KECELAKAAN MAUT DI JEMBATAN WAY SEKAMPUNG, DUA PENGENDARA MOTOR MENINGGAL DUNIA
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month 23 jam yang lalu
- print Cetak

KECELAKAAN MAUT DI JEMBATAN WAY SEKAMPUNG, DUA PENGENDARA MOTOR MENINGGAL DUNIA
PRINGSEWU, WARTAHUKUM.ID — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk Fuso, mobil, dan sejumlah sepeda motor terjadi di sekitar Jembatan Way Sekampung, Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Minggu (11/10/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk Fuso bernomor polisi BE 8268 AUH diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Sukoharjo menuju Pringsewu. Truk tersebut kemudian menghantam kendaraan yang berada di depannya hingga terjadi kecelakaan beruntun.
Kerasnya benturan mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian. Nurohman, salah seorang warga yang sedang memancing di bawah jembatan, mengaku mendengar suara tabrakan yang cukup keras. Ia menyebut dua pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, salah seorang korban selamat bernama Enda, warga Totokarto, menuturkan bahwa dirinya bersama rombongan tengah mengendarai mobil Toyota Kijang Innova Reborn bernomor polisi BE 1810 UW dengan kecepatan rendah sebelum kendaraan mereka ditabrak dari belakang.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas kedua korban meninggal dunia maupun pengemudi truk Fuso tersebut belum diketahui. Jumlah korban luka-luka serta keseluruhan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu juga masih dalam proses pendataan.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu bersama personel Polsek Pringsewu Kota telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan serta mengatur arus lalu lintas.
Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Way Sekampung sempat mengalami kemacetan selama kurang lebih satu jam.
Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan rem blong pada truk Fuso tersebut juga masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan tetap baik jalan, khususnya sistem pengereman kendaraan berat, guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.(Suhairi),
- Penulis: By. Suhairi





