagaan personel juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama proses penghitungan suara berlangsung.
Polres Pringsewu mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis guna menciptakan suasana demokrasi yang damai. Seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkakon diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati setiap tahapan dan hasil pemilihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Polres Pringsewu juga mengimbau seluruh calon kepala pekon, tim pemenangan, dan masyarakat agar menjaga suasana tetap sejuk, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, sehingga jangan sampai menimbulkan perpecahan. Apabila ada persoalan, selesaikan melalui mekanisme yang berlaku,” ujar Samsuri.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, menghindari penyebaran berita bohong, serta tetap menjaga persatuan dan kerukunan meskipun terdapat perbedaan pilihan.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan sinergi aparat keamanan, pelaksanaan Pilkakon Serentak 2026 di Kabupaten Pringsewu diharapkan berjalan lancar, demokratis, dan tetap berada dalam situasi yang aman serta terkendali.(Suhairi),
- Penulis: By. Suhairi





