Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas, Diduga Terpapar Gas Berbahaya
- account_circle Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Dua Warga Muara Lawai Meninggal Saat Bekerja, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi hingga Siang Hari
MUARA ENIM, WartaHukum.id — Dua warga meninggal dunia setelah diduga kehilangan kesadaran saat bekerja menggali sumur di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (10/10/2026). Keduanya diduga terpapar gas berbahaya yang berada di dalam sumur.
Berdasarkan laporan ANTARA News Sumatera Selatan, kedua korban diketahui bernama Ari Ferianto (40) dan Agilus Finus (40), warga setempat. Peristiwa tersebut terjadi ketika keduanya sedang melakukan pekerjaan penggalian sumur.
-
Satu Korban Pingsan, Rekannya Berusaha Memberikan Pertolongan
Kejadian bermula ketika salah seorang pekerja berada di dalam sumur dan diduga kehilangan kesadaran akibat kondisi udara di ruang tersebut.
Melihat rekannya tidak sadarkan diri, pekerja lainnya berusaha memberikan pertolongan dengan turun ke dalam sumur. Namun, korban kedua juga mengalami kondisi serupa hingga keduanya tidak dapat menyelamatkan diri.
Dugaan paparan gas berbahaya masih memerlukan kepastian melalui pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, penyebab pasti kematian kedua korban belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal.
-
Tim Gabungan Evakuasi Korban ke RS Rabbain
Setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 09.00 WIB, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta kepolisian mendatangi lokasi kejadian.
Tim gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dengan menggunakan peralatan yang memadai. Evakuasi kedua korban dilaporkan selesai sekitar pukul 12.50 WIB.
Selanjutnya, kedua korban dibawa ke RS Rabbain Muara Enim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
-
Waspada Bahaya Gas di Dalam Sumur
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko keselamatan saat melakukan pekerjaan di dalam sumur atau ruang tertutup yang berpotensi mengandung gas berbahaya.
Gas beracun maupun kondisi kekurangan oksigen dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dalam waktu singkat. Bahaya tersebut juga dapat mengancam orang lain yang berusaha memberikan pertolongan tanpa perlengkapan dan prosedur keselamatan yang sesuai.
Masyarakat diimbau memastikan kondisi udara serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai sebelum melakukan pekerjaan di dalam sumur.
Jika seseorang pingsan di dalam sumur, warga sebaiknya segera menghubungi petugas penyelamat terlatih dan tidak langsung turun untuk menolong tanpa peralatan yang sesuai. Langkah tersebut penting untuk mencegah jatuhnya korban tambahan.
(Dede/rls)
- Penulis: Dede Yusri, kaperwil sum-sel
- Editor: Ansori





