Pilkakon Margakaya 2026, Basarudin Nomor Urut 5 Usung Semangat Ketulusan dan Keikhlasan
- account_circle By. Suhairi
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

Pilkakon Margakaya 2026, Basarudin Nomor Urut 5 Usung Semangat Ketulusan dan Keikhlasan
PRINGSEWU, LAMPUNG – wartahukum id,
Kontestasi Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) serentak Kabupaten Pringsewu tahun 2026 mulai menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah calon kepala pekon bersiap mengikuti proses demokrasi tingkat pekon tersebut, termasuk Basarudin, calon Kepala Pekon Margakaya yang mendapatkan nomor urut 5.
Dalam materi sosialisasi pencalonannya, Basarudin mengusung pesan yang sarat makna, yakni “Niat hati yang ikhlas, dipilih orang yang ikhlas.” Slogan tersebut mencerminkan semangat ketulusan yang ingin dibawanya dalam mengikuti kontestasi Pilkakon Margakaya 2026.
Kedepankan Ketulusan dan Kepercayaan Masyarakat
Bagi seorang calon pemimpin pekon, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan serta mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan bersama.
Basarudin menempatkan nilai keikhlasan sebagai pesan utama dalam pencalonannya. Melalui slogan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk memaknai Pilkakon bukan sekadar proses memilih pemimpin, tetapi juga sebagai momentum menentukan sosok yang diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab.
Pilkakon sendiri merupakan bagian penting dari demokrasi di tingkat pekon. Melalui proses pemilihan, masyarakat memiliki kesempatan untuk menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan di wilayahnya untuk masa mendatang.
Berkomitmen Mendorong Margakaya Lebih Maju dan Religius
Pembangunan pekon tidak hanya berkaitan dengan kemajuan infrastruktur, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kehidupan sosial, serta pemeliharaan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Harapan terhadap Pekon Margakaya yang lebih maju dan religius menjadi bagian dari cita-cita pembangunan yang perlu didukung melalui kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kepemimpinan yang amanah, terbuka, dan mengedepankan kepentingan masyarakat menjadi salah satu aspek penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Basarudin, dengan nomor urut 5, hadir sebagai salah satu kandidat dalam kontestasi Pilkakon Margakaya tahun 2026. Pesan “Niat hati yang ikhlas, dipilih orang yang ikhlas” menjadi identitas sosialisasi pencalonannya di tengah dinamika demokrasi tingkat pekon.
Pilkakon sebagai Momentum Demokrasi Masyarakat
Pesta demokrasi tingkat pekon diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan, saling menghormati, serta tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
Masyarakat sebagai pemegang hak pilih diharapkan dapat menentukan pilihannya secara bijak dengan mempertimbangkan kapasitas, integritas, serta komitmen setiap calon terhadap kemajuan pekon.
Pada akhirnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya ditentukan oleh proses memperoleh suara, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat setelah mendapatkan amanah.
Melalui Pilkakon Margakaya 2026, masyarakat diharapkan dapat menentukan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif, memperkuat kebersamaan, serta mendorong terwujudnya Pekon Margakaya yang lebih maju, sejahtera, dan religius.(Suhairi),
- Penulis: By. Suhairi





